Senin, 28 September 2026
19:39 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Stygimoloch

Stygimoloch

Stygimoloch
Rentang waktu: Maastrichtian Akhir, 66 jtyl
250px-20190331_134158_Stygimoloch_spinifer_Museum_f%C3%BCr_Naturkunde_Berlin_anagoria.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi cetakan tengkorak Stygimoloch di Museum für Naturkunde, Berlin
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Klad: †Neornithischia
Klad: †Pachycephalosauria
Famili: †Pachycephalosauridae
Tribus: †Pachycephalosaurini
Genus: †Stygimoloch
Galton & Sues, 1983
Spesies:
†S. spinifer
Nama binomial
†Stygimoloch spinifer
Galton & Sues, 1983
Sinonim
  • Stenotholus kohleri Giffin, Gabriel & Johnson, 1987
  • Dracorex? Bakker et al., 2006

Stygimoloch (artinya "iblis Styx" dalam bahasa Latin) adalah sebuah genus dinosaurus pachycephalosaurid dari akhir Zaman Kapur, sekitar 66 juta tahun lalu. Genus tersebut bersifat kontroversial karena hanya ada satu spesimen remaja yang ditemukan, dan sehingga mungkin ini mewakili Pachycephalosauria remaja. Hipotesis ini telah didukung oleh beberapa penelitian modern, studi paling sekarang menyetujui bahwa Stygimoloch merupakan sinonim Pachycephalosaurus. Genus ini ditemukan di Formasi Hell Creek, Formasi Ferris, dan Formasi Lance dari Western Interior (Amerika Serikat), hidup bersama Tyrannosaurus, Triceratops, dan Edmontosaurus.

Deskripsi

250px-Pachycephalosaurus_scale.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Size comparison of Stygimoloch (purple) and a human

Stygimoloch merupakan pachycephalosauria yang relatif besar,[1] dengan panjang tengkorak 46 sentimeter (18 inci).[2] Di antara semua pachycephalosauria dari Amerika Utara, hanya Pachycephalosaurus yang berukuran lebih besar. Tidak seperti pachycephalosauria lain, kubah pada tengkorak relatif kecil, sedikit rata dari samping ke samping, dan berbentuk buah pir, bahkan saat terisolasi kubah yang tidak biasa ini mudah dibedakan dengan kubah Pachycephalosaurus yang lebih lebar dan besar.

Referensi

  1. ↑ Switek, Brian (Desember 7, 2007). "Lumping Dinosaurs: Stygimoloch a juvenile Pachycephalosaurus?". Diakses tanggal 9 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Quién es el Stygimoloch?". Dinosaurios.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-15. Diakses tanggal 9 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Avemetatarsalia
Ornithischia
Ceratopsia
    • lihat di bawah↓
Chaoyangsauridae
Archaeoceratopsidae
Leptoceratopsidae
Coronosauria
Protoceratopsidae
Ceratopsoidea
Ceratopsidae
    • lihat di bawah↓
Psittacosaurus Protoceratops andrewsi
Chasmosaurinae
Triceratopsini
Centrosaurinae
Albertaceratopsini
Nasutoceratopsini
Eucentrosaura
Centrosaurini
Pachyrhinosaurini
Triceratops horridus Centrosaurus apertus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan