Minggu, 20 September 2026
21:47 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Hi5teria

Hi5teria

film Indonesia tahun 2012

Hi5teria
250px-Film_Hi5teria.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster rilis teatrikal
SutradaraChairun Nissa
Harvan Agustriansyah
Adriyanto Dewo
Nicholas Yudifar
Billy Christian
ProduserUpi Avianto
Chand Parwez Servia
PemeranTara Basro
Dion Wiyoko
Egi Fedly
Sigi Wimala
Maya Otos
Luna Maya
Dinda Kanya Dewi
Poppy Sovia
Bella Esperance
Kriss Hatta
Imelda Therinne
Ichi Nuraini
Icha Nuraini
Penata musikTya Subiakto
SinematograferHani Pradigya
Muhammad Firdaus
Suharia Nasrun
Salfero Albert
Batara Gompar Siagian
EditorCesa David Luckmansyah & Team
Perusahaan
produksi
DistributorStarvision Plus
Tanggal rilis
29 Maret 2012 (Indonesia)
21 dan 24 Juli 2012 (Festival Puncheon Korea)
Durasi91 Menit
NegaraIndonesia
AnggaranRp. 3 Miliar

Hi5teria merupakan film horor thriller Indonesia yang dirilis pada 29 Maret 2012 produksi Starvision Plus & Upi Productions. Berawal dari niatan Upi membuat project 5 sutradara, 5 ceritera. Film ini terbagi dalam lima segmen berbeda. "Pasar Setan" (Adrianto Dewo), "Wajang Koelit" (Chairun Nissa), "Kotak Musik" (Billy Christian), "Palasik" (Nicholas Yudifar), dan "Loket" (Harvan Agustriansyah). Film ini menjadi bagian dalm Festival Puncheon Korea 2012.[1]

Segmen Film

Pasar Setan

Sari (Tara Basro) sedang mendaki gunung sekalian bermain dengan pacarnya yang tidak pernah terlihat, Jaka. Saat sedang bermain-main dihutan, Sari pun terpisah dengan Jaka sehingga ia tersesat. Sari pun mencari Jaka di sekitar gunung Lawu tersebut dan menambatkan kain bajunya kesebuah ranting, sebagai tanda bahwa ia pernah berada di sana. Sayangnya, Sari tidak pernah bertemu dengan Jaka lagi. Menjelang malam, Sari pun menuju bagian hutan yang agak gelap tetapi penuh dengan bisikan misterius dan cahaya remang-remang. Sari pun menuju kearah keramaian itu.

Sari pun terbangun lagi, masih digunung yang sama, kemudian berangkat kembali mencari Jaka. Disaat yang sama, Zul (Dion Wiyoko) mendaki gunung bersama temannya tetapi terpisah digunung. Zul pun bertemu dengan Sari, dan ia merasa aneh karena Sari berbicara seperti orang-orang dulu. Ia pun membantu Sari mencari Jaka. Ketika sedang mencari Jaka, Zul pergi kearah keramaian tadi, meskipun sudah dilarang Sari, dan mereka terpisah. Zul pun terbangun lagi seperti Sari tadi, tetapi Sari tidak tampak batang hidungnya. Saat itulah, ada seorang pria tua (Egi Fedly) yang berteriak-teriak mencari Sari. Ternyata pria itu adalah Jaka, pacar Sari, hanya saja ia sangat tua jika dibandingkan dengan Sari yang masih muda.

Zul berusaha untuk turun dari gunung itu. Ia melewati kain yang dipasang Sari pada awal film, tetapi ia tetap kembali ke sana. Jaka pun menemukan kain itu dan menangisi Sari, sementara Sari juga sudah ada di sana, tetapi baik Zul, Jaka maupun Sari tidak bisa melihat satu sama lain. Ternyata keramaian yang Sari dan Zul kunjungi adalah Pasar Setan, sebuah mitos populer antara pendaki gunung tentang kerumunan setan yang berkumpul. Karena sudah ke sana, Sari dan Zul pun otomatis menjadi arwah. Zul pun menjerit sekuat-kuatnya karena tidak bisa keluar dari gunung itu.

Dilereng gunung, pada suatu posko dipajanglah foto Zul dan tulisan "Zul, hilang sejak Juli 2011". Disebelahnya ada foto Sari yang sudah lama dan memudar, dengan tulisan "Belum ditemukan sejak 1990".

Wajang Koelit

Oding (Totos Rasiti) adalah seorang guide kesenian Jawa, wayang. Kali ini ia memandu seorang reporter asal Amerika cantik bernama Nicola (Maya Otos). Nicole merasa tidak puas hanya meliput wayang itu dari mata penonton, Oding pun menyarankannya untuk mewawancarai orang dalam. Nicola berpikir sebentar lalu tersenyum, dan ia memaksa mewawancarai seorang sinden di sana, Muni (Sigi Wimala). Muni tidak suka diwawancarai dan pergi, tetapi ia menjatuhkan salah satu penyangga sanggulnya. Nicola memungutnya, tetapi tidak dikembalikannya. Kejadian aneh pun mendatanginya, Nicola pun berniat mengembalikan penyangga sanggul itu.

Esoknya, Nicola bersama Oding kembali menonton wayang itu. Nicola pun berusaha mengembalikan penyangga sanggul itu, tetapi seseorang memukulnya hingga pingsan. Ketika ia siuman, ia berada disebuah ruangan gelap yang ternyata berisi peralatan membuat wayang, dan ia terkejut melihat wayang-wayang itu ternyata dibuat dari kulit manusia asli. Nicola juga melihat sinden Muni sedang membuat wajah baru di atas wajahnya yang sudah tua. Setelah bergulat, Nicola berhasil keluar dari ruangan itu dan bertemu Oding. Namun ternyata Oding-lah yang menjebak Nicola selama ini dan ia mencekik Nicola sampai pingsan. Ia pun membawa Nicola kembali ke sinden Muni.

Nicola akhirnya bernasib sial dan ia dijadikan wayang kulit dari manusia. Di tempat yang sama, Oding ternyata sudah memandu reporter lain asal Jepang. Ia kembali menyarankan pada reporter itu untuk mewawancarai orang dalam. Reporter itu berpikir sebentar, lalu ia tersenyum.

Kotak Musik

Farah (Luna Maya), seorang ilmuwan muda, sangat tidak memercayai hantu dan hal-hal supranatural. Bersama junior di kampusnya, Teddy (Kriss Hatta), mereka merekam wilayah sekitar Apartemen Farah untuk membuktikan bahwa hantu itu tidak ada. Ia selalu memiliki penjelasan ilmiah mengenai fenomena-fenomena aneh. Namun sebuah kejadian di sebuah rumah tua mengubah segalanya setelah Farah membawa pergi sebuah kotak musik dari rumah itu. Kini sesosok anak kecil misterius muncul menghantui dan mengajak Farah untuk bermain. Ketika Farah berkomunikasi melalui webcam dengan adiknya (Dinda Kanya Dewi), laptop yang digunakannya mendadak mati. Farah terancam, dan tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan dirinya kecuali PERCAYA.

Palasik

Sebuah keluarga yaitu Ayah (Tumpal Tampubolon), Ibu hamil (Imelda Therinne), dan anak remaja (Poppy Sovia), berlibur di sebuah villa. Sebuah liburan yang awalnya adalah sebuah liburan yang menyenangkan, berubah menjadi mimpi buruk setelah sosok kepala terbang mulai menghantui sang ibu hamil. Sang ibu pun meminta untuk segera pulang. Namun anggota keluarga yang lain mencoba meyakinkannya bahwa itu hanyalah bayangannya saja. Namun sebuah fakta yang mengagetkan menyeruak tentang setan kepala terbang yang ternyata bukan sekadar bayangan.

Loket

Pada suatu malam yang sepi, seorang penjaga loket (Ichi Nuraini), petugas parkiran basement sebuah gedung mengalami kejadian aneh. Diawali dengan palang pintu loket yang tidak bisa terbuka hingga muncul sosok menyeramkan seorang perempuan (Bella Esperance) yang meneror dirinya. Kemunculan sosok perempuan menyeramkan itu membawanya masuk ke dalam peristiwa pembunuhan yang mengerikan.

Silakan tonton filmnya dibioskop mulai 29 Maret 2012.

Pemeran

Pasar Setan
Wajang Koelit
Kotak Musik
Palasik
Loket

Referensi

  1. Laman Hi5teria[pranala nonaktif permanen], diakses pada 9 Januari 2012

Pranala luar

Daftar produksi Kharisma Starvision Plus
Film
1999
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
2020
2021
2022
2023
2024
2025
2026
120px-Starvisionplus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Televisi
1995—2000
2001—2005
2006—2010
2011—2015
2016—2020
2021—2025
2026
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan