Selasa, 13 Oktober 2026
01:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Nalorfin

Nalorfin

senyawa kimia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2024)
Nalorfin
250px-Nalorphine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangLethidrone, Nalline
Nama lainN-Alilnormorfin
AHFS/Drugs.comInternational Drug Names
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Pengenal
  • 17-alil-7,8-didehidro-4,5α-epoksimorfinan-3,6α-diol
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.497 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC19H21NO3
Massa molar311,38 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • O[C@H]2\C=C/[C@H]5[C@@H]4N(CC[C@@]51c3c(O[C@H]12)c(O)ccc3C4)C\C=C
  • InChI=1S/C19H21NO3/c1-2-8-20-9-7-19-12-4-6-15(22)18(19)23-17-14(21)5-3-11(16(17)19)10-13(12)20/h2-6,12-13,15,18,21-22H,1,7-10H2/t12-,13+,15-,18-,19-/m0/s1 checkY
  • Key:UIQMVEYFGZJHCZ-SSTWWWIQSA-N checkY
  (verify)

Nalorfin (INN, juga dikenal sebagai N-alilnormorfin) adalah campuran agonis-antagonis opioid dengan sifat antagonis opioid dan analgesik.[1] Obat ini diperkenalkan pada tahun 1954.[2] Obat ini digunakan sebagai antidot untuk membalikkan overdosis opioid, dan dalam uji tantangan untuk menentukan ketergantungan opioid.[3]

Nalorfin adalah antagonis opioid kedua yang diperkenalkan, didahului oleh nalodein (N-alilnorkodein) pada tahun 1915, dan diikuti oleh nalokson pada tahun 1960 dan naltrekson pada tahun 1963.[2] Karena aktivasi reseptor κ-opioid yang kuat, nalorfin menghasilkan efek samping seperti disforia, kecemasan, konfusi, dan halusinasi; sehingga tidak lagi digunakan secara medis.[1][2][4]

Farmakologi

Farmakodinamika

Nalorfin bekerja pada dua reseptor opioid, yakni pada reseptor μ-opioid (MOR) yang memiliki efek antagonis dan pada reseptor κ-opioid (KOR) (Ki = 1,6 nM; EC50 = 483 nM; Emax = 95%) yang memiliki karakteristik agonis parsial/agonis hampir penuh yang berkhasiat tinggi.[5]

Kimia

Analog

Nalorfin memiliki sejumlah analog termasuk nikonalorfin (analog nikomorfin), diasetilnalorfin (analog heroin), dihidronalorfin (dihidromorfin), dan sejumlah lainnya, serta sejumlah analog berbasis kodein.[6]

Sintesis

500px-Nalorphine_synthesis.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sintesis nalorfin:[7] prosedur yang diubah:[8][9][10]

Baru-baru ini, penggunaan etil kloroformat sebagai pengganti sianogen bromida untuk langkah demetilasi degradasi Von Braun menjadi jauh lebih umum. Lihat misalnya daftar feniltropana atau sintesis paroksetin untuk contoh lebih lanjut tentang hal ini.

Referensi

  1. 1 2 Glatt M (6 Desember 2012). The Dependence Phenomenon. Springer Science & Business Media. hlm. 121–. ISBN 978-94-011-7457-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Aggrawal A. APC Essentials of Forensic Medicine and Toxicology. Avichal Publishing Company. hlm. 554–. ISBN 978-81-7739-441-2.
  3. ↑ "Medicine: Drug Detector". Time. 24 Desember 1956. Diarsipkan dari asli tanggal Juli 26, 2005.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Satoskar RS, Rege N, Bhandarkar SD (27 Juli 2015). Pharmacology and Pharmacotherapeutics. Elsevier Health Sciences APAC. hlm. 166–. ISBN 978-81-312-4371-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Gharagozlou P, Hashemi E, DeLorey TM, Clark JD, Lameh J (Januari 2006). "Pharmacological profiles of opioid ligands at kappa opioid receptors". BMC Pharmacology. 6 (1): 3. doi:10.1186/1471-2210-6-3. PMC 1403760. PMID 16433932.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Casy AF, Parfitt RT (29 Juni 2013). Opioid Analgesics: Chemistry and Receptors. Springer Science & Business Media. ISBN 9781489905857 – via Google Books.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ McCawley EL, Hart ER, Marsh DF (Januari 1941). "The preparation of N-allylnormorphine". Journal of the American Chemical Society. 63 (1): 314. doi:10.1021/ja01846a504.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Weijlard J, Erickson AE (1942). "N-Allylnormorphine". Journal of the American Chemical Society. 64 (4): 869–870. doi:10.1021/ja01256a036.
  9. ↑ Hart ER, McCawley EL (November 1944). "The pharmacology of N-allylnormorphine as compared with morphine". Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics. 82 (3): 339–48.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ U.S. Patent 2.364.833 (1944); Weijlard, U.S. Patent 2.891.954 (1959 to Merck & Co.).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan