Rabu, 14 Oktober 2026
20:03 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012

Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012

Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta yang dilaksanakan di tahun 2012

Bagikan:
Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012
11 Juli dan 20 September 2012
Kandidat
  Kandidat_Nomor_3_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Jokowi-Ahok.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Kandidat_Nomor_1_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Foke-Ramli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Calon Joko Widodo Fauzi Bowo
Partai PDI-P Demokrat
Wakil Basuki Tjahaja Purnama Nachrowi Ramli
Suara rakyat 2.472.130 2.120.815
Persentase 53,82% 46,18%
Peta persebaran suara
500px-2012_Jakarta_gubernatorial_election_first_round_results_map_by_subdistrict.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta perolehan suara di masing-masing kelurahan pada putaran pertama
500px-2012_Jakarta_gubernatorial_election_second_round_results_map_by_subdistrict.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta perolehan suara di masing-masing kelurahan pada putaran kedua
Gubernur dan Wakil Gubernur petahana
Fauzi Bowo dan Prijanto

Demokrat

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama
PDI-P

Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 adalah pemilihan kepala daerah yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Juli 2012 [1] dan Kamis, 20 September 2012 untuk memilih Gubernur Jakarta untuk jangka waktu lima tahun berikutnya. Gubernur petahana Fauzi Bowo yang kembali mencalonkan diri[2] harus mengikuti babak penentuan (putaran kedua) pada tanggal 20 September.

Deklarasi Kandidat

Berdasarkan peraturan, hanya partai politik yang memiliki 15 kursi atau lebih di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dapat mengajukan kandidat.[3] Partai politik yang memiliki kursi kurang dapat mengajukan calon hanya jika mereka telah memperoleh dukungan dari partai politik lainnya. Calon independen dapat mengajukan diri jika mereka telah mengumpulkan setidaknya 407.340 tanda tangan dari penduduk lokal sebagai dukungan untuk mendaftarkan pencalonan mereka ke Komisi Pemilihan Umum.

Kandidat

Putaran Pertama

Pemilihan umum ini diikuti oleh enam calon pasangan gubernur dan wakil gubernur, 4 pasangan diusung oleh partai politik dan dua pasang berasal darì calon independen. Berikut ini merupakan daftar calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sesuai dengan nomor urut:[4]

250px-Poster_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu poster untuk Kandidat Peserta Pilgub DKI Jakarta 2012
Nomor
urut
Kandidat Partai pendukung
1 Kandidat_Nomor_1_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Foke-Ramli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Fauzi Bowo
(Kader Partai Demokrat)
Nachrowi Ramli
(Kader Partai Demokrat)
Gubernur DKI Jakarta petahana
(2007–2012)
Kepala Lembaga Sandi Negara RI
(2002–2008)
2 Kandidat_Nomor_2_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Soepandji-Patria.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Independen
Hendardji Soepandji
(Non–Partai)
Ahmad Riza Patria
(Kader Partai Gerindra)
Komandan Pusat Polisi Militer
(2006–2007)
Ketua DPP KNPI
(2002–2005)
3 Kandidat_Nomor_3_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Jokowi-Ahok.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Joko Widodo
(Kader PDIP)
Basuki Tjahaja Purnama
(Kader Partai Gerindra)
Wali Kota Surakarta
(2005–2012)
Anggota DPR RI
(2009–2012)
4 Kandidat_Nomor_4_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Hidayat-Didik.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Hidayat Nur Wahid
(Kader PKS)
Didik J. Rachbini
(Kader PAN)
Ketua MPR RI
(2004–2009)
Anggota DPR RI
(2004–2009)
5 Kandidat_Nomor_5_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Batubara-Biem.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled Independen
Faisal Batubara
(Non–Partai)
Biem Triani Benjamin
(Non–Partai)
Sekretaris Jenderal PAN
(1998–2000)
Anggota DPD RI
(2004–2009)
6 Kandidat_Nomor_6_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Alex-Nono.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Alex Noerdin
(Kader Partai Golkar)
Nono Sampono
(Non–Partai)
Gubernur Sumatera Selatan
(2008–2013)
Kepala Badan SAR Nasional
(2010–2011)

Putaran Kedua

Setelah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran I usai, cukup mengejutkan karena menghasilkan kemenangan pasangan Jokowi-Basuki, sedangkan Fauzi-Nachrowi yang sebelumnya diunggulkan menang justru berada di posisi kedua. Kejutan lainnya adalah keunggulan calon perorangan Faisal-Biem yang mampu mengalahkan Alex-Noerdin.[5] Jika dilihat per wilayah, Jokowi-Basuki tampak menang di lima kota dan di 31 kecamatan yang tujuh di antaranya dimenangi mutlak, yakni di Grogol Petamburan, Kelapa Gading, Pademangan, Penjaringan, Sawah Besar, Taman Sari, dan Tambora, dengan kemenangan terbesar di Kec. Kelapa Gading dengan 61,1% suara. Di tingkat kabupaten/kota, kemenangan terbesar Joko-Basuki terdapat di Jakarta Barat dengan 47,8% suara, sedangkan perolehan terkecil di Kepulauan Seribu dengan 10,1% suara. Fauzi-Nachrowi hanya menang di satu kabupaten dan 13 kecamatan. Kecamatan yang dimenangi Fauzi-Nachrowi antara lain Cilincing, Cipayung, Jagaraksa, Johar Baru, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu Utara, Kramat Jati, Mampang Prapatan, Menteng, Pancoran, Setiabudi, Tanah Abang, dan Tebet. Di kawasan kota, keunggulan tertinggi terdapat di Kec. Mampang Prapatan dengan 40,2% suara, sedangkan perolehan terendah di Kelapa Gading dengan 24,4% suara. Di tingkat kabupaten/kota, Fauzi-Nachrowi berhasil memperoleh kemenangan mutlak di Kepulauan Seribu dengan 55,1% suara, dan perolehan terendah di Jakarta Utara dengan 31,1% suara. Angka golput dalam Pilgub Putaran I ini pun cukup tinggi, yakni 37,7%, dengan golput tertinggi di Jakarta Utara dengan 40,6%, dan yang terendah di Kepulauan Seribu, 23,0%.

Hal menarik lainnya adalah selain Jokowi-Basuki, kelima calon lainnya memperoleh suara lebih rendah daripada basis dukungan awalnya pada saat pencalonan, termasuk pula kedua calon perseorangan. Pemilihan umum putaran kedua ini diikuti oleh dua calon pasangan gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 dan 3. Berikut ini merupakan daftar calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sesuai dengan nomor urut:

Nomor
urut
Kandidat Partai pendukung
1 Kandidat_Nomor_1_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Foke-Ramli.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Fauzi Bowo
(Kader Partai Demokrat)
Nachrowi Ramli
(Kader Partai Demokrat)
Gubernur DKI Jakarta petahana
(2007–2012)
Kepala Lembaga Sandi Negara RI
(2002–2008)
3 Kandidat_Nomor_3_Pemilihan_Gubernur_DKI_Jakarta_2012_Jokowi-Ahok.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Joko Widodo
(Kader PDIP)
Basuki Tjahaja Purnama
(Kader Partai Gerindra)
Wali Kota Surakarta
(2005–2012)
Anggota DPR RI
(2009–2012)

Hitung cepat

Putaran pertama hitung cepat (quick count) yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) menghasilkan; Foke-Nara (34,42%), Hendardji-Riza (1,85%), Jokowi-Ahok (42,85%), Hidayat-Didik (11,80%), Faisal-Biem (4,75%), dan Alex-Nono (4,41%).

Sementara, hitung cepat pada hari pemilu putaran kedua tanggal 20 September 2012 yang ditayangkan sejumlah stasiun televisi mengunggulkan pasangan Jokowi-Ahok meraih suara sekitar 54-56%, sementara Foke-Nara berkisar 46-44%. Publikasi sejumlah media cetak sehari setelah pemilu (21/9) mengungkapkan, pasangan Jokowi-Ahok tetap unggul atas pasangan Foke-Nara; LSI dengan (53,81%:46,19%), Indobarometer (54,11%:45,89%), Indonesian Network Election Survey (57,39%:42,61%), Jaringan Suara Indonesia (53,28%:46,72%), Saiful Mujani Research and Consulting (53,27%:46,73%), dan Lingkaran Survei Indonesia (53,68%:46,32%), Kompas (52,97%:47,03%).

Hasil resmi direncanakan diumumkan pada tanggal 28 September 2012.

Perhitungan dan hasil

330px-2012_Jakarta_gubernatorial_election_first_round_turnout_map_by_subdistrict.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta tingkat partisipasi pemilih di masing-masing kelurahan pada putaran pertama
330px-2012_Jakarta_gubernatorial_election_second_round_turnout_map_by_subdistrict.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta tingkat partisipasi pemilih di masing-masing kelurahan pada putaran kedua

Hasil pemilukada DKI Jakarta putaran 1 diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta pada tanggal 20 Juli 2012.[6] Memasuki putaran kedua, Partai Golongan Karya dan Partai Persatuan Pembangunan memberikan dukungan kepada pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Sementara, hasil pemilukada DKI Jakarta putaran 2 diumumkan pada Sabtu, 29 September 2012. Penetapan dilakukan sesuai dengan hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi sehari sebelumnya. Pasangan Jokowi-Ahok meraih 2.472.130 (53,82%) suara, sedang Foke-Nara mendapatkan 2.120.815 (46,18%) suara. Dengan selisih 351.315 (7,65%) suara, Ketua KPUD DKI Jakarta Dahliah Umar menyatakan, "Pasangan nomor urut 3 meraih suara terbanyak dalam putaran kedua."

NoCalon Gubernur-Wakil GubernurPartai PolitikPutaran 1Putaran 2
Pemilih%Pemilih%
1Foke-NaraPD, PAN, Hanura, PKB, PBB, PMB, dan PKNU1.476.64834,05%2.120.81546,18%
2Hendardji-ArizaIndependen85.9901,98%
3Jokowi-AhokPDIP dan Gerindra1.847.15742,60%2.472.13053,82%
4Hidayat-DidikPKS508.11311,72%
5Faisal-BiemIndependen215.9354,98%
6Alex-NonoGolkar, PPP, PDS, PP, PKPB, PKDI, RepublikaN, PPIB, Partai Buruh, PPNUI, PNI Marhaenisme202.6434,67%
Jumlah suara sah4.336.4864.592.945
Jumlah suara tidak sah93.047
Golput2.555.20736,6%2.349.657
Jumlah seluruh suara4.429.533
Jumlah Total DPT6.962.348100%6.996.951100%
Sumber[7]
Persebaran suara pasangan calon di setiap kelurahan pada putaran pertama
  • Pasangan calon Foke–Nara
    Pasangan calon Foke–Nara
  • Pasangan calon Hendardji–Riza
    Pasangan calon Hendardji–Riza
  • Pasangan calon Jokowi–Ahok
    Pasangan calon Jokowi–Ahok
  • Pasangan calon Hidayat–Didik
    Pasangan calon Hidayat–Didik
  • Pasangan calon Faisal–Biem
    Pasangan calon Faisal–Biem
  • Pasangan calon Alex–Nono
    Pasangan calon Alex–Nono
250px-District_results_of_the_2012_Jakarta_gubernatorial_election.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hasil berdasarkan kecamatan
DaerahFoke-NaraJokowi-BasukiTotal
Jakarta Barat[8]
Kebon Jeruk76,477 (51.27%)72,690 (48.73%)149,167
Taman Sari25,414 (39.33%)39,197 (60.67%)64,611
Grogol34,984 (32.16%)73,797 (67.84%)108,781
Kalideres82,551 (48.18%)88,797 (51.82%)171,348
Palmerah50,838 (51.03%)48,794 (48.97%)99,632
Kembangan56,902 (49.22%)58,699 (50.78%)115,601
Cengkareng95,656 (43.74%)123,029 (56.26%)218,685
Tambora51,476 (41.61%)72,229 (58.39%)123,705
Total474,298 (45.11%)577,232 (54.89%)1,051,530
Jakarta Pusat[9]
Cempaka Putih21,700 (48.84%)22,730 (51.16%)44,430
Tanah Abang40,672 (54.06%)34,564 (45.94%)75,236
Sawah Besar22,935 (37.59%)38,073 (62.41%)61,008
Menteng22,984 (54.97%)18,830 (45.03%)41,814
Senen29,883 (51.57%)28,069 (48.43%)57,952
Johar Baru34,792 (53.89%)29,765 (46.11%)64,557
Gambir22,331 (46.68%)25,509 (53.32%)47,840
Kemayoran54,130 (47.85%)58,989 (52.15%)113,119
Total249,427 (49.30%)256,529 (50.70%)505,956
Jakarta Timur[10]
Pulo Gadung59,161 (43.48%)76,894 (56.52%)136,055
Cipayung54,587 (50.47%)53,578 (49.53%)108,165
Cakung102,388 (48.55%)108,514 (51.45%)210,902
Kramat Jati65,330 (50.76%)63,382 (49.24%)128,712
Matraman42,867 (50.08%)42,737 (49.92%)85,604
Ciracas52,182 (42.29%)71,220 (57.71%)123,402
Jatinegara72,977 (49.68%)73,924 (50.32%)146,901
Duren Sawit84,139 (45.12%)102,356 (54.88%)186,495
Pasar Rebo38,452 (42.74%)51,525 (57.26%)89,977
Makasar39,283 (43.47%)51,090 (56.53%)90,373
Total611,366 (46.79%)695,220 (53.21%)1,306,586
Jakarta Selatan[11]
Setiabudi27,146 (51.21%)25,866 (48.79%)53,012
Pancoran40,594 (55.22%)32,922 (44.78%)73,516
Mampang38,614 (54.59%)32,119 (45.41%)70,733
Pesanggrahan43,566 (42.98%)57,803 (57.02%)101,369
Kebayoran Baru29,748 (42.21%)40,720 (57.79%)70,468
Tebet58,274 (52.55%)52,609 (47.45%)110,883
Pasar Minggu65,732 (48.18%)70,703 (51.82%)136,435
Kebayoran Lama58,644 (43.05%)77,577 (56.95%)136,221
Jagakarsa72,649 (52.68%)65,255 (47.32%)137,904
Cilandak41,775 (44.70%)51,683 (55.30%)93,458
Total476,742 (48.45%)507,257 (51.55%)983,999
Jakarta Utara[12]
Cilincing85,266 (52.72%)76,463 (47.28%)161,729
Penjaringan38,340 (29.87%)90,007 (70.13%)128,347
Koja68,068 (49.90%)68,328 (50.10%)136,396
Pademangan24,572 (34.66%)46,318 (65.34%)70,890
Tanjung Priok67,669 (38.81%)106,669 (61.19%)174,338
Kelapa Gading16,273 (26.59%)44,929 (73.41%)61,202
Total300,188 (40.96%)432,714 (59.04%)732,902
Kepulauan Seribu[13]
Kep. Seribu Selatan3,475 (73.22%)1,271 (26.78%)4,746
Kep. Seribu Utara5,319 (73.61%)1,907 (26.39%)7,226
Total8,794 (73.45%)3,178 (26.55%)11,972

Galeri

Referensi

  1. ↑ "11 Juli 2012, Pemilu DKI Jakarta". Tempo.co. Tempo. 15 Desember 2011. Diakses tanggal 18 Maret 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Lewat Twitter, Anas Umumkan Pasangan Foke-Nachrowi". Tempo.co. Tempo. 19 Maret 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-06. Diakses tanggal 19 Maret 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Koalisi Alex-Nono Terancam Pecah". Tempo.co. Tempo. 14 Maret 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-11. Diakses tanggal 18 Maret 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2012-2017 -- RenumerasiPNS.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-24. Diakses tanggal 2012-06-03.
  5. ↑ Bakanekobaka (Sabtu, 28 Juli 2012). "BakaNekoBaka: Pilgub DKI Jakarta Putaran I". BakaNekoBaka. Diakses tanggal 2019-03-29.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ Hasil Pilkada DKI akan diumumkan 20 Juli
  7. ↑ Diarsipkan 2014-04-13 di Wayback Machine Detik
  8. ↑ Jakbar
  9. ↑ Jakpus
  10. ↑ Jaktim
  11. ↑ Kep. Seribu
  12. ↑ Jakut
  13. ↑ Kep. Seribu

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik pemilihan umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

2002
2007
2012
2017
2020
2024
2031
  • calon belum ditetapkan
nama yang ditebalkan adalah calon terpilih dari setiap siklus pemilihan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan