Minggu, 20 September 2026
09:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Diotrefes

Diotrefes adalah seorang tokoh yang disebutkan dalah Surat Yohanes yang Ketiga (ayat 9–11). Namanya memiliki arti "dipelihara oleh Yupiter". Raymond E. Brown menyatakan "Diotrefes bukanlah nama umum."[1]

Selain ambisius, congkak, tak menghormati otoritas apostolik, pemberontak dan tak santun, penulis surat tersebut menyatakan bahwa Diotrefes berniat untuk menghalangi orang-orang yang ingin menunjukkan kesantunan kepada para saudara dan mengusir mereka dari persekutuan. Surat tersebut tak menyebutkan lokasi dari gereja Diotrefes. Terdapat perdebatan soal apakah antipati yang disebutkan dalam 3 Yohanes berdasarkan pada "sengketa teologi, pertikaian otoritas gerejawi yang bersaing, ketidaksepakatan soal tanggung jawab keuangan atas misi, atau kebencian pribadi".[2]

Adolf von Harnack memandang bahwa Diotrefes adalah uskup monarkial terawal yang namanya dilestarikan.[3]

Pasal Alkitab

1:9 Aku telah menulis sedikit kepada jemaat, tetapi Diotrefes yang ingin menjadi orang terkemuka di antara mereka, tidak mau mengakui kami. 1:10 Karena itu, apabila aku datang, aku akan meminta perhatian atas segala perbuatan yang telah dilakukannya, sebab ia meleter melontarkan kata-kata yang kasar terhadap kami; dan belum merasa puas dengan itu, ia sendiri bukan saja tidak mau menerima saudara-saudara yang datang, tetapi juga mencegah orang-orang, yang mau menerima mereka dan mengucilkan orang-orang itu dari jemaat. 1:11 Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.

Catatan

  1. Raymond E. Brown, An Introduction to the New Testament (New York: Doubleday, 1997), p. 403
  2. Margaret M. Mitchell, "'Diotrephes Does Not Receive Us;: The Lexicographical and Social Context of 3 John 9-10," Journal of Biblical Literature 117.2 (1998:299-320), with bibliography of the conflict on each possible arena of the conflict
  3. Harnack, "Über den dritten Johannesbrief" (series Texte und Untersuchungen zur Geschichte der altchristlichen Literatur) 15.3 (Leipzig 1897:3-27).
Yesus Kristus
Injil
Individu
Kelompok
Para rasul
Kisah Para Rasul
Orang Romawi dan
Keluarga Herodes
Injil
Kisah Para Rasul
Surat-surat
Wahyu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan