STS-27 merupakan misi program Pesawat Ulang Alik NASA ke-27, dan penerbangan ketiga Pesawat Ulang Alik Atlantis. Diluncurkan pada 2 Desember 1988, misi ini adalah misi Pesawat Ulang Alik kedua setelah musibah Challenger pada Januari 1986. STS-27 membawa muatan rahasia untuk Kementerian Pertahanan AS, yang pada akhirnya diketahui sebagai sebuah satelit pengintai Lacrosse. Perisai panas pada sayap kanan pengorbit mengalami kerusakan selama lepas landas dan anggota kru berpikir bahwa mereka akan mati selama masuk kembali atmosfer. Situasi ini mirip seperti insiden fatal yang terjadi 15 tahun kemudian pada misi STS-107. Meskipun kerusakan yang dialami Atlantis lebih luas dibandingkan yang dialami oleh Columbia pada STS-107, kerusakan terjadi pada area yang lebih aman dan ubin yang hilang berada di atas antena. Misi berhasil mendarat, meskipun perlu dilakukan perbaikan akibat kerusakan panas.
STS-27
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia