Rabu, 14 Oktober 2026
17:44 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Titanoceratops

Titanoceratops

Bagikan:
Titanoceratops
Rentang waktu: Kapur Akhir, 75 jtyl
250px-Titanoceratops_ouranos_skull_by_Nick_Longrich.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak dekat bagian tengkorak yang belum direstorasi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: †Ornithischia
Klad: †Neornithischia
Klad: †Ceratopsia
Famili: †Ceratopsidae
Subfamili: †Chasmosaurinae
Tribus: †Triceratopsini
Genus: †Titanoceratops
Longrich, 2011
Spesies tipe
†Titanoceratops ouranos
Longrich, 2011
Artikel takson sembarang

Titanoceratops (berarti "wajah-tanduk raksasa") adalah sebuah genus dinosaurus ceratopsia chasmosaurinae kontroversial yang hidup pada periode Kapur Akhir (tahap Kampanium, sekitar 75 juta tahun lalu[1]) di wilayah yang sekarang menjadi New Mexico. Titanoceratops dinamai demikian karena ukurannya yang besar, menjadi salah satu jenis dinosaurus bertanduk terbesar yang diketahui. Nama spesies tipenya adalah T. ouranos, setelah Uranus (Ouranos), yaitu ayah dari titan Yunani. Spesies ini dinamai oleh Nicholas R. Longrich pada 2011 untuk sebuah spesimen yang sebelumnya diidentifikasi sebagai milik Pentaceratops. Longrich meyakini bahwa ciri-ciri khas yang ditemukan di tengkoraknya mengungkap bahwa Titanoceratops adalah kerabat dekat Triceratops, termasuk dalam subkelompok Triceratopsini. Namun, ahli lainnya telah meragukan hal ini, dan alih-alih meyakini bahwa Titanoceratops merupakan spesimen besar dan tua dari Pentaceratops.

Spesimen holotipenya adalah OMNH 10165, yaitu sebuah kerangka sebagian yang emncakup tengkorak dan rahang yang sebagian besar lengkap. Spesimennya ditemukan antara di Formasi Fruitland atas atau Formasi Kirtland bawah.[2] Tambang tempat penemuan aslinya hilang, sehingga tidak diketahui pasti formasi mana tempat fosil tersebut tergali. Kedua formasi tersebut berusia Kampanium akhir. Tengkoraknya tidak lengkap, tetapi menurut rekonstruksi terkini panjangnya 2,65 meter (8,7 ft), menjadikannya sebagai kandidat tengkorak hewan darat terpanjang yang pernah ada. Dengan perkiraan bobot 6,55 ton (6,45 ton panjang; 7,22 ton pendek) dan panjang 6,8 meter (22 ft),[3] genus ini sebanding ukurannay dengan ceratopsia-ceratopsia terbesar, yaitu Torosaurus dan Triceratops, dan kemungkinan menjadi hewan terbesar di ekosistemnya, bila tidak di Amerika Utara pada masanya.

330px-Titanoceratops_Skeletal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi rangka, putih adalah material holotipe
250px-Titanoceratops_NT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi seniman

Referensi

  1. ↑ Fowler, D.W. (2017). "'Revised geochronology, correlation, and dinosaur stratigraphic ranges of the Santonian-Maastrichtian (Late Cretaceous) formations of the Western Interior of North America". PLOS ONE. 12 (11): 1–20. Bibcode:2017PLoSO..1288426F. doi:10.1371/journal.pone.0188426. PMC 5699823. PMID 29166406.
  2. ↑ Lehman, Thomas M. (1998). "A Gigantic Skull and Skeleton of the Horned Dinosaur Pentaceratops sternbergi from New Mexico". Journal of Paleontology. 72 (5): 894–906. Bibcode:1998JPal...72..894L. doi:10.1017/S0022336000027220. JSTOR 1306666. S2CID 132807103.
  3. ↑ Longrich, N.R. (2011). "Titanoceratops ouranos, a giant horned dinosaur from the Late Campanian of New Mexico". Cretaceous Research. 32 (3): 264–276. Bibcode:2011CrRes..32..264L. doi:10.1016/j.cretres.2010.12.007.[pranala nonaktif]
Avemetatarsalia
Ornithischia
Ceratopsia
    • lihat di bawah↓
Chaoyangsauridae
Archaeoceratopsidae
Leptoceratopsidae
Coronosauria
Protoceratopsidae
Ceratopsoidea
Ceratopsidae
    • lihat di bawah↓
Psittacosaurus Protoceratops andrewsi
Chasmosaurinae
Triceratopsini
Centrosaurinae
Albertaceratopsini
Nasutoceratopsini
Eucentrosaura
Centrosaurini
Pachyrhinosaurini
Triceratops horridus Centrosaurus apertus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan