Senin, 28 September 2026
10:38 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Nalokson

Nalokson

senyawa kimia

Artikel ini bukan mengenai Naltrekson.
Nalokson
250px-Naloxone.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Naloxone-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangNarcan, Nokoba, Evzio, dan lain-lain
Nama lainEN-1530; N-Allylnoroxymorphone; 17-Allyl-4,5α-epoxy-3,14-dihydroxymorphinan-6-one
AHFS/Drugs.commonograph
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Endotrakeal, intranasal, Infus, IM, intraoseus (IO)
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas2% (melalui mulut, absorpsi 90% tetapi mengalami efek lintas pertama yang tinggi) 50% (melalui intranasal atau hidung)
MetabolismeHati
Onset aksi2 menit (IV), 5 menit (IM)[2]
Waktu paruh eliminasi1–1,5 jam
Durasi aksi30–60 menit[2]
EkskresiUrin, empedu
Pengenal
  • (4R,4aS,7aR,12bS)-4a,9-dihydroxy-3-(prop-2-en-1-yl)-2,3,4,4a,5,6-hexahydro-1H-4,12-methano[1]benzofurano[3,2-e]isoquinolin-7(7aH)-one
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.006.697 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC19H21NO4
Massa molar327,38 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • O=C1[C@@H]2OC3=C(O)C=CC4=C3[C@@]2([C@]5(CC1)O)CCN(CC=C)[C@@H]5C4
  • InChI=1S/C19H21NO4/c1-2-8-20-9-7-18-15-11-3-4-12(21)16(15)24-17(18)13(22)5-6-19(18,23)14(20)10-11/h2-4,14,17,21,23H,1,5-10H2/t14-,17+,18+,19-/m1/s1 checkY
  • Key:UZHSEJADLWPNLE-GRGSLBFTSA-N checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Nalokson, atau yang juga dipasarkan dengan nama Narcan, Evzio, dan Suboxone,[2] adalah obat yang digunakan untuk menghalangi efek overdosis opioid yang biasanya dialami oleh pengonsumsi narkotika.[3] Obat ini termasuk dalam antagonis narkotika yang menghalangi efek narkotika di otak.[4] Nalokson termasuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia sebagai salah satu obat yang paling aman dan efektif yang diperlukan untuk sistem kesehatan.[5]

Penggunaan

Nalokson digunakan dalam penanganan depresi yang disebabkan oleh opioid dan pengobatan overdosis opioid akut. Pengobatan depresi tersebut termasuk depresi dalam sistem pernapasan yang disebabkan oleh opiat alami maupun sintetis.[2] Untuk kasus overdosis opioid, nalokson digunakan dalam keadaan darurat sebagai pertolongan pertama karena pasien membutuhkan bantuan medis yang cepat.[3]

Penggunaan nalokson dapat melalui oral (mulut), disajikan berupa pil. Nalokson dapat digunakan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan opioid, yaitu dengan mencampur opioid dan nalokson dalam satu pil yang sama. Selain itu, Nalokson juga dapat diberikan melalui infus dan suntikan. Jika melalui infus, efek nalokson akan bekerja setelah 2 menit, sementara jika melalui suntikan, efek nalokson akan bekerja setelah 5 menit.[2] Nalokson juga dapat diberikan melalui semprotan hidung.[6]

Referensi

  1. ↑ Melissa Davey (29 Januari 2016). "Selling opioid overdose antidote Naloxone over counter 'will save lives'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Desember 2016.
  2. 1 2 3 4 5 "Naloxone Hydrochloride" (dalam bahasa Inggris). The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Januari 2015. Diakses tanggal 20 Maret 2020.
  3. 1 2 "Obat Naloxone: Dosis & Indikasi untuk Anak dan Dewasa" (dalam bahasa Indonesia). Dokter Sehat. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-20. Diakses tanggal 20 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Lika Aprilia Samiadi. "Naloxone" (dalam bahasa Indonesia). Hello Sehat. Diakses tanggal 20 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
  6. ↑ Roberts, James R. (2014). Roberts and Hedges' clinical procedures in emergency medicine (Edisi 6). London: Elsevier Health Sciences. hlm. 476. ISBN 9781455748594. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan