Minggu, 20 September 2026
20:48 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kharisma Starvision Plus

Kharisma Starvision Plus

perusahaan asal Indonesia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kharisma Starvision Plus"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Juni 2025)
PT Kharisma Starvision Plus
250px-Starvisionplus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPerusahaan privat
IndustrIFilm
Entitas pendahuluPT Kharisma Jabar Film
Didirikan1995;31 tahun lalu (1995) di Jakarta, Indonesia
PendiriChand Parwez Servia
Kantor pusatJl. Cempaka Putih Raya No. 11A, ,
Indonesia
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Situs webklikstarvision.com

PT Kharisma Starvision Plus (Starvision) adalah rumah produksi yang didirikan pada tahun 1995 oleh Chand Parwez Servia ketika industri bioskop merosot.[1] Karya pertamanya berjudul Mutiara Cinta yang diproduksi pada tahun 1995.[2] Rumah produksi ini awalnya berfokus memproduksi program televisi. Namun, seiring berjalannya waktu Starvision memperluas produksinya dengan memproduksi film dan serial web. Sebelumnya Chand Parwez sempat mendirikan PT Kharisma Jabar Film sebagai pengelola dan distributor film di Jawa Barat.[1]

Produksi

Referensi

  1. 1 2 "Chand Parwez Servia - President Director". Kharisma Starvision Plus.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "Mutiara Cinta, Produk Perdana Starvision". Berita Yudha. 29 September 1995. Diakses tanggal 26 September 2025.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Daftar produksi Kharisma Starvision Plus
Film
1999
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
2020
2021
2022
2023
2024
2025
2026
120px-Starvisionplus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Televisi
1995—2000
2001—2005
2006—2010
2011—2015
2016—2020
2021—2025
2026
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan