Minggu, 27 September 2026
04:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
RS-25

RS-25

mesin roket bahan bakar cair kriogenik

RS-25
A rocket engine firing. A blue flame is projecting from a bell-shaped nozzle with several pipes wrapped around it. The top of the nozzle is attached to a complex collection of plumbing, with the whole assembly covered in steam and hanging from a ceiling-mounted attachment point. Various pieces of transient hardware are visible in the background.
Space Shuttle Main Engine test firing.
(The bright area at the bottom of the picture is a Mach disk.)
Negara asal Amerika Serikat
Terbang pertamaApril 12, 1981 (STS-1)
PembuatRocketdyne
Kendaraan terkaitSpace Shuttle
Space Launch System
SebelumnyaHG-3
StatusInactive since STS-135
Mesin propelan cair
PropelanLiquid oxygen / Liquid hydrogen
SiklusStaged combustion
Konfigurasi
Rasio pipa69:1 [1]
Kinerja
Daya dorong (hampa)512.300 lbf (2.279 kN)[1]
Daya dorong (perm. laut)418.000 lbf (1.860 kN)[1]
Tekanan ruang2.994 psi (20,64 MPa)[1]
Isp (vac.)4.523 detik (44,36 km/s)[1]
Isp (SL)366 detik (3,59 km/s)[1]
Dimensi
Panjang168 inci (4,3 m)
Diameter96 inci (2,4 m)
Referensi
Referensi[2][3]
CatatanData is for RS-25D at 109% throttle.

RS-25, atau dikenal sebagai Space Shuttle Main Engine (SSME) atau Mesin Utama Pesawat Ulang alik, adalah sebuah mesin roket bahan bakar cair kriogenik yang digunakan pada Space Shuttle NASA dan direncanakan akan digunakan pada penggantinya, Space Launch System. Dibangun di Amerika Serikat oleh Rocketdyne, RS-25 membakar hidrogen cair kriogenik & propelan oksigen cair, dengan masing-masing mesin memproduksi 1.859 kN (418.000 lbf) daya dorong di lepas landas.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Aerojet Rocketdyne, RS-25 Engine Diarsipkan 2015-12-29 di Wayback Machine. (accessed July 22, 2014)
  2. ↑ "Space Shuttle Main Engine" (PDF). Pratt & Whitney Rocketdyne. 2005. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-02-08. Diakses tanggal November 23, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wade, Mark. "SSME". Encyclopedia Astronautica. Diakses tanggal Oktober 27, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai RS-25 (rocket engine).

 Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari situs web atau dokumenNational Aeronautics and Space Administration.

Bahan bakar cair
Kriogenik (hydrolox)
(LH2 / LOX)
Kriogenik (methalox)
(CH4 / LOX)
Semi-kriogenik (kerolox)
(RP-1 / LOX)
Hipergolik
(UDMH, UH 25,
Aerozine or MMH
reacting with NTO N2O4,
MON or HNO3
Propelan lain
Bahan bakar padat
  • Mesin roket yang masih dalam pengembangan dicetak miring.


Ikon rintisan

Artikel bertopik roket ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan