Senin, 26 Oktober 2026
11:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Tabiin

Tabiin

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Islam
120px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaligrafi Tabiin Dalam Aksara Arab
Kaligrafi Tabiin Dalam Aksara Arab

Tabiin atau Tabi'in (bahasa Arab:التابعون/التابعين, har. 'para pengikut'), secara etimologi tabiin merupakan bentuk jamak dari tabi[1] (bahasa Arab:التابع, har. 'pengikut'). Secara terminologi adalah orang yang bertemu dengan sahabat Nabi Muhammad dalam keadaan Islam dan meninggal juga dalam keadaan Islam.[1] Usia mereka rata-rata lebih muda dari sahabat nabi, bahkan ada yang masih anak-anak atau remaja pada masa sahabat masih hidup. Jadi Tabiin merupakan murid sahabat nabi.

Rentang masa

Masa tabiin dimulai sejak wafatnya sahabat nabi terakhir, Abu Thufail al-Laitsi, pada tahun 100 H (735 M) di kota Makkah; dan berakhir dengan wafatnya Tabiin terakhir, Khalaf bin Khulaifat, pada tahun 181 H (812 M).[2]

Setelah masa tabiin berakhir, maka diteruskan dengan masa tabiut tabiin atau generasi ketiga umat Islam setelah Nabi Muhammad wafat.[2]

Tingkatan

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam karyanya Taqrib at-Tahdzib membagi para tabiin menjadi empat tingkatan berdasarkan usia dan sumber periwayatannya, yaitu:[3]

  • Para tabiin kelompok utama/senior (kibar at-tabi'in), yang telah wafat sekitar tahun 95 H/713 M. Mereka seangkatan dengan Said bin al-Musayyab (lahir 13 H - wafat 94 H),
  • Para tabiin kelompok pertengahan (al-wustha min at-tabi'in), yang telah wafat sekitar tahun 110 H/728 M. Mereka seangkatan dengan Al-Hasan al-Bashri (lahir 21 H - wafat 110 H) dan Muhammad bin Sirin (lahir 33 H - wafat 110 H),
  • Para tabiin kelompok muda (shighar at-tabi'in) yang kebanyakan meriwayatkan hadis dari para tabiin tertua, yang telah wafat sekitar tahun 125 H/742 M. Mereka seangkatan dengan Qatadah bin Da'amah (lahir 61 H - wafat 118 H) dan Ibnu Syihab az-Zuhri (lahir 58 H - wafat 124 H),
  • Para tabiin kelompok termuda yang kemungkinan masih berjumpa dengan para sahabat nabi dan para tabiin tertua walau tidak meriwayatkan hadis dari sahabat nabi, yang telah wafat sekitar tahun 150 H/767 M. Mereka seangkatan dengan Sulaiman bin Mihran al-A'masy (lahir 61 H - wafat 148 H).

Mayoritas ulama penulis biografi para periwayat hadis (asma ar-rijal) juga membagi para tabiin menjadi tiga tingkatan berdasarkan Sahabat Nabi yang menjadi guru mereka, yaitu:[4]

  • Para tabiin yang menjadi murid para sahabat yang masuk Islam sebelum peristiwa Fathu Makkah,
  • Para tabiin yang menjadi murid para Sahabat yang masuk Islam setelah peristiwa Fathu Makkah,
  • Para tabiin yang menjadi murid para Sahabat yang belum berusia dewasa ketika Nabi Muhammad saw. wafat.

Tabiin perempuan yang paling utama, maka Abu Bakar bin Abu Dawud mengatakan, "Wanita tabiin adalah Hafshah binti Sirin, 'Amrah binti Abdurrahman, dan setelah keduanya adalah Ummu Darda'."[1][5]

Tokoh Tabiin

Di bawah ini adalah daftar beberapa tokoh tabiin yang ternama:

Rujukan

  1. 1 2 3 Thabhan, Mahmud (2019 M/1441 H). Dasar-Dasar Ilmu Hadits. Jakarta: Ummul Qura. hlm. 239. ISBN 9786027637863.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Nashruddin Baidan (2003). Perkembangan Tafsir al-Qur'an di Indonesia. Tiga Serangkai. hlm. 10. ISBN 979-668-213-3, 9789796682133.
  3. ↑ Sayeed, Asma (2013). Women and the Transmission of Religious Knowledge in Islam. Cambridge University Press. hlm. 82. ISBN 1-107-35537-0, 9781107355378.
  4. ↑ Siddiqi, Muhammad (1993). Hadith Literature (PDF). Oxford: The Islamic Texts Society. hlm. 29. ISBN 0946621381.
  5. ↑ Ummu Darda' di sini adalah Ummu Darda As-, namanya adalah Hujaimah, ada yang mengatakan Juhaimah, ia adalah istri dari Abu Darda. Ummu Darda' Al-Kubro juga merupakan istri dari Abu Darda, akan tetapi ia seorang wanita dari kalangan sahabat, namanya adalah Khairah.
Daftar tabi'in

Abu Hanifah • Abu Muslim al-Khaulani • Ashamah an-Najasyi • Uwais al-Qarni • Ashim bin Umar • Iyas bin Muawiyah al-Muzani • Aban bin Utsman bin Affan • Abu al-Aswad ad-Du'ali • Hasan al-Bashri • Ubaid bin Umair al-Kinani • Thawus bin Kaisan • Raja' bin Haiwah • Abdullah ibnul Mubarak • Rabi'ah bin Farrukh • Zainab binti Ali • Salim bin Abdullah • Sa'id bin Jubair • Said bin al-Musayyib • Syuraih al-Qadhi • Amir bin Abdu Qais • Abdul Malik bin Marwan • Urwah bin az-Zubair • Atha bin Abi Rabah • Yahya bin Ya'mar • Nafi maula Ibnu Umar • Uqbah bin Nafi' • Umar bin Abdul-Aziz • Al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakr • Malik bin Dinar • Atha bin Yasar • Ibnu Sirin • Mush'ab bin az-Zubair • Musa bin Nushair

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan