Kamis, 24 September 2026
02:33 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Pesawat Ulang Alik

Pesawat Ulang Alik

wahana antariksa milik Amerika Serikat

Partially reusable launch system and space planeTemplat:SHORTDESC:Partially reusable launch system and space plane
Artikel ini berisi tentang the complete Space Shuttle system (booster, external tank, orbiter) used by NASA. Untuk space shuttles in general, lihat Spacecraft. Untuk and, lihat Spaceplane. Untuk the spaceplane component of the Space Shuttle, lihat Space Shuttle orbiter.
Space Shuttle
Discovery lepas landas pada awal misi STS-120.
Discovery lepas landas pada awal misi STS-120.
Fungsi Crewed orbital launch and reentry
Produsen
Negara asal Amerika Serikat Amerika Serikat
Biaya per peluncuran (2026) US$450 million (2011)[1]
Ukuran
Tinggi 56 m (184 ft)[2] (stacked vehicle height)
Diameter 87 m (285 ft) (external tank diameter)
Massa 2.030.000 kg (4.480.000 pon)
Tingkatan [3]:126,140
Kapasitas
Muatan menuju LEO
Altitudo204 km (127 mi)
Massa27.500 kg (60.600 pon)
Muatan menuju ISS
Altitudo407 km (253 mi)
Massa16.050 kg (35.380 pon)
Muatan menuju GTO
Massa4.940 kg (10.890 pon) with Inertial Upper Stage[4]
Muatan menuju GTO
Massa4.940 kg (10.890 pon) with Inertial Upper Stage[4]
Muatan menuju GEO
Massa2.270 kg (5.000 pon) with Inertial Upper Stage[4]
Muatan menuju Earth, returned
Massa14.400 kg (31.700 pon)[5]
Sejarah peluncuran
Status Retired
Tempat peluncuran
Total peluncuran 135
Keberhasilan
peluncuran
133[a]
Kegagalan 2
Penerbangan perdana April 12, 1981 (STS-1)
Penerbangan terakhir July 21, 2011 (STS-135)
Pendorong – Solid Rocket Boosters
Jumlah pendorong2
Daya dorong13 MN (3.000.000 lbf)
Daya dorong total27 MN (6.000.000 lbf)
Impuls spesifik242 s (2,37 km/s)[6]
Durasi pembakaran124 seconds
Bahan bakarPBANAPCP
Tingkat First – Orbiter + external tank
Mesin3 × RS-25 engines on Orbiter
Daya dorong1.750 kN (390.000 lbf) at sea level[7]
Impuls spesifik455 s (4,46 km/s)
Durasi pembakaran480 seconds
Bahan bakarLH2 / LOX in external tank
Muatan

Pesawat Ulang Alik (bernama resmi: Space Transportation System atau STS; lebih populer dengan nama NASA's Space Shuttle atau Space Shuttle saja) adalah wahana antariksa milik Amerika Serikat yang digunakan dalam misi penerbangan luar angkasa berawak. Pesawat ulang alik – tidak seperti wahana antariksa lainnya – badan utama Pesawat Ulang Alik dapat digunakan kembali di lain waktu. Pesawat jenis ini hanya dimiliki oleh NASA, badan antariksa Amerika, dalam beberapa jenis. Sempat dibuat 5 buah, di mana sekarang tinggal tiga. Modul pesawat, terbang secara vertikal dan biasanya membawa tiga sampai lima antariksawan (walaupun pernah mengangkut 8 antariksawan dan masih cukup sampai 11 antariksawan dalam keadaan darurat) dan muatan sampai seberat 50.000 lb, 22.700 kg menuju orbit rendah bumi (termosfer). Ketika misi selesai pesawat akan menyalakan pendorongnya sendiri untuk kembali menuju atmosfer bumi, pendorong akan dimatikan ketika pesawat sudah di dalam atmosfer bumi dan pesawat akan melayang selama perjalanannya sampai akhirnya mencapai permukaan lagi.

Pesawat Ulang Alik NASA bisa dikatakan merupakan wahana antariksa pertama yang dirancang agar dapat dipakai kembali sebagian. Pesawat ini bertugas untuk membawa berbagai muatan (biasanya satelit) ke berbagai orbit bumi (biasanya orbit rendah, perlu perlakuan khusus untuk orbit yang lebih tinggi), penggantian awak ISS, Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan untuk misi servis. Terkadang pesawat ini juga dapat mengambil kembali satelit untuk dikembalikan ke bumi. Bekerjasama dengan Soyuz, wahana antariksa milik Rusia, kedua pesawat bahu membahu membangun ISS. Kedua pesawat dirancang agar dapat bekerja sekitar 10 tahun atau setara dengan sekitar 100 peluncuran.

Pesawat Ulang Alik yang pertama adalah Enterprise, yang sebenarnya merupakan wahana uji terbang. Pesawat berikutnya adalah Columbia, Challenger, Discovery dan Atlantis. Challenger telah hancur ketika proses peluncuran pada tahun 1986, dan akhirnya dibuat Endeavour sebagai penggantinya. Sedangkan Columbia hancur ketika proses memasuki atmosfer bumi pada tahun 2003.

NASA telah mengumumkan untuk memberhentikan armada Pesawat Ulang Alik pada tahun 2010 dan akan menggantinya dengan Orion, wahana antariksa baru yang dirancang dapat mengangkut manusia menuju Bulan dan bahkan objek angkasa yang lebih jauh lagi.

Deskripsi

Pesawat ruang angkasa atau lebih di kenal dengan Pesawat Ulang Alik ini diluncurkan ke ruang angkasa sejak tahun 1981. Pesawat ruang angkasa ini bertugas untuk membawa berbagai misi ke ruang angkasa seperti membuat stasiun ruang angkasa.

Pesawat ruang angkasa memiliki kelebihan dari wahana lainnya karena mampu melakukan misi berulangkali dengan pesawat sejenis, bandingkan dengan roket yang hanya bisa sekali pakai.

Bagian-bagian wahana antariksa

Mirip dengan pesawat terbang, Pesawat Ulang Alik ini dilengkapi dengan sayap, sistem kemudi, sistem pendorong, dan badan pesawat tempat antariksawan bekerja. Bedanya Pesawat Ulang Alik ini lebih komplet baik badan maupun mesin yang menggerakannya.

Secara garis besarnya Pesawat Ulang Alik terdiri dari tiga sistem dasar yaitu dua buah roket padat sebagai tenaga pendorong awal dari pusat peluncuran, tangki luar untuk menyuplai mesin utama, dan orbiter di mana tiga macam dek ditempatkan sebagai tempat antariksawan tinggal dan bekerja selama dalam perjalanan.

Pesawat ulang alik di kendalikan dari dek penerbangan di bagian atas. Di bagian bawah merupakan area tempat tinggal antariksawan yang berisi dapur, tempat tidur, dan sebagainya.istem pengendali lingkungan ditempatkan pada dek yang ketiga.

  • Tangki luar yang berisi 526,126 galon bahan bakar berfungsi untuk menyuplai bahan bakar ke mesin utama. Saat dua roket padat (Solid Rocket Boosters) di pisahkan dari pesawat pada ketinggian 45 km, mesin utama di hidupkan dengan bahan bakar dari tangki luar (external tank). Tangki luar ini pun akan di lepas dari pesawat ulang alik pada ketinggian 113 km dan jatuh kelautan.
  • Roket padat seberat 1.300.000 pons ini sanggup menghasilkan daya dorong sebesar 2.650.000 pons berfungsi sebagai pendorong Pesawat Ulang Alik saat di luncurkan sampai ketinggian 45 km dari permukaan bumi. Roket ini kemudian di lepaskan dari Pesawat Ulang Alik dan jatuh kelaut.
  • Orbiter merupakan bagian inti dari Pesawat Ulang Alik. Orbiter mirip pesawat terbang, di dalamnya terdapat dek tempat antariksawan tinggal dan peralatan navigasi. Mesin utama pun ditempatkan di belakang orbiter. Orbiter inilah yang kembali ke Bumi jika misi telah selesai.

Baca Juga

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Space Shuttle.
250px-Shuttle_Patch.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Space Shuttle program Insignia

Bacaan

NASA

Non-NASA

Misi selesai
1970-an
1980-an
1990-an
2000-an
2010-an
Dibatalkan
Pengorbit
  • misi gagal.
Beroperasi
Dalam pengembangan
Pensiun
Kelas roket
  • Simbol mengindikasikan bahwa proyek dibatalkan sebelum mencapai orbit sekalipun


Ikon rintisan

Artikel bertopik roket ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik wahana antariksa atau satelit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. Bray, Nancy (Agustus 3, 2017). "Kennedy Space Center FAQ". NASA. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-11-02. Diakses tanggal Juli 13, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Space Shuttle Era Facts" (PDF). NASA. Diakses tanggal Juni 24, 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Inertial Upper Stage". Rocket and Space Technology. November 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-08-07. Diakses tanggal Juni 21, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Woodcock, Gordon R. (1986). Space stations and platforms. Orbit Book co. ISBN 978-0-89464-001-8. Diakses tanggal April 17, 2012. The present limit on Shuttle landing payload is 14.400 kg (31.700 pon). This value applies to payloads intended for landing.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Kyle, Ed. "STS Data Sheet". spacelaunchreport.com. Diarsipkan dari versi asli pada 2020-08-07. Diakses tanggal Mei 4, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  1. In this case, the number of successes is determined by the number of successful Space Shuttle missions.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan