Minggu, 20 September 2026
21:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Siberpunk

Siberpunk

genre fiksi ilmiah pascamodern

Artikel ini bukan mengenai Cypherpunk.
Bagian dari seri tentang
Siborg
250px-Unknown_engraver_-_Humani_Victus_Instrumenta_-_Ars_Coquinaria_-_WGA23954.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siborgologi
Teori
Pusat
Politik
Seni
250px-Cyberpunk_Girl.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cyperpunk-Art

Siberpunk (bahasa Inggris:cyberpunk) adalah sebuah subgenre dari fiksi ilmiah dalam latar distopia futuristik yang cenderung berfokus pada "kombinasi dari low life dan high tech",[1] menampilkan kemajuan teknologi dan pencapaian ilmu sains seperti kecerdasan buatan dan cyberware, disandingkan dengan keruntuhan masyarakat, distopia atau pembusukan.[2] Banyak hal dari siberpunk berakar dari gerakan New Wave science fiction pada tahun 1960an dan 1970an, saat penulis seperti Philip K. Dick, Michael Moorcock, Roger Zelazny, John Brunner, J. G. Ballard, Philip José Farmer, dan Harlan Ellison meneliti dampak dari budaya narkoba, teknologi, dan revolusi seksual sambil menghindari kecenderungan utopia dari fiksi ilmiah sebelumnya. Cerita-cerita siberpunk umumnya berlatarkan masa depan yang tidak jauh dari masa kini dan di dalamnya banyak ditemui unsur-unsur film noir serta tokoh dan elemen seperti peretas, perusahaan besar, dan kecerdasan buatan.

Meskipun kisah-kisah ala siberpunk telah ada sejak tahun-tahun sebelumnya, subgenre ini baru mulai dikenal luas pada tahun 1980-an, ditandai dengan terbitnya novel Neuromancer (1984) karya William Gibson dan film-film seperti Blade Runner (1980), Tron (1982), dan Akira (1988). Istilah siberpunk sendiri pertama kalinya diperkenalkan penulis AS, Bruce Bethke pada tahun 1980 melalui novelnya yang juga berjudul Cyberpunk (cerita ini selesai ditulis tahun 1980, tetapi diterbitkan tahun 1982). Istilah ini kemudian dipopulerkan menjadi sebagai salah satu bentuk sastra oleh Gardner Dozois, seorang editor majalah fiksi ilmiah.

Contoh game online yang memiliki aliran siberpunk :

Contoh film-film siberpunk atau yang dipengaruhi aliran siberpunk:

Bacaan lebih lanjut

  • (Inggris) Slusser, George, dan Shippey, Tom (ed.) Fiction 2000: Cyberpunk and the Future of Narrative (University of Georgia Press, 1992)

Referensi

  1. Gibson, William (2003). Burning chrome: all-new introduction from the author (Edisi Nachdr.). New York: Eos. ISBN 978-0-06-053982-5.
  2. Hassler, Donald M.; Wilcox, Clyde, ed. (2008). New boundaries in political science fiction. Columbia, S.C.: University of South Carolina Press. ISBN 978-1-57003-736-8.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan