Rabu, 14 Oktober 2026
07:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Operasi Arc Light

Bagikan:
Pertempuran militer selama Perang Vietnam
Guerrilla phase

American intervention 1965

1966

1967

Serangan Tet dan pascanya

Vietnamization 1969–71

Easter Offensive (1972)

Post-Paris Peace Accords (1973–1974)

Spring 1975

Air operations

Naval operations

Operasi Arclight berlangsung pada tahun 1965 hingga 1973 di Vietnam dengan dalih menghancurkan basis tentara Vietnam Utara serta jalur suplai mereka. Operasi ini merupakan operasi pengeboman lewat udara dengan sebagian besar menggunakan pesawat pembom Boeing B-52 Stratofortress.

Sebelumnya, pada tahun 1964, intelejen Amerika Serikat mendeteksi unit-unit pasukan Vietnam Utara yang beroperasi di Republik Vietnam (Vietnam Selatan) Amerika Serikat kemudian mencari cara untuk melawan pasukan Vietnam Utara tersebut, akhirnya ada usulan bahwa terdapat konsep operasi militer yang bersandar pada kekuatan dan mobilitas udara.

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, banyak negara yang mulai mengadopsi peran pesawat pengebom berat dalam kekuatan militer mereka, tak terkecuali Amerika Serikat. Angkatan Udara Amerika Serikat menyadari bahwa medan yang ada di Asia Tenggara yang kurang lebih adalah hutan cocok untuk persembunyian markas musuh. Oleh karena itu, Angkatan Udara Amerika Serikat membutuhkan alat tempur strategis yang mempunyai daya ledak yang tinggi dan dipilihlah pesawat pembom B-52 dalam menjalankan operasi-operasi di wilayah Asia Tenggara.

18 Juni 1965, sebanyak 27 pesawat pembom berangkat dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen menuju markas Vietnam Utara, dalam misi ini Amerika Serikat kehilangan 3 pesawat pembomnya. Operasi Arc Light sementara dihentikan ketika terdapat gencatan senjata dan dilanjutkan kembali pada 1972 ketika Presiden Amerika Serikat Richard Nixon memerintahkan pengeboman terhadap Vietnam Utara.

Operasi Arc Light berakhir pada 15 Agustus 1973. Selama operasi ini berlangsung, Amerika Serikat kehilangan 31 pesawat B-52.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan