Selasa, 27 Oktober 2026
20:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Sansoen Phra Barami

Sansoen Phra Barami

salah satu lagu kebangsaan

Bagikan:
250px-King%27s_Standard_of_Thailand.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Garuda, lambang kerajaan dari Monarki Thai.

Phleng Sansoen Phra Barami (Thai: เพลงสรรเสริญพระบารมี) adalah lagu kerajaan Thailand. Musiknya berdasarkan sebuah lagu raja, "Aug Sadet Kunnang". Musik lagu ini diciptakan oleh seorang komposer Rusia bernama Pyotr Schurovsky. Liriknya disusun oleh Pangeran Narisaranuvadtivongs, sekitar 1913, dan kemudian direvisi oleh Raja Rama VI. Phleng Phleng Sansasoen Phra Barami adalah lagu kebangsaan Siam sampai 1932, ketika digantikan oleh Phleng Chat. Lagu kerajaan ini dimainkan dalam acara kenegaraan, serta ketika seorang anggota tingkat tinggi dari keluarga kerajaan hadir untuk sebuah acara. Selain itu lagu kerajaan ini juga masih dimainkan sebelum awal setiap film di bioskop, serta sebelum dimulainya babak pertama dalam drama, musikal, konser, dan pertunjukan live yang lain dari musik atau teater di Thailand. Pada awal dan penutupan prgoram siaran televisi dan radio, lagu kerajaan ini juga dimainkan. Sebagai contoh, Saluran 7 Thailand menyiarkan video Diarsipkan 2011-07-17 di Wayback Machine lagu kerajaan ini dengan menampilkan gambar-gambar Raja Bhumibol Adulyadej sejak lahir sampai sekarang. Walaupun bukanlah lagu kebangsaan lagi, lagu ini tetap digunakan sebagai lagu kerajaan Thai sampai sekarang.

Pada bulan April 2008, dilaporkan bahwa seorang warga negara Thailand menghadapi tuduhan pidana "Lèse majesté" (penghinaan kepada raja) karena tidak berdiri saat dimainkannya lagu kerajaan ini di sebuah bioskop film di Bangkok.[1]

Lirik

Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media.
Rekaman dalam silinder piringan hitam, yang dimainkan oleh kelompok teater Boosra Mahin yang mengunjungi Berlin, Jerman tahun 1900
Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media.

Lirik asli

Lirik bahasa Thai Transliterasi Thai
ข้าวรพุทธเจ้า Khaa Worra Phuttha Jao
เอามโนและศิรกราน Ao Manoo Lae Sira Kran
นบพระภูมิบาล บุญญะดิเรก Nop Phra Phuummi Baan Bun Ya Di Rek
เอกบรมจักริน Ek Boromma Jak-rin
พระสยามินทร์ Phra Sayaa Min
พระยศยิ่งยง Phra Yotsa Ying Yong
เย็นศิระเพราะพระบริบาล Yen Sira Phror Phra Boribaan
ผลพระคุณ ธ รักษา Phon Phra-khun Tha Raksaa
ปวงประชาเป็นศุขสานต์ Puang Prachaa Pen Suk Saan
ขอบันดาล Khor Bandaan
ธ ประสงค์ใด Tha Prasong Dai
จงสฤษดิ์ Jong Sarit
ดังหวังวรหฤทัย Dang Wang Wora Haruethai
ดุจจะถวายชัย ชโย! Dut Ja Thawai Chai Chayoo!

Terjemahan bahasa Indonesia

Aku, yang tunduk kepada Raja Yang Maha Mulia

Meletakkan hati dan kepala di kakinya,

untuk memberinya penghormatan dan meminta berkah,

dari sang pelindung negara ini,

yang agung, dari Dinasti Chakri,

kepala rakyat Siam,

berada di pangkat paling tinggi,

yang melindungi dan memanduku.

Rakyat semua bahagia dan hidup dalam aman.

Kami berdoa apa saja yang baginda inginkan,

akan dikurniakan oleh takdir,

apa yang diinginkan di dalam hati,

untuk memberi baginda kemewahan,

Kami menyanjungmu, Dihargayu!

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisource Thai memiliki teks asli yang berkaitan dengan artikel ini:

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan