Minggu, 11 Oktober 2026
12:13 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Abdillah Toha

Abdillah Toha

Indonesian politician

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Abdillah Toha" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Abdillah Toha
250px-Abdillah_Toha%2C_medcom_id%2C_00.09.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Abdillah Toha saat menjadi pembicara pada acara Highlight Primetime News di Medcom.id
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 2004 –30 September 2009
Daerah pemilihanBanten II
Informasi pribadi
Lahir(1942-04-29)29 April 1942
Meninggal26 Mei 2026(2026-05-26) (umur 84)
Partai politikPAN
Suami/istriNing Salma
Anak3
AlmamaterUniversitas Western Australia

Abdillah Toha (29 April 1942 – 26 Mei 2026) adalah seorang politikus dan birokrat Indonesia. Ia merupakan penasihat Wakil Presiden Indonesia dari 2009 hingga 2014 bidang Telaah Strategi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari 2004 hingga 2009 mewakili daerah pemilihan Banten II. Abdillah merupakan kader serta salah satu pendiri Partai Amanat Nasional.

Pendidikan

Pendidikan terakhirnya sarjana jurusan perdagangan (Commerce) dan lulus dengan First Class Honors serta meraih J A Wood Memorial Award pada Fakultas Ekonomi dan Perdagangan, Universitas Western Australia, bersamaan dengan Wakil Presiden Boediono, yang lulus pada jurusan ekonomi di universitas yang sama pada tahun 1966. Seusai studinya, Abdillah mengajar mata pelajaran Operations Research dan melakukan riset marketing di fakultas yang sama. Abdilah juga merupakan alumnus Asia Pacific Center for Security Studies (APC-SS), Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Politik

Pada tahun 1998, saat terjadi gerakan reformasi dan setelah turunnya Presiden Soeharto, bersama dengan Amien Rais, Abdillah mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN), dan menjadi salah seorang formatir pertama dan ketua DPP PAN.

Sebagai anggota DPR, Abdillah duduk di Komisi I DPR dan Ketua Fraksi PAN. Saat itu juga dia menjabat sebagai ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dan Vice President Executive Committee dari Inter-Parliamentary Union (IPU) yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.

Karier

Dalam bidang usaha, Abdillah bergerak dalam bidang penerbitan sebagai Komisaris Utama Kelompok Penerbit Mizan, dan dalam bidang property, trading dan financial consultancy sebagai Direktur Utama Baraka Group.

Pengalaman kerja sebelumnya termasuk Assistant Manager Bank of America, Managing Director Touche Ross Indonesia, Chief Executive Officer (CEO) Jan Darmadi Corporation, President Direktur Investrade Group, dan Managing Director Setdco Group. Pengalaman organisasi termasuk pengurus PII, pengurus HMI, pengurus ICMI, pengurus Ikatan Financial Executive Indonesia (IFEI), ketua Australia Indonesia Association, dan pendiri serta anggota Dewan Pembina Yayasan Paramadina.

Di luar itu, kini ia juga menjabat sebagai Executive Director Institute for Socio-Economic and Political Studies (In-SEP), Pendiri dan pengurus kelompok Pusat Pengembangan Agrobisnis, serta pendiri dan dewan pembina Yayasan Rumah Sakit Mata AINI.

Abdillah menulis banyak tulisan kolom di media masa cetak dan digital dan buku dengan judul “Buat Apa Beragama?” berisi berbagai pandangannya tentang pemahaman yang benar tentang Islam.

Kehidupan pribadi

Abdillah Toha menikah dengan Ning Salma dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Riza, Karima, dan Nadia.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi anggota DPR Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan