Kamis, 05 November 2026
05:12 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Sentimentalisme (sastra)

Bagikan:

Sentimentalisme adalah praktik yang menjadi sentimental, atau tendensi pada aksi atau reaksi dasar dari perasaan yang berlawanan dengan alasam.[1] Sebagai mode sastra, sentimentalism telah menjadi aspek sastra dunia, dan merupakan pengaruh pada tradisi India, China, dan Vietnam. Sentimentalisme merujuk kepada varietas aspek dalam sastra, seperti puisi sentimental, novel sentimental, atau gerakan musik sentimentalis Jerman, Empfindsamkeit.

Sentimentalisme Eropa berkembang pada Abad Pencerahan, sebagi nan sebagai tanggapan terhadap sentimentalisme dalam filsafat. Di Inggris pada abad kedelapan belas, novel sentimental merupakan genre sastra utama.

Catatan

  1. ↑ "sentimentalism, n.", Oxford English Dictionary
  • Sterne, Laurence. A Sentimental Journey. New York:Oxford University Press, 2003.

Bacaan tambahan

  • Renate Krüger: Das Zeitalter der Empfindsamkeit. Koehler & Amelang, Leipzig 1972
  • Nikolaus Wegmann: Diskurse der Empfindsamkeit. Zur Geschichte eines Gefühls in der Literatur des 18. Jahrhunderts. *Metzler, Stuttgart 1988, ISBN 3-476-00637-9
  • Brissenden, R.F. Virtue in Distress: Studies in the Novel of Sentiment from Richardson to Sade. London: Macmillan, 1974.
  • McGann, Jerome. The Poetics of Sensibility: a Revolution in Literary Style. Oxford: Clarendon Press, 1996.
  • Mullan, John. Sentiment and Sociability: The Language of Feeling in the Eighteenth Century. Oxford: Clarendon Press, 1988.
  • Nagle, Christopher. Sexuality and the Culture of Sensibility in the British Romantic Era. New York: Palgrave Macmillan, 2007.
  • Todd, Janet. Sensibility: an Introduction. London: Methuen, 1986.
  • Tompkins, Jane. Sensational Designs: The Cultural Work of American Fiction, 1790-1860. New York: Oxford UP, 1986.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan