Minggu, 20 September 2026
23:56 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Morfometri

Morfometri

500px-Confuciusornithidae_sizes.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ukuran genera pada famili burung punah Confuciusornithidae, dibandingkan dengan manusia (tinggi 1.75 m). A. Changchengornis, Bedasarkan holotipenya.[1] B. Confuciusornis. bedasarkan spesiemen dengan ukuran yang serupa.[2] C. Eoconfuciusornis. Bedasarkan holotipe IVPP V11977.[3][4]

Morfometri (dari Bahasa Yunani μορϕή morphe, "wujud", dan -μετρία metria, "pengukuran" adalah analisis pengukuran kuantitatif bentuk dan ukuran.[5][6] Analisis morfometrik biasanya dilaksanakan pada organisme dan berguna untuk menganalisis catatan fosil, dampak mutasi pada wujud, perubahan perkembangkan pada bentuk, kovarian antara faktor dan bentuk ekologis, serta untuk memperkirakan bentuk parameter kuantitatif-genetik. Morfometri juga dapat digunakan untuk mengukur ciri yang signifikan secara evolusioner dengan mendeteksi perubahan pada bentuk, dapat menentukan sesuatu mengenai hubungan ontogeni, fungsi atau evolusionernya. Tujuan utama morfometri adalah untuk menguji hipotesis mengenai faktor yang memengaruhi bentuk secara statistik.

Referensi

  1. Chiappe, L.M.; et al. (1999). "A new Late Mesozoic Confuciusornithid Bird from China" (PDF). Journal of Vertebrate Paleontology. 19 (1): 1–7. Bibcode:1999JVPal..19....1Q. doi:10.1080/02724634.1999.10011117.[pranala nonaktif permanen]
  2. Norell, M.A.; et al. (1999). "Anatomy and systematics of the Confuciusornithidae (Theropoda: Aves) from the late Mesozoic of northeastern China" (PDF). Bulletin of the American Museum of Natural History. 242: 10. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-11-19. Diakses tanggal 2013-03-02.
  3. Benton, M.J.; et al. (2008). "A primitive confuciusornithid bird from China and its implications for early avian flight". Science in China Series D: Earth Sciences. 51 (5): 625–639. Bibcode:2008ScChD..51..625Z. doi:10.1007/s11430-008-0050-3. S2CID 84157320.
  4. Chiappe, L.M.; et al. (2008). "Life history of a basal bird: morphometrics of the Early Cretaceous Confuciusornis". Biology Letters. 4 (6): 719–723. doi:10.1098/rsbl.2008.0409. PMC 2614169. PMID 18832054.
  5. "Arti kata morfometri - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2024-04-27.
  6. Anggraini, Mesi; Muslim, Choirul; Kamilah, Santi Nurul (2020-10-25). "MORFOMETRI KEPALA DAN WAJAH PADA MASYARAKAT SUKU BALI DI DESA SURO BALI KECAMATAN UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG PROVINSI BENGKULU". Konservasi Hayati (dalam bahasa Inggris). 16 (2): 71–76. doi:10.33369/hayati.v16i2.12448. ISSN 2722-1113.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan