Rabu, 23 September 2026
09:57 WIB
TERKINI
Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Berita Terkuak: Modus Dua Pria Raup Jutaan dari Konten Mesum 'A Day in My Life' Berita Fenomena Bau Tak Sedap Malam Hari di Transjakarta Koridor 8 Jadi Sorotan Berita Bupati Boltara Sirajudin Lasena Terjaring OTT KPK, Proyek Jalan Disorot Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis
H-II

H-II

sistem peluncuran satelit Jepang

330px-H-II_series.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seri Roket HII

H-II (H2) adalah roket sistem peluncuran satelit Jepang, yang terbang tujuh kali antara tahun 1994 dan 1999, dengan lima keberhasilan. Roket ini dikembangkan oleh NASDA dalam rangka untuk memberikan kemampuan Jepang untuk meluncurkan satelit yang lebih besar pada 1990-an. Roket ini adalah roket dua tahap berbahan bakar cair pertama Jepang dibuat hanya menggunakan teknologi yang dikembangkan di dalam negeri.[1]

Ia digantikan oleh roket H-IIA yang disertai isu keandalan dan masalah biaya.

H-II flights

Flight Date Payload nickname Payload Orbit Result
TF1 (Test Flight) February 4, 1994 Ryūsei OREX (Orbital Re-entry Experiment) LEO Success
Myōjō VEP (Vehicle Evaluation Payload) GTO
TF2 August 28, 1994 Kiku 6 ETS-VI (Engineering Test Satellite-VI) GEO Success
TF3 March 18, 1995 Himawari 5 GMS-5 (Geostationary Meteorological Satellite-5) GEO Success
SFU (Space Flyer Unit) LEO
F4 August 17, 1996 Midori ADEOS (Advanced Earth Observing Satellite) LEO Success
Fuji 3 Fuji OSCAR 29, JAS-2 LEO
F6 November 27, 1997 TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) LEO Success
Kiku 7 (Orihime & Hikoboshi) ETS-VII (Engineering Test Satellite-VII) LEO
F5 February 21, 1998 Kakehashi COMETS (Communications and Broadcasting Engineering Test Satellites) GEO Partial failurenote 1
F8 November 15, 1999 MTSAT (Multi-functional Transport Satellite) GEO Failurenote 2
F7 Canceled Midori II ADEOS-II (Advanced Earth Observing Satellite II) Canceled
μ-LabSat

Referensi

  1. "JAXA | H-II Launch Vehicle". www.jaxa.jp (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-25.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai H-II launch vehicles.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan