Minggu, 04 Oktober 2026
14:38 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Proyek Gemini

Proyek Gemini

Bagikan:
250px-GeminiPatch.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Proyek Gemini adalah program spaceflight manusia kedua NASA, badan antariksa sipil dari pemerintah Amerika Serikat. Proyek Gemini dilakukan antara proyek Mercury dan Apollo, dengan sepuluh penerbangan berawak yang terjadi pada tahun 1965 dan 1966.

Tujuannya adalah untuk mengembangkan teknik perjalanan ruang angkasa dalam mendukung Apollo, yang memiliki tujuan untuk mendaratkan orang di Bulan. Gemini mencapai misi cukup lama untuk perjalanan ke Bulan dan kembali, aktivitas ekstra-kendaraan yang disempurnakan (bekerja di luar pesawat ruang angkasa), dan manuver orbital yang diperlukan untuk mencapai pertemuan (achieve rendezvous) dan docking. Semua penerbangan Gemini diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida menggunakan kendaraan peluncuran Titan II Gemini ("GLV").[1]

Album

  • Proyek Gemini
  • 250px-Gemini_spacecraft.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Gemini_Profiles.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 60px-Atlas-Agena_6_Launch-crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Gemini-Paragleiter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Big_Gemini.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ The only Gemini spacecraft not on a Titan II was the re-flight of Gemini 2 for a Manned Orbital Laboratory test in 1966, which used a Titan IIIC

Bacaan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Gemini program.


Ikon rintisan

Artikel bertopik luar angkasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan