| Umum | |
|---|---|
| Simbol | 147Sm |
| Nama | Samarium-147, Sm-147 |
| Proton (Z) | 62 |
| Neutron (N) | 85 |
| Data nuklida | |
| Kelimpahan alam | 15,00% |
| Waktu paruh (t1/2) | 1,066×1011 y[1] |
| Isotop induk | 147Pm (β−) 151Gd (α) |
| Produk peluruhan | 143Nd |
| Massa isotop | 146,914898[2] u |
| Spin | 7/2− |
| Mode peluruhan | |
| Mode peluruhan | Energi peluruhan (MeV) |
| α | 2,311[3] |
| Isotop samarium Tabel nuklida lengkap | |
Samarium-147 (147Sm atau Sm-147) adalah salah satu isotop samarium yang menyusun sekitar 15% dari samarium alami. Isotop ini merupakan radioisotop yang memiliki umur sangat panjang, dengan waktu paruh 1,066×1011 tahun (sekitar 106,6 miliar tahun). 147Sm meluruh melalui emisi partikel alfa dan merupakan satu-satunya pemancar alfa yang signifikan di luar rantai peluruhan alami unsur berat seperti torium dan uranium.
Kegunaan
147Sm digunakan dalam metode penanggalan samarium–neodimium. Metode ini memanfaatkan teknik penanggalan isokron untuk menentukan waktu pembentukan suatu batuan atau sekelompok batuan.[4] Dalam metode ini, isokron Sm–Nd dibuat dengan memplot rasio 143Nd radiogenik terhadap 144Nd non-radiogenik pada sumbu vertikal, terhadap rasio 147Sm (isotop induk) terhadap 144Nd non-radiogenik pada sumbu horizontal. Isotop 144Nd digunakan sebagai isotop acuan (normalisasi) karena bersifat relatif melimpah dan tidak berasal dari peluruhan 147Sm.
Persamaan isokron Sm–Nd dinyatakan sebagai:
-
(
143
N
d
144
N
d
)
k
i
n
i
=
(
143
N
d
144
N
d
)
a
w
a
l
+
(
147
S
m
144
N
d
)
⋅
(
e
λ
t
−
1
)
,
{\displaystyle \left({\frac {{}^{143}\mathrm {Nd} }{{}^{144}\mathrm {Nd} }}\right)_{\mathrm {kini} }=\left({\frac {{}^{143}\mathrm {Nd} }{{}^{144}\mathrm {Nd} }}\right)_{\mathrm {awal} }+\left({\frac {{}^{147}\mathrm {Sm} }{{}^{144}\mathrm {Nd} }}\right)\cdot (e^{\lambda t}-1),}
dengan:
- t adalah umur sampel,
- λ adalah konstanta peluruhan 147Sm,
- (eλt−1) adalah kemiringan garis isokron yang digunakan untuk menentukan umur sistem.
Sebagai alternatif, dapat diasumsikan bahwa material tersebut terbentuk dari material mantel Bumi yang mengalami evolusi rasio isotop yang sama seperti kondrit, yaitu meteorit primitif yang dianggap mewakili komposisi awal Tata Surya. Dengan asumsi ini, waktu pembentukan material juga dapat dihitung berdasarkan penyimpangan rasio isotop Sm–Nd terhadap garis evolusi kondrit (lihat model CHUR).[4][5]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Kondev, F.G.; Wang, M.; Huang, W.J.; Naimi, S.; Audi, G. (2021). "The NUBASE2020 evaluation of nuclear properties" (PDF). Chinese Physics C. 45 (3): 030001. doi:10.1088/1674-1137/abddae.
- ↑ Wang, Meng; Huang, W.J.; Kondev, F.G.; Audi, G.; Naimi, S. (2021). "The AME 2020 atomic mass evaluation (II). Tables, graphs and references*". Chinese Physics C. 45 (3): 030003. doi:10.1088/1674-1137/abddaf.
- ↑ National Nuclear Data Center. "NuDat 2.x database". Laboratorium Nasional Brookhaven.
- 1 2 Depaolo, D. J.; Wasserburg, G. J. (1976). "Nd isotopic variations and petrogenetic models" (PDF). Geophysical Research Letters. 3 (5): 249. Bibcode:1976GeoRL...3..249D. doi:10.1029/GL003i005p00249.
- ↑ McCulloch, M. T.; Wasserburg, G. J. (1978). "Sm-Nd and Rb-Sr Chronology of Continental Crust Formation". Science. 200 (4345): 1003–11. Bibcode:1978Sci...200.1003M. doi:10.1126/science.200.4345.1003. PMID 17740673. S2CID 40675318.
| Lebih ringan: samarium-146 |
Samarium-147 adalah salah satu isotop samarium |
Lebih berat: samarium-148 |
| Produk peluruhan: gadolinium-151 (α) prometium-147 (β−) |
Rantai peluruhan samarium-147 |
Meluruh menjadi: neodimium-143 (α) |