Kamis, 05 November 2026
14:27 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Rewang

Rewang

Bagikan:
Bagian ini kemungkinan memuat masalah hak cipta. Teks yang dicurigai saat ini telah disembunyikan dari publik, tetapi masih dapat diakses melalui riwayat halaman. Jangan menghapus peringatan ini atau mengembalikan konten yang dikosongkan sampai masalah diselesaikan oleh pengurus atau agen VRT.

Informasi lebih lanjut dapat melihat utas pada permintaan perhatian masalah hak cipta.

Kecuali jika status hak cipta teks ini terbukti kompatibel dengan lisensi yang digunakan di Wikipedia, teks yang bermasalah hak cipta tersebut dapat dihapus sekurang-kurangnya satu minggu setelah diajukan.

Bagaimana saya bisa membantu menyelesaikan masalah ini?
  • Jika Anda pemilik hak cipta teks, silakan melisensikannya agar kompatibel di Wikipedia.
    1. Pastikan bahwa Anda mengizinkan teks ini dilisensikan dengan lisensi Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional Creative Commons (CC BY-SA 4.0) dan lisensi Dokumentasi Bebas GNU (GFDL) (tanpa versi, tanpa bagian invarian, tanpa sampul depan, dan tanpa sampul belakang).
    2. Silakan membicarakan rencana perizinan lisensi tersebut pada halaman pembicaraan artikel ini.
    3. Silakan konfirmasi perizinan Anda, Anda dapat menampilkan pemberitahuan mengenai hal ini di lokasi publikasi asli atau mengirim email dari alamat yang terkait dengan publikasi asli tersebut ke info-id@wikimedia.org atau boleh mengontak langsung Wikimedia Foundation. Pesan-pesan ini harus secara eksplisit mengizinkan penggunaan berdasarkan lisensi CC BY-SA dan GFDL. Lihat Wikipedia:Menyumbangkan materi berhak cipta.
    4. Tulislah artikel dengan sudut pandang netral dan harus dapat dipastikan dalam sumber pihak ketiga yang telah dipublikasikan; pertimbangkan apakah, terlepas dari masalah hak cipta, teks Anda sesuai untuk Wikipedia.
  • Anda boleh menunjukkan bahwa teks ini berada dalam domain publik atau sudah berada di bawah lisensi yang sesuai untuk Wikipedia. Jelaskan di halaman pembicaraan artikel ini, dengan rujukan ke bukti yang relevan.
  • Silakan menulis ulang teks dengan kata-katamu sendiri. Revisi Anda harus ditempatkan di halaman ini, dengan revisi tersebut akan tersedia bagi pengurus untuk ditinjau pada akhir periode pencatatan. Ikuti pranala ini untuk membuat subhalaman sementara. Mohon berikan penjelasan mengenai penulisan ulang setelah selesai pada halaman pembicaraan ini.
    • Sekadar memodifikasi teks yang dilindungi hak cipta saja tidak cukup untuk menghindari pelanggaran hak cipta—jika pelanggaran hak cipta asli tidak dapat dihilangkan sepenuhnya atau artikel dikembalikan ke versi sebelumnya, sebaiknya artikel tersebut ditulis ulang dari awal.
    • Untuk memenuhi persyaratan lisensi, setiap konten yang digunakan dari artikel asli harus diberi atribusi yang benar; jika Anda menggunakan konten dari artikel asli, harap cantumkan catatan di bagian atas tulisan ulang Anda yang menyatakan hal tersebut. Anda boleh menduplikasi teks yang tidak melanggar hak cipta yang telah Anda kontribusikan sendiri.
    • Silakan melakukan penulisan ulang, untuk mengidentifikasi titik konten berhak cipta diimpor ke Wikipedia dan untuk memastikan bahwa kontributor tidak menambahkan konten yang diimpor dari sumber lain. Saat menutup investigasi, pengurus mungkin menemukan masalah hak cipta lain selain yang telah diidentifikasi. Jika materi ini ada dalam penulisan ulang yang diusulkan dan tidak dapat dengan mudah dihapus, penulisan ulang tersebut mungkin tidak dapat digunakan.
Langkah-langkah untuk mencatatkan artikel di Wikipedia:Masalah hak cipta:
  1. Buat utas baru dengan mengetik nama artikel pada kotak yang disediakan.
  2. Beri tahu penulisnya di halaman pembicaraan pengguna
  3. Tempatkan {{PHC/bottom}} di bagian bawah porsi teks yang akan dikosongkan. Jika Anda ingin menominasikan keseluruhan halaman, silakan menempatkan templat ini di bagian atas, atur parameter "fullpage" ke "yes", dan tempatkan {{PHC/bottom}} di bagian bawah artikel.

[[Category:Wikipedia pages tagged for copyright problems|]]

Sabandi Rewang Parto
250px-Potret_Rewang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi pribadi
Lahir1928
Meninggal29 Oktober 2011
(umur 82 atau 83)
Partai politik  PKI
Suami/istriSri Kayati
ProfesiPolitikus

Sabandi Rewang Parto, biasa dikenal dengan Rewang (1928 – 29 Oktober 2011), adalah seorang politikus Indonesia. Ia sempat menjabat sebagai anggota Politbiro Comite Central Partai Komunis Indonesia (CC PKI). Dia juga pernah dipercaya memimpin PKI untuk daerah Jawa Tengah. Setelah PKI dinyatakan terlarang dia bersama beberapa tokoh PKI berusaha menghindari penangkapan.

Rewang ditangkap tentara dalam pertempuran tahun 1968 di Blitar Selatan dalam operasi penyisiran sisa-sisa kekuatan PKI yang diberi sandi Operasi Trisula. Ia kemudian diasingkan ke Pulau Buru. Sekembalinya dari sana, Rewang pulang ke kampung halamannya di Solo. Karena sulitnya akses kerja bagi eks tapol pada masa Orde Baru, dia lalu menghidupi diri dan keluarganya menjadi penabuh gamelan sebuah grup ketoprak yang selalu berpentas setiap malam di Taman Balekambang. Setelah grup tersebut tidak aktif lagi, Rewang memutuskan untuk tinggal di rumah bersama Fajar, putra semata wayangnya. Di masa tuanya, ia lebih banyak waktu untuk mengasuh dua anak Fajar yang juga merupakan cucu-cucunya.[1]

Riwayat Hidup

Kehidupan awal

Rewang lahir di Dawung Wetan (kini bagian dari Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta) pada 1928. Ayahnya bernama Martosuwiknjo dan meninggal pada tahun 1948. Adapun sang ibu kelak menghembuskan napas terakhirnya di Dawung Wetan. Rewang menjalani pendidikan dasar di Surakarta, kemudian lanjut ke MULO di kota yang sama tetapi tidak tamat.[2]

Karier politik

Pada 1946, Rewang menjadi anggota SC (Seksi Comite) PKI Surakarta. Setahun kemudian, ia menjadi pengurus BTI cabang Sukoharjo hingga tahun 1948. Ia lalu menjadi anggota SSC (Sub Seksi Comite) PKI Sukoharjo pada 1950 hingga 1951, sebelum kembali menjadi anggota SC PKI Surakarta pada tahun 1952 selama setahun.[3] Rewang sempat menjadi anggota DPRD Kota Surakarta dan wakil ketua Panitia Anti Swapraja setempat. Selain itu, ia juga aktif memimpin kaum tani dalam melakukan aksi-aksi menuntut penghapusan hak konversi tanah dan penghapusan tanah-tanah milik Kesunanan (Sunan-grond).[4]

Pada 1953, ia menjadi anggota Dewan Harian Provcom (kelak bernama Comite Daerah Besar atau CDB) PKI Jawa Tengah selama lima tahun. Pada 1959, Rewang diangkat menjadi anggota CC PKI dan pada 1962 menjadi calon anggota Politbiro CC PKI. Baru pada Mei 1965 ia resmi menjadi anggota Politbiro CC PKI.[3] Saat menjadi anggota Provcom PKI Jawa Tengah, Rewang pernah diundang untuk berbicara dalam pertemuan partai yang diadakan di Salatiga pada tanggal 30 Agustus 1955. Dalam rapat tersebut, Abdulmadjid Djojoadiningrat sebagai calon legislatif PKI (dari kalangan non-partai) juga turut berbicara. Pertemuan yang diadakan di Gedung GRIS (Gedung Rakjat Indonesia) itu membahas tentang pemilihan umum yang mendatang dan rencana pembentukan kabinet nasional dengan seorang perdana menteri non-komunis.[5]

Pergerakan bawah tanah di Blitar Selatan

Setelah kegagalan Gerakan 30 September, Rewang bersama beberapa petinggi PKI lainnya berhasil melarikan diri ke Blitar Selatan dan mengadakan perlawanan dari sana. Posisinya sebagai anggota Politbiro dan pleno CC PKI tetap dipertahankan pada masa pelarian. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Departemen Agitasi dan Propaganda (Agitprop) di tubuh kepemimpinan PKI yang baru. Rewang akhirnya ditangkap oleh Tim Combat Intelligence (CI) Satgas Trisula di Sumberjati pada tanggal 20 Juli 1968.[3]

Akhir kehidupan

Ia meninggal dunia pada 29 Oktober 2011 di RS PKU Muhammadiyah, Solo setelah menjalani operasi kelenjar tiroid.[1] Ia merupakan suami dari Sri Kayati.[6]

Referensi

  1. 1 2 "Rewang, Mantan Politbiro CC PKI, Tutup Usia". DetikNews. 29 Oktober 2011. Diakses tanggal 4 November 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Semdam VIII Brawijaya 1969, hlm. 291.
  3. 1 2 3 Semdam VIII Brawijaya 1969, hlm. 292.
  4. ↑ "Tjalon2 P.K.I. dan orang-orang tak berpartai". Harian Rakjat. 27 September 1955.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Salatiga: Bijeenkomst PKI". De Locomotief. 5 September 1955. Diakses tanggal 4 November 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Janti, Nur (4 Oktober 2017). "Tujuh Tahanan Politik Perempuan di Kamp Plantungan". Historia.id. Diakses tanggal 4 November 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

  • Semdam VIII Brawijaya (1969). Operasi Trisula: Kodam VIII Brawidjaja. Jakarta: Jajasan Taman Tjandrawilwatikta.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan