Rabu, 14 Oktober 2026
06:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Muda Mahendrawan

Muda Mahendrawan

politisi Indonesia

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini ditulis menyerupai sebuah rilis pers atau berita dan tergantung pada liputan jurnalistik atau sensasionalisme. Harap mengembangkan artikel ini dengan sumber yang tepercaya untuk memenuhi pedoman gaya Wikipedia.
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
60px-Unbalanced_scales.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Netralitas artikel ini dipertanyakan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Jangan hapus pesan ini sampai kondisi untuk melakukannya terpenuhi. (Desember 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Muda Mahendrawan
250px-Bupati_Kubu_Raya_Muda_Mahendrawan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bupati Kubu Rayake-1
Masa jabatan
17 Februari 2019 –17 Febuari 2024
PresidenJoko Widodo
GubernurSutarmidji
WakilSujiwo
Masa jabatan
17 Februari 2009 –17 Februari 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurCornelis
WakilAndreas Muhrotein
PendahuluKamaruzzaman (Pj.)
PenggantiRusman Ali
Informasi pribadi
Lahir17 Agustus 1970 (umur 56)
Pontianak, Indonesia
Partai politikIndependen
Suami/istriRosalina Muda Mahendrawan[1]

Riwayat Hidup

Kehidupan awal

Muda Mahendrawan adalah anak kelima[2] yang dilahirkan di Pontianak, 17 Agustus 1970 dari pasangan Muhammad Akil dan Puspitawati Muhammad Akil. Ayahnya, Muhammad Akil adalah seorang rektor Universitas Tanjungpura. Sejak menginjak bangku kuliah, dia sudah aktif di berbagai kegiatan yang ada di perguruan tinggi tersebut.[1]

Bupati Kubu Raya

Muda Mahendrawan menjadi Bupati Kubu Raya setelah mengikuti pemilukada 2008 dari jalur independen. Dia menggandeng Andreas Muhrotein.[3] Kubu Raya sendiri merupakan wilayah pemekaran Kabupaten Pontianak pada 2007.[4] Pada masa-masa awal kepemimpinannya, Muda Mahendrawan melakukan gebrakan di luar perkiraan orang banyak; jatah kendaraan operasional berupa mobil Toyota jenis Camry ditolaknya. Pengalihan dana dari pembelian kendaraan tersebut, menurutnya direncanakan buat menunjang kerja pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan oleh para guru, kepala desa, bidan desa serta para penyuluh-penyuluh pertanian di desa-desa.[1][2]

Selain itu, Muda mencanangkan PNS Kubu Raya wajib membeli beras petani Kubu Raya 2010 mendatang dan program mekanisasi di sektor Pertanian dengan program pembelian handtractor.[1] Selama hampir 5 tahun kepemimpinannya, dia tidak pernah sekalipun di rumah dinas. Muda mendapatkan dana sebesar Rp 11 miliar guna membangun rumah dinas. Namun, dia menolak pembangunan itu. Muda pun membatalkan pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati masing-masing senilai Rp 1 miliar. Dia beralasan "Cuma takut kalau saya terima, pejabat lain di daerah ini minta ganti mobil dan rumah dinas juga."[4]

Di bawah kepemimpinannya, dia mengusahakan e-KTP yang penuh manfaat. Dalam waktu tiga bulan pihaknya akan berusaha secara maksimal untuk menyukseskan program ini. Apalagi dengan adanya e-KTP ini, dapat mempermudah program pemerintah karena dapat diketahui usia, jumlah penduduk dan jumlah kemiskinan. Pelayan kesehatan dan pembagian raskin menurutnya akan lebih cepat diusahakan.[5]

Pada Juni 2013, Forum Pemerhati Kabupaten Kubu Raya (FPK2R) melakukan aksi damai dan meminta KPK mengusut keterlibatan Bupati Kubu Raya Muda Hendrawan, dalam beberapa dugaan kasus korupsi. Kasusnya adalah kasus koperasi pegawai negeri, kasus pengalihan hutan lindung, kasus penerimaan PNS 2010, dan kasus pengadaan seragam sekolah se-Kabupaten Kubu Raya.[6]

Mencalonkan kembali sebagai bupati

Dalam Pilkada Kubu Raya 2013, ia kembali mencalonakn diri sebagai bupati Kabupaten Kubu Raya. Ia mendapat dukungan dari Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.[3][7] Kepastian baru terjawab di mana Muda Mahendrawan kembali menggunakan jalur independen dan menggandeng Suharjo Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya sebagai wakilnya pada 22 April 2013.[8]

Kehidupan pribadi

Muda Mahendrawan bertempat tinggal di Jl. Tanjung Sari No.169, Pontianak. Istrinya bernama Rosalina Muda Mahendrawan dan mempunyai sepasang anak kembar perempuan dan seorang anak laki-laki.Rumahnya merupakan rumah komplek universitas, warisan dari orangtuanya.[4] Ia juga dikenal sebagai cucu dari pahlawan Pertempuran Kotabaru Yogyakarta I Dewa Nyoman Oka.[9]

Penghargaan

Pada tahun 2012, Muda Mahendrawan masuk pilihan Majalah Tempo sebagai salah satu dari ketujuh Kepala Daerah pilihan. Bupati pilihan lain adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, Bupati Wonosobo Abdul Kholiq Arif, Wali Kota Banjar Herman Sutrisno, Wali Kota Sawahlunto Amran Nur, dan Bupati Keerom Yusuf Wally.[10]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan". Apkasi. 13 Agustus 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Desyana, Cornila (11 Desember 2012). "Bupati Kubu Raya Pilih di Rumah daripada ke Kantor". Tempo.co. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.
  3. 1 2 Handoko, Agustinus. Mulyadi, Agus (ed.). "Didukung Menhut, Muda Mahendrawan Senyum-senyum". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-19. Diakses tanggal 2013-07-21.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  4. 1 2 3 Desyana, Cornila (11 Desember 2012). "Bupati Kubu Raya Coret Dana Rumah Dinas". Tempo.co. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.
  5. ↑ "Penuh Manfaat, Sukseskan E-KTP". Harian Rakyat Kalbar. 3 Oktober 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.
  6. ↑ Arief (21 Juni 2013). "KPK Didesak Periksa Bupati Kubu Raya". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  7. ↑ Handoko, Agustinus (4 April 2013). Ksp, Robert Adhi (ed.). "Muda Mahendrawan Maju Lagi Melalui Perseorangan". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-07-21. Diakses tanggal 2013-07-21.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Andreas (23 April 2013). "Kembali Gunakan Jalur Independen". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-25. Diakses tanggal 23 Juli 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Taufiq. "Perjuangan Polisi Dewa Nyoman Oka, Sumber Inspirasi Bupati Kubu Raya | kagama.co | Majalah Kagama Online | Halaman 3". Diakses tanggal 2021-09-13.
  10. ↑ Syahrul (12 Februari 2013). "Muda Mahendrawan, Bukan Bupati Biasa". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-21. Diakses tanggal 22 Juli 2013.
Bupati
60px-Coat_of_arms_of_West_Kalimantan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wali Kota
Wakil Bupati
Wakil Wali Kota
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Bupati di Indonesia berdasarkan provinsi
Aceh
Lambang Kemendagri
Bali
Banten
Bengkulu
Gorontalo
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Jambi
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Lampung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Daerah Istimewa Yogyakarta
Terakhir diperbarui: 27 Juni 2026
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan