Senin, 21 September 2026
05:05 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Social Science Research Network

Social Science Research Network
ProduserElsevier
Sejarah1994 sampai sekarang
BahasaBahasa Inggris
Akses
BiayaBebas biaya (fee-free)
Cakupan
DisiplinIlmu sosial dan humaniora
Kedalaman catatanIndeks, abstrak & naskah lengkap
FormatMakalah
Edisi cetak
ISSN1556-5068
Tautan

Social Science Research Network (SSRN) adalah sebuah situs web yang dikhususkan untuk penyebaran penelitian ilmiah secara cepat untuk bidang ilmu sosial dan humaniora. Pada bulan Mei 2016, SSRN dibeli oleh Elsevier dari Social Science Research Network Inc.[1]

Sejarah

SSRN didirikan pada tahun 1994 oleh Michael C. Jensen dan Wayne Marr, keduanya merupakan ahli ekonomi keuangan.

Pada Januari 2013, SSRN dinobatkan sebagai repositori akses terbuka terbesar di dunia menurut Ranking Web of Repositories (inisiatif dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian milik Dewan Riset Nasional Spanyol),[2] diukur dari jumlah berkas PDF, pranala balik, dan hasil Google Cendekia.[3]

Pada bulan Mei 2016, SSRN diakuisisi oleh Elsevier dari Social Science Electronic Publishing Inc.[1]

Pada bulan Juli 2016 ada laporan mengenai makalah-makalah yang dikeluarkan dari SSRN tanpa pemberitahuan; komentar revisi dari SSRN menunjukkan ini terjadi karena kekhawatiran masalah hak cipta.[4] CEO SSRN Gregg Gordon menyebut isu ini sebagai kesalahan yang memengaruhi sekitar 20an makalah.[5]

Operasi

Untuk bidang ekonomi dan beberapa bidang hukum, kini banyak makalah-makalahnya pertama kali diterbitkan sebagai pracetak di SSRN dan/atau jaringan distribusi makalah lainnya seperti Research Papers in Economics (RePEc) atau bepress sebelum dikirim ke sebuah jurnal akademik.

SSRN seperti layanan pracetak lainnya, mensirkulasikan publikasi pada seluruh komunitas ilmiah di tahap awal, memungkinkan penulis untuk memberikan komentar ke versi akhir makalah sebelum dipublikasikan dalam sebuah jurnal. Selain itu, bahkan jika akses ke makalah yang diterbitkan dibatasi, akses ke makalah asli tetap terbuka melalui SSRN, selama penulisnya memutuskan untuk membiarkan makalah tersebut tetap terbuka. Sering kali penulis mengambil kembali makalahnya atas permintaan penerbit, terutama jika makalah-makalah tersebut diterbitkan untuk tujuan komersial atau oleh universitas yang bergantung pada pembayaran untuk salinan atau akses online-nya.

Makalah akademis dalam format PDF dapat diunggah langsung ke situs SSRN oleh penulis dan kemudian tersedia untuk diunduh gratis di seluruh dunia. Penerbit dan lembaga juga dapat mengunggah makalah mereka dan mengenakan biaya bagi pembaca untuk mengunduhnya.[6] Pengguna juga dapat berlangganan surat elektronik untuk abstrak jurnal-jurnal yang mencakup berbagai macam pokok bahasan. Jurnal elektronik ini kemudian secara berkala mendistribusikan surat elektronik yang berisi abstrak (dengan tautan ke naskah lengkap jika ada) dari makalah-makalah terbaru yang diserahkan ke SSRN di bidang terkait.

Dalam SSRN, para penulis dan makalah-makalah diberi peringkat berdasarkan jumlah unduhan, yang menjadi indikator informal popularitas pada situs-situs pracetak dan akses terbuka.[7]

SSRN memiliki situs-situs mirror di European Corporate Governance Institute (London), Korea University (Seoul), Stanford Law School (California) dan University of Chicago Booth School of Business (Illinois).[6]

Referensi

  1. 1 2 "SSRN — a leading social science and humanities repository and online community — joins Elsevier". www.elsevier.com. Diakses tanggal 17 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "World". Ranking Web of Repositories. Cybermetrics Lab. Januari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-29. Diakses tanggal 11 Juni 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Methodology". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-01.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  4. Masnick, Mike. "Just As Open Competitor To Elsevier's SSRN Launches, SSRN Accused Of Copyright Crackdown". Techdirt. Diakses tanggal 6 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Straumsheim, Carl. "'There Isn't Some Big Conspiracy Happening'". Inside Higher Ed. Diakses tanggal 6 Agustus 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Jensen, Michael C. (2 Februari 2012). "About SSRN". Social Science Research Network. Social Science Electronic Publishing, Inc. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-10. Diakses tanggal 30 Desember 2013.
  7. ."Ranking Law Schools: Using SSRN to Measure Scholarly Performance".

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan