Minggu, 20 September 2026
17:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Malkhus

Malkhus

250px-The_capture_of_Christ_mg_1674.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peristiwa Petrus memotong telinga Malkhus saat Yesus ditangkap di Taman Getsemane (circa 1520, Musée des Beaux-Arts de Dijon).

Malkhus adalah nama seorang yang dicatat dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen sebagai hamba imam kepala, bagian dari orang-orang yang menangkap Yesus Kristus di taman Getsemani beberapa jam sebelum Yesus disalibkan.[1] Dalam peristiwa itu, Petrus marah karena Yesus akan ditangkap oleh kelompok bersenjata.[1][2] Petrus mengayunkan pedangnya dan mengenai telinga kanan Malkhus, sehingga telinga itu terlepas dari kepalanya.[2] Namun Yesus justru melarang Petrus untuk membela-Nya dengan pedang yang menjadi simbol kekerasan.[1] Yesus justru melakukan mujizat dengan menyambung telinga Malkhus dengan cara yang ajaib.[1] Kisah pemotongan telinga ini terdapat dalam keempat Injil, yaitu Injil Sinoptik -- Injil Matius,[3] Injil Markus,[4] dan Injil Lukas,[5]—serta Injil Yohanes, satu-satunya yang menyebut nama Malkhus.[1][2][6]

Pesan dari peristiwa ini, dapat diartikan bahwa Yesus adalah orang yang anti kekerasan, sekalipun untuk membela diri-Nya.[2] Yesus ingin memberikan teladan, bahwa kekerasan hanya akan membawa dampak buruk pada kehidupan manusia.[2] Yesus, menurut Yohanes, tidak membutuhkan pertolongan Petrus, selain Yesus menentang tindak kekerasan, Ia sadar bahwa peristiwa sengsara-Nya memang harus dia tempuh dengan sukarela.[2] Yesus bahkan menghadapi semuanya tanpa perlawanan, tanpa membuka mulut, seperti yang dicatat di kitab-kitab Injil menggenapi nubuat nabi Yesaya.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Bolkestein, Kerajaan yang Terselubung: ulasan atas Injil MarkusJakarta: BPK Gunung Mulia.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia)Michael Crosby., Apakah Engkau Mengasihi Aku? Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008
  3. Matius 26:73
  4. Markus 14:70
  5. Lukas 22:59
  6. Yohanes 18:10

Lihat pula

Yesus Kristus
Injil
Individu
Kelompok
Para rasul
Kisah Para Rasul
Orang Romawi dan
Keluarga Herodes
Injil
Kisah Para Rasul
Surat-surat
Wahyu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan