Kamis, 01 Oktober 2026
22:17 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Selamat Sultan

salah satu lagu kebangsaan

Bagikan:

Selamat Sultan adalah lagu kebesaran negeri Kelantan. Melodi untuk lagu ini digubah oleh Almarhum Haji Mohamed bin Mohamed Saaid pada tahun 1927, sedangkan liriknya digubah oleh Almarhum Tengku Mahmood Mahyideen pada tahun 1930.

Sejarah

Haji Mohamed bin Mohamed Saaid, yang merupakan Ketua Pancaragam PDRM Kelantan pada waktu itu, diperintahkan oleh Almarhum Sultan Ismail agar menulis irama lagu untuk dimainkan ketika sambutan hari keputeraan Beliau pada 5 Juli 1927. Tiga tahun berikutnya (1930), Tengku Mahmood Mahyideen, yang mana merupakan Sekretaris Pendidikan Negeri Kelantan pada waktu itu, menulis lirik untuk lagu tersebut, kemudian menjadikannya sebagai lagu negeri.

Lirik

Lanjutkan usia Al-Sultan kami

Sultan Kelantan raja ikrami

Aman sentosa Tuhan sirami

Tetap memerintah kami

Kasih dan taat setia disembahkan

Keriangan diucapkan

Segala kebesaran Allah cucurkan

Bertambah kemuliaan [1]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Situs resmi pemerintah Kelantan[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Kebangsaan
Daerah
Organisasi
Mantan negara
Bekas Kekaisaran Rusia
atau Uni Soviet
Lainnya
Dunia Islam
Garis miring menunjukkan status negara yang tidak diakui atau diakui sebagian.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan