Senin, 21 September 2026
22:27 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Kodein

Kodein

senyawa kimia

Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua.
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Kodein
250px-Codein_-_Codeine.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Codeine_molecule_spacefill.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangCodicaf
Nama lain3-Metilmorfina
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa682065
Kategori
kehamilan
Potensi
ketergantungan
Tinggi
Rute
pemberian
Mulut, rektal, subkutan, intramuskular
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
BioavailabilitasMelalui mulut: ~90%
MetabolismeHati: CYP2D6 (menjadi morfin), CYP3A4 (menjadi norkodein), UGT2B7 (menjadi 3- dan 6-glukuronida kodein, norkodein, dan morfin)[1]
Onset aksi15–30 menit[2]
Waktu paruh eliminasi2,5–3 jam
Durasi aksi4–6 jam[2]
Pengenal
  • (5α,6α)-7,8-didehidro-4,5-epoksi-3-metoksi-17-metilmorfinan-6-ol
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.882 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC18H21NO3
Massa molar299.364 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • CN1CC[C@]23C4=C5C=CC(OC)=C4O[C@H]2[C@@H](O)C=C[C@H]3[C@H]1C5
  • InChI=1S/C18H21NO3/c1-19-8-7-18-11-4-5-13(20)17(18)22-16-14(21-2)6-3-10(15(16)18)9-12(11)19/h3-6,11-13,17, N
  • Key:OROGSEYTTFOCAN-DNJOTXNNSA-N checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Kodeina atau kodein (bahasa Inggris:codeine, methylmorphine) ialah asam opiat alkaloid yang dijumpai di dalam candu dalam konsentrasi antara 0,7% dan 2,5%. Kebanyakan kodein yang digunakan di Amerika Serikat diproses dari morfin melalui proses metilasi.

Kodein yang terkonsumsi akan teraktivasi oleh enzim CYP2D6[3] di dalam hati[4] menjadi morfin, sebelum mengalami proses glukuronidasi, sebuah mekanisme detoksifikasi bagi xenobiotik.[5]

Bagaimanapun, morfin tersebut tidak dapat digunakan, mengingat 90% kodein yang ada akan dieliminasi dalam usus halus sebelum berhasil memasuki peredaran darah. Oleh karena itu, kodein seolah-olah tidak berpengaruh atas penggunanya, tetapi efek samping seperti analgesia, sedasi, dan penekanan pernapasan masih terasa.

Kodein digunakan sebagai pereda nyeri ringan. Kodein dibuat dalam bentuk pil atau cairan dan bisa diambil baik secara sendirian atau gabungan dengan kafeina, aspirin, asetaminofen, atau ibuprofen. Kodein sangat berperan untuk meredakan batuk.

Seperti semua jenis opioid, penggunaan kodein terus-menerus dapat mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan psikologi. Sebuah kelompok yang bernama Codeine Free Diarsipkan 2010-05-01 di Wayback Machine. didirikan untuk membantu mereka yang mengalami ketergantungan pada kodein.

Kodein merupakan obat yang paling banyak digunakan dalam perawatan kesehatan.

Rujukan

  1. Shen H, He MM, Liu H, et al. (Agustus 2007). "Comparative metabolic capabilities and inhibitory profiles of CYP2D6.1, CYP2D6.10, and CYP2D6.17". Drug Metab. Dispos. 35 (8): 1292–300. doi:10.1124/dmd.107.015354. PMID 17470523.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Codeine". The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Januari 2016. Diakses tanggal 5 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. (Inggris) "Codeine intoxication associated with ultrarapid CYP2D6 metabolism". Divisions of Surgical and Medical Intensive Care, Geneva University Hospital; Gasche Y, Daali Y, Fathi M, Chiappe A, Cottini S, Dayer P, Desmeules J. Diakses tanggal 2010-10-13.
  4. (Inggris) "Opioid Metabolism". Department of Anesthesiology, Albany Medical College, Howard S. Smith. Diakses tanggal 2010-10-13.
  5. (Inggris) "Disposition and metabolism of codeine after single and chronic doses in one poor and seven extensive metabolisers". Department of Clinical and Experimental Pharmacology, University of Adelaide, Department of Clinical Pharmacology, Royal Adelaide Hospital and 3School of Chemical Technology, South Australian Institute of Technology, Z. R. CHEN, A. A. SOMOGYI, G. REYNOLDS & F. BOCHNER. Diakses tanggal 2010-10-13.{{cite web}}: line feed karakter dalam |work= pada posisi 115

Lihat pula

Jenis-jenis obat analgesik yang lain ialah:

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan