Rabu, 07 Oktober 2026
23:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Kelantan

Kelantan

negara bagian di Malaysia

Bagikan:
40px-Flag_of_Malaysia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negeri-negeri di Malaysia
Negeri Kelantan Darul Naim
Kerajaan Negeri Kelantan Darul Naim
كرجأن نݢري كلنتن دار النعيم
Bendera Kelantan Lambang Kelantan
Bendera Lambang
Motto: برسره كفد توهن كراجأن كلنتن

Berserah kepada Tuhan Kerajaan Kelantan

Lagu negeri: Selamat Sultan سلامت سلطان
Lokasi Kelantan
Lokasi Kelantan
Ibu Kota
(Juga sebagai Kotaraja)
Kota Bharu
Partai Pemerintah PAS
 - SultanSultan Muhammad ke-V
 - Menteri BesarMohd Nassuruddin Daud
(PN-PAS)
Sejarah  
 - Penjajahan Siam1603 
 - Penjajahan Inggris1909 
 - Penjajahan Jepang1942-1946 
 - Pembentukan Persekutuan Tanah Melayu1948 
Keluasan
 - Jumlah 14,922 km²
Populasi
 - Perkiraan 2010 1,678,001
 - 2020 Sensus 1,313,014
 - Kepadatan 112.45/km²
Kode telepon 09
Kode pos 15xxx to 18xxx
Plat nomor kendaraan D
Website: www.kelantan.gov.my

Kelantan, juga disebut Negeri Kelantan Darul Naim, merupakan salah satu negara bagian di Malaysia. Kelantan terletak di timur laut Semenanjung Malaysia, berhadapan dengan Laut China Selatan dan berbatasan dengan Thailand.

Sejarah

Nama Kelantan dikatakan pencemaran daripada perkataan gelam hutam, yaitu nama Melayu bagi pokok Melaleuca leucadendron. Ada juga yang mengatakan bahwa namanya datang daripada perkataan kilatan atau kolam tanah. Selain itu Negeri Kelantan juga dikenali dengan nama Tanah Serendah Sekebun Bunga, Tanjung Pura, dan Negeri Cik Siti Wan Kembang pada masa dahulu. Sejarah awal Kelantan tidak begitu jelas, tetapi penemuan arkeologi menunjukkan bukti Kelantan sebagai petempatan manusia di zaman prasejarah.[1][2] Kelantan awal mempunyai perhubungan dengan Kerajaan Funan, Kerajaan Khmer, Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan Siam. Sekitar tahun 1411, Raja Kumar, raja Kelantan, membebaskan negeri itu dari Siam. Ia memakai gelaran Sultan Iskandar Shah apabila memeluk Islam. Baginda Sultan Iskandar, Kelantan mengasaskan Kerajaan Majapahit II yang berpusat di Kota Mahligai. Nama sebenar baginda ialah Kemas Jiwa. Baginda pernah berkahwin dengan Ratu Suhita, pemerintah Majapahit (1427-1447) dan baginda dianugerahkan seorang puteri. Di Majapahit. Kelantan kemudian menjadi sebuah pusat perdagangan yang penting pada akhir abad ke-15. [3][4] Pada 1499, Kelantan menjadi negeri bawahan Kesultanan Melaka.

Dengan kejatuhan Melaka pada 1511, Kelantan dibahagikan dan diperintah oleh raja-raja kecil. Dengan ancaman oleh Siam pada 1603, kebanyakan raja kecil Kelantan bernaung di bawah Persekutuan Pattani Besar. Kerajaan Pattani membagi Kelantan menjadi 4 wilayah yaitu Kelantan Timur, Kelantan Barat, Legeh dan Ulu Kelantan. Kira-kira 1760, seorang putera raja Kelantan Barat berhasil dalam penyatuan wilayah Kelantan sekarang. Tidak lama kemudian, pada 1764, Long Yunus, putera raja Kelantan Timur, anak Long Sulaiman berhasil merebut takhta kerajaan dan mendeklarasikan diri sebagai Raja Kelantan. Bagaimanapun, dengan kematiannya, Kelantan dipengaruhi oleh Terengganu.

Pada 1800, Raja Muhammad mendeklarasikan diri sebagai sultan pertama Kelantan. Pada 1812, baginda melepaskan diri dari Terengganu dan menjadi negara ufti Siam yang terpisah. Pada 1820-an, Kelantan merupakan salah satu dari negeri penduduk terbanyak serta termakmur di Semenanjung Tanah Melayu karena berhasil menghindari perang dan pertikaian yang menimpa negeri-negeri di selatan dan barat. Siam terus memainkan peranan penting di Kelantan pada abad ke-19.

Di bawah Perjanjian Inggris-Siam pada 1909, Siam menyerahkan Kelantan, Terengganu, Kedah dan Perlis kepada Britania, dan Kelantan menjadi salah satu daripada Negeri-negeri Melayu Tidak Bersekutu di bawah Residen British.

Kelantan merupakan tempat pertama di Malaya yang ditakluk oleh Jepang pada 8 Desember 1941. Semasa pendudukan Jepun, Kelantan sekali lagi dikawal oleh Siam, tetapi selepas kekalahan Jepun pada Agustus 1945, Kelantan kembali kepada pemerintahan Inggris. Kelantan menjadi bagian Persekutuan Tanah Melayu pada 1 Februari 1948 dan bersama-sama dengan negeri lain, mencapai kemerdekaan pada 31 Agustus 1957. Pada 16 September 1963, Kelantan menjadi salah satu dari negeri-negeri yang membentuk Persekutuan Malaysia.

Politik

Negeri Kelantan merupakan salah satu negeri "tradisional" orang Melayu. Kelantan dan Terengganu adalah negara bagian yang tidak diperintah oleh Pakatan Harapan. Partai PAS memenangkan pemilu DUN pada 1990 di negara bagian ini, dan berhasil bertahan hingga kini. Sultan Kelantan sejak 2010 ialah Sultan Muhammad V dan Menteri Besar ialah Ahmad Yaakob.

Pembagian administratif

Bandar bandar utama di negeri Kelantan termasuk Kota Bharu (ibu kota), Tanah Merah, Machang, Pasir Puteh, Pasir Mas, Kuala Krai, Jeli, Rantau Panjang dan Pangkalan Chepa. Kelantan Darul Naim terdiri dari 10 jajahan, yakni:

Geografi

Negeri Kelantan mengalami iklim tropis, di mana hampir setiap tahun hujan turun dengan berselang-seling mengikut bulan tertentu pada setiap tahun. Biasanya hujan yang lebat akan terjadi selama beberapa hari atau beberapa bulan akan turun pada bulan November, Desember dan Januari. Suhu setiap hari rata-rata 21 °C

Demografi

Etnis

Dibanding dengan negara bagian lainnya yang ada di Malaysia, penduduk Kelantan lebih didominasi oleh etnis Melayu. Pada sensus penduduk Malaysia tahun 2020 tercatat bahwa 93,24% atau sebanyak 1.671.394 jiwa penduduknya adalah orang Melayu. Sementara etnis Tionghoa dan India masing-masing sebanyak 2,49% dan 0,26%. Selebihnya adalah bukan warga Malaysia, Bumiputera lainnya, serta etnis minoritas lainnya.[5]

Berikut adalah besaran penduduk Kelantan menurut etnis, berdasarkan data sensus Malaysia tahun 2020;[5]

Penduduk berdasarkan etnis di Kelantan (2020)
No Etnis Sensus Malaysia 2020
Jumlah %
1 Melayu 1.671.394 93,24%
2 Tionghoa 44.676 2,49%
3 Bukan Warga Malaysia 35.302 1,97%
4 Bumiputera lainnya 25.437 1,42%
5 India 4.705 0,26%
6 Etnis lainnya 10.987 0,62%
Total 1.792.501 100%

Bahasa

Artikel utama: Bahasa Melayu Kelantan

Penduduk di Kelantan kebanyakan menggunakan bahasa Melayu Kelantan. Bahasa ini merupakan aksen dari bahasa Melayu baku. Bahasa ini berbeda dengan bahasa Melayu Terengganu tetapi digunakan sampai Pulau Perhentian dan wilayah Besut Terengganu bagian utara.

Agama

250px-Masjid_Cina.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masjid Cina, Rantau Panjang, Kelantan
250px-Reclining_Buddha_in_a_Thai_Buddhist_temple_in_Kelantan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vihara Thai di Kelantan

Pada tahun 2020, penduduk di Kelantan mayoritas menganut agama Islam yakni sebanyak 95,52%. Sementara itu, agama-agama lain yang dianut di antaranya Buddha sebanyak 2,83%, kemudian Kristen (Protestan dan Katolik) sebanyak 0,38%, dan Hindu sebanyak 0,21%. Selebihnya adalah Taoisme dan Kepercayaan tradisional Tionghoa, serta agama lain-lain dan tidak beragama.[5]

Berikut adalah banyaknya jumlah penduduk Kelantan menurut agama yang dianut, dari data sensus Malaysia tahun 2020:[5]

Penduduk berdasarkan agama di Kelantan (2020)
No Agama Sensus Malaysia 2020
Jumlah %
1 Islam 1.712.263 95,52%
2 Buddha 50.725 2,83%
3 Tanpa agama 8.318 0,47%
4 Kristen 6.850 0,38%
5 Hindu 3.821 0,21%
6 Agama lainnya 3.307 0,19%
7 Tidak diketahui 7.217 0,40%
Total 1.199.974 100%

Referensi

  1. ↑ https://books.google.com.my/books?id=fiTzg88b0X4C&pg=PA21&lpg=PA21&dq=penemuan+penempatan+awal+di+kelantan&source=bl&ots=YcpMGrT2a1&sig=BdVPKJdusnQQ8OWPQsdl5o3_SXQ&hl=ms&sa=X&ved=2ahUKEwjxh_b27-3cAhWOfH0KHVusB0o4ChDoATAAegQIABAB#v=onepage&q=penemuan%20penempatan%20awal%20di%20kelantan&f=false
  2. ↑ "salinan arkib". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-14. Diakses tanggal 2018-08-15.
  3. ↑ https://books.google.com.my/books?id=4ZBvBgAAQBAJ&pg=PT46&lpg=PT46&dq=Early+Kelantan+had+links+to+the+Funan+Kingdom,+the+Khmer+Empire,+Sri+Vijaya,+Majapahit+and+Siam&source=bl&ots=HqoWjr44eU&sig=_5o9oCbexBtD0Ikk6JWZjf2xrMw&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiCwfvZ--3cAhWPWX0KHRmCB8IQ6AEwBHoECAYQAQ#v=onepage&q=Early%20Kelantan%20had%20links%20to%20the%20Funan%20Kingdom%2C%20the%20Khmer%20Empire%2C%20Sri%20Vijaya%2C%20Majapahit%20and%20Siam&f=false
  4. ↑ "salinan arkib". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-15. Diakses tanggal 2018-08-15.
  5. 1 2 3 4 "Taburan Penduduk dan Ciri-ciri Asas Demografi" (PDF). Jabatan Perangkaan Malaysia. hlm. 51, 67-69. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 30 Oktober 2022. Diakses tanggal 30 Oktober 2022.{{cite web}}: |archive-date= / |archive-url= stempel waktu tidak cocok; 13 November 2013 disarankan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kelantan.
ECER di Kelantan
ECER di Terengganu
ECER di Pahang
ECER di Johor
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan