Jumat, 16 Oktober 2026
19:50 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Super-imperialisme

Bagikan:

Super-imperialisme adalah istilah Marxis yang memiliki dua makna. Makna pertama adalah hegemoni negara imperialis atas negara-negara saingannya yang lebih lemah (sub-imperialisme). Makna kedua adalah suprastruktur komprehensif yang berada di atas kumpulan negara imperialis yang sejajar. Makna terakhir ini muncul lebih dulu dan semakin langka pada pertengahan abad ke-20.

Asal mula istilah

Istilah "super-imperialisme" pertama kali dipakai pada bulan November 1914 sebagai terjemahan (keliru) istilah aslinya dalam bahasa Jerman, Ultra-Imperialismus. William E. Bohn, penerjemah artikel Karl Kautsky berjudul "Der Imperialismus",[1] (= "Imperialisme") beranggapan bahwa istilah Kartell dan Ultra-Imperialismus tidak bisa dicerna oleh pembaca "International socialist review", jurnal Marxis Amerika Serikat.[2] Bohn menghadapi dua masalah: Kartel kurang terkenal daripada trust yang lebih teratur di Amerika Serikat; kata ultra yang dalam bahasa Inggris berarti exaggerated (berlebihan) atau extreme (ekstrem). Ia kemudian menata ulang gagasan Kautsky agar mudah dipahami pembaca di Amerika Serikat, tetapi malah mengaburkan makna yang dimaksud Kautsky.

Makna terkini

Seiring bangkitnya perdebatan soal imperialisme pada tahun 1970-an, istilah "super-imperialisme" kembali digunakan, tetapi isinya berubah. Istilah ini sekarang berarti dominasi oleh negara adidaya Amerika Serikat dalam sistem imperialisme, ketika negara-negara imperialis lain tidak terlalu maju dan menjadi imperialis kelas dua.[3] Sejak itu pula, kata Ultraimperialismus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris secara harfiah menjadi ultra-imperialism dan kini dipakai untuk menyebut kerja sama antar-imperialis yang sejajar.

Referensi

  1. ↑ Karl Kautsky: Der Imperialismus. In: Die Neue Zeit. 32 (1914), vol. 2, p. 908–922.
  2. ↑ Vgl.: Karl Kautsky, Imperialism and the War, in: International socialist review, 15 (1914), 286.
  3. ↑ Bob Rowthorn, Imperialism in the Seventies: Unity or Rivalry?, in: New Left Review, 59 (1971), 31; Michael Hudson: Super imperialism: the economic strategy of American empire, New York, 1972.

Bahan bacaan

Fraseologi dan istilah Marxis
Filsafat dan politik
(Marxis)
Ekonomi dan sosiologi
(Marxis)
Marxis-Leninis
Trotskyis
Maois
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan