Minggu, 27 September 2026
02:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Seni abstrak

Seni abstrak

aliran seni rupa

250px-Composition_VII_-_Wassily_Kandinsky%2C_GAC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komposisi VII oleh Wassily Kandinsky (1913), pelukis Rusia yang dianggap sebagai seniman pertama yang melukis karya seni abstrak murni.
250px-Kazimir_Malevich%2C_1915%2C_Black_Suprematic_Square%2C_oil_on_linen_canvas%2C_79.5_x_79.5_cm%2C_Tretyakov_Gallery%2C_Moscow.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kotak Hitam oleh Kazimir Malevich (1915), minyak pada kain, 79,5 x 79,5 cm

Seni abstrak atau seni tanwujud adalah salah satu jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan objek dalam dunia asli, tetapi menggunakan warna dan bentuk dalam cara non-representasional.[1] Pada awal abad ke-20, istilah ini lebih digunakan untuk mendeskripsikan seni seperi kubisme, ekspresionisme abstrak, suprematisme, De Stijl, dan seni futuristik.

Secara historis, di Indonesia ada dua bentuk seni abstrak utama: Seni Figuratif Abstrak dan Seni Ekspresionis Abstrak. Affandi dan Popo Iskandar dari Yogyakarta adalah perwakilan utama Seni Rupa Abstrak, sedangkan pelukis Bandung seperti Ahmad Sadali, A.D. Pirous, Fadjar Sidik dan Umi Dachlan adalah perwakilan utama seni Ekspresionisme abstrak.

Aliran-aliran

330px-Delaunay-Windows.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jendela-jendela (1912) oleh Robert Delaunay, tokoh aliran Orfisme

Aliran seni abstrak secara lintas sejarah:

Perupa

Perupa dari abad 20 yang tergolong Seni abstrak adalah:

Gerakan terkait, gaya, tren dan sekolah

Pranala luar

Rujukan

  1. ↑ Atkins, Robert, Art Spoke: A Guide to Modern Ideas, Movements, and Buzzwords, 1848-1944, Abbeville Press, New York, 1993
Periodisasi
Gerakan pra abad ke-20
Gerakan abad ke-20
Negara
Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan