Kamis, 22 Oktober 2026
16:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Selamat Sultan

salah satu lagu kebangsaan

Bagikan:

Selamat Sultan adalah lagu kebesaran negeri Kelantan. Melodi untuk lagu ini digubah oleh Almarhum Haji Mohamed bin Mohamed Saaid pada tahun 1927, sedangkan liriknya digubah oleh Almarhum Tengku Mahmood Mahyideen pada tahun 1930.

Sejarah

Haji Mohamed bin Mohamed Saaid, yang merupakan Ketua Pancaragam PDRM Kelantan pada waktu itu, diperintahkan oleh Almarhum Sultan Ismail agar menulis irama lagu untuk dimainkan ketika sambutan hari keputeraan Beliau pada 5 Juli 1927. Tiga tahun berikutnya (1930), Tengku Mahmood Mahyideen, yang mana merupakan Sekretaris Pendidikan Negeri Kelantan pada waktu itu, menulis lirik untuk lagu tersebut, kemudian menjadikannya sebagai lagu negeri.

Lirik

Lanjutkan usia Al-Sultan kami

Sultan Kelantan raja ikrami

Aman sentosa Tuhan sirami

Tetap memerintah kami

Kasih dan taat setia disembahkan

Keriangan diucapkan

Segala kebesaran Allah cucurkan

Bertambah kemuliaan [1]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Situs resmi pemerintah Kelantan[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Kebangsaan
Daerah
Organisasi
Mantan negara
Bekas Kekaisaran Rusia
atau Uni Soviet
Lainnya
Dunia Islam
Garis miring menunjukkan status negara yang tidak diakui atau diakui sebagian.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan