Senin, 21 September 2026
00:38 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tabal

Tabal

Artikel ini bukan mengenai Tubal.
Tabal
Sura?
Tidak diketahui–713 SM
Tabal di antara negara-negara Het Baru
Tabal di antara negara-negara Het Baru
Bahasa umumHieroglif Luwia
Agama Agama Luwia
PemerintahanMonarki
Era SejarahZaman Besi
 Didirikan
Tidak diketahui
 Dibubarkan
713 SM
Didahului olehDigantikan oleh
ksrKekaisaran
Het
ksrKekaisaran
Asyur Baru
Sekarang bagian dari Turki

Tabal (atau Tubal dalam Alkitab) adalah sebuah kerajaan Het Baru berbahasa Luwia di Anatolia Selatan. Menurut arkeolog Kurt Bittel, kerajaan Tabal mula-mula timbul usai keruntuhan Kerajaan Het.[1]

Daftar pustaka

  • Ivane Javakhishvili. Historical-Ethnological problems of Georgia, the Caucasus and the Near East. Tbilisi, 1950, pp. 130–135 (in Georgian)
  • Simon Janashia. Works, vol. III. Tbilisi, 1959, pp. 2–74 (in Georgian)
  • Nana Khazaradze. The Ethnopolitical entities of Eastern Asia Minor in the first half of the 1st millennium BC. Tbilisi, 1978, pp. 3–139 (in Georgian, Russian and English)

Referensi

  1. Kurt Bittel, Hattusha: The Kingdom of the Hittites, (New York: Oxford University Press, 1970. p.133


Templat:Georgia-hist-stub

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan