Senin, 21 September 2026
02:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Front rakyat

Front rakyat

Untuk kegunaan lain, lihat Front Populer (disambiguasi).
250px-Front_Popular%2C_Cuv%C3%A2ntul_Liber%2C_1935.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Front rakyat merupakan istilah yang merujuk pada Koalisi besar dari kelompok politik berbeda, biasanya terdiri dari sayap kiri dan sentris, yang bersatu untuk mempertahankan demokrasi melawan paham fasisme. Secara umum, front rakyat diartikan sebagai Koalisi partai sayap kiri dalam menghadapi lawan yang sama. Sering kali juga, front rakyat dapat meliputi kelompok sentris dan liberal serta kelompok sosial demokrat dan komunis.

Front rakyat (bahasa Inggris: popular front) merupakan istilah yang merujuk pada koalisi besar dari kelompok politik berbeda, biasanya terdiri dari sayap kiri dan sentris, yang bersatu untuk mempertahankan demokrasi melawan paham fasisme.[1] Secara umum, front rakyat diartikan sebagai koalisi partai sayap kiri dalam menghadapi lawan yang sama.[2] Sering kali juga, front rakyat dapat meliputi kelompok sentris dan liberal (atau "burjois") serta kelompok sosial demokrat dan komunis. Front rakyat memiliki cakupan yang lebih besar ketimbang front bersatu.

Istilah ini digunakan pertama kalinya pada tahun 1930-an, ketika komunis Eropa khawatir akan berkembangnya gerakan fasis di Italia dan Jerman. Kelompok komunis, yang sebelumnya melawan kelompok nonkomunis lainnya, kemudian menggabungkan kekuatan politik bersama lawannya dalam menangkal gerakan fasis tersebut. Dalam periode ini, negara yang berhasil menerapkan front rakyat semacam ini adalah Prancis, Spanyol, dan Chili.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Popular Front". Oxford Reference (dalam bahasa Inggris). doi:10.1093/oi/authority.20110803100337539. Diakses tanggal 3 April 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Barrett, James R. (1 Oktober 2009). "Rethinking the Popular Front". Rethinking Marxism. 21 (4): 531–550. doi:10.1080/08935690903145671. ISSN 0893-5696.

Bacaan tambahan

  • Graham, Helen, and Paul Preston, eds. The Popular Front in Europe (1989).
  • Haslam, Jonathan. "The Comintern and the Origins of the Popular Front 1934–1935." Historical Journal 22#3 (1979): 673-691.
  • Horn, Gerd-Rainer. European Socialists Respond to Fascism: Ideology, Activism and Contingency in the 1930s. (Oxford University Press, 1997).
  • Mates, Lewis. "The United Front and the Popular Front in the North-east of England, 1936-1939." Diarsipkan 2012-03-28 di Wayback Machine. PhD dissertation, 2002.
  • Priestland, David. The Red Flag: A History of Communism (2010) pp 182–233.
  • Vials, Christopher. Haunted by Hitler: Liberals, the Left, and the Fight against Fascism in the United States. (U of Massachusetts Press, 2014).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan