Jumat, 16 Oktober 2026
06:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Kurt Schwitters

Kurt Schwitters

Bagikan:
250px-Kurt_Schwitters_1927.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Kurt Schwitter pada tahun 1927.

Kurt Karl Hermann Eduard Julius Schwitters (20 Juni 1887 - 8 Januari 1948) adalah seorang pelukis yang lahir di Hanover, Jerman.[1] Schwitters telah banyak berkarya di beberapa genre dan media, seperti Dadaisme, Konstruktivisme, Surealisme, puisi, suara, lukisan, patung, desain grafis, tipografi, dan apa yang kemudian dikenal sebagai seni instalasi.[2] Ia paling terkenal karena karya kolasenya yang berjudul Pictures Merz.[1][3]

Kurt Schwitters lahir pada tanggal 20 Juni 1887, di Rumannstraße, Hanover, adalah satu-satunya anak dari Edward Schwitters dan istrinya Henriette (née Beckemeyer).[2] Orang tuanya adalah pemilik sebuah toko pakaian wanita '.[2] Mereka pun menjual perusahaan mereka pada tahun 1898, dan menggunakan uang untuk membeli lima properti di Hanover yang mereka sewakan untuk umum, hal ini mampu menghidupi keluarga Schwitters hingga akhir masa hidupnya selama di Jerman.[2] Pada tahun 1901 keluarganya pindah ke Waldstrabe (kemudian Waldhausenstraße) 5, sebuah tempat yang saat ini disebut Merzbau.[2] Pada tahun yang sama, Schwitters menderita kejang epilepsi pertamanya, dia pun terbebas dari dinas militer di Perang Dunia I sampai tahap terakhir konflik.[2])

Rujukan

  1. 1 2 [http://sprengel-museum.de/bilderarchiv/sprengel_deutsch/ dokumente/pdf/kurt_schwitters_biografie.pdf "Sprengel Museum, Hanover"] (PDF). Diakses tanggal 2012-02-17.{{cite web}}: Periksa nilai |url=; line feed karakter dalam |url= pada posisi 57[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 3 4 5 6 Dada, Leah Dickerman, National Gallery of Art, Washington p158
  3. ↑ Silke Schröder, Jürgen Husslik, Sagitta Gottfried. "Kurt & Ernst Schwitters Archive". Hanover: Schwitters-stiftung.de. Diakses tanggal 2012-02-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan