Sabtu, 26 September 2026
15:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Beg tse

Beg tse

Genus dinosaurus Neoceratopsia (fosil)Templat:SHORTDESC:Genus dinosaurus Neoceratopsia (fosil)
Artikel ini bukan mengenai Begtse, Dewa dalam mitologi Mongolia.
Beg tse
Rentang waktu: Kapur Awal
~113–94 jtyl
250px-Beg_tse_-_skull_and_drawing.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak holotipe
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Klad: †Neornithischia
Klad: †Ceratopsia
Klad: †Neoceratopsia
Genus: †Beg
Spesies:
Beg tse
Artikel takson sembarang

Beg (dinamakan berdasarkan dewa perang Himalaya Beg-tse) adalah genus dinosaurus Neoceratopsia dari periode Kapur awal di Mongolia. Genus ini mengandung spesies tunggal, Beg tse, diketahui dari sebagian tengorak dan postkranium yang pecah berkeping-keping. Beg mewakili Neoceratopsia paling basal yang diketahui saat ini.[1]

Penemuan dan penamaan

Holotipenya, IGM 100/3652, ditemukan tahun 2015 di dekat kota Tsogt-Ovoo di Provinsi Ömnögovi di Mongolia. Dijelaskan dari Formasi Ulaanoosh, spesimen ini berasal dari 113 sampai 94 juta tahun yang lalu, pada batas Kapur Bawah dan Atas.

Nama Beg berasal dari Beg-tse, dewa Himalaya yang merupakan dewa perang dalam budaya Mongolia. Dewa ini sering kali digambarkan dengan wajah dan/atau tubuh berkerut, serupa dengan tengkorak dinosaurus ini yang terawetkan dalam fosil.[1]

Deskripsi

250px-Beg_tse_skull_from_behind.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak dari belakang

Berdasarkan ukuran tengkorak, yang memiliki panjang sekitar 140 milimeter (5,5 in), Beg kemungkinan adalah ceratopsia basal berukuran sedang, seukuran Yinlong dan Liaoceratops. Ini menunjukkan ciri-ciri transisi antara ceratopsia basal dengan Neoceratopsia lain karena secara filogenetis berada di tengah-tengah kedua klad tersebut. Material fosil lain, meskipun terpecah belah, termasuk tulang rusuk, sebagian tulang belikat kiri, sebagian tulang duduk kanan, dan banyak pecahan tulang yang tidak dapat diidentifikasi.

Paleoekologi

Beg diketahui dari Formasi Ulaanoosh di Mongolia selatan. Sauropoda, kura-kura dan telur dinosaurus yang termasuk dalam genus Parafaveoloolithus sp. juga diketahui dari formasi ini.[1]

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 Yu, Congyu; Prieto-Marquez, Albert; Chinzorig, Tsogtbaatar; Badamkhatan, Zorigt; Norell, Mark (2020-09-10). "A neoceratopsian dinosaur from the early Cretaceous of Mongolia and the early evolution of ceratopsia". Communications Biology (dalam bahasa Inggris). 3 (1): 499. doi:10.1038/s42003-020-01222-7. ISSN 2399-3642. PMC 7484756. PMID 32913206.
Avemetatarsalia
Ornithischia
Ceratopsia
    • lihat di bawah↓
Chaoyangsauridae
Archaeoceratopsidae
Leptoceratopsidae
Coronosauria
Protoceratopsidae
Ceratopsoidea
Ceratopsidae
    • lihat di bawah↓
Psittacosaurus Protoceratops andrewsi
Chasmosaurinae
Triceratopsini
Centrosaurinae
Albertaceratopsini
Nasutoceratopsini
Eucentrosaura
Centrosaurini
Pachyrhinosaurini
Triceratops horridus Centrosaurus apertus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan