Minggu, 20 September 2026
17:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

MPEG-21

Standar MPEG-21, dari Moving Picture Experts Group, membidik kerangka kerja terbuka untuk aplikasi multimedia. MPEG-21 diratifikasikan dalam standar ISO/IEC 21000 - Multimedia framework (MPEG-21).[1][2][3][4]

Dasar MPEG-21 berasal dari dua konsep penting: definisi dari Benda Digital (Digital Item) dan pengguna yang berinteraksi dengan Benda Digital.

Benda Digital diperhitungkan sebagai inti dari Kerangka Kerja Multimedia dan pengguna dianggap sebagai orang yang berinteraksi dengan mereka di dalam Kerangka Kerja Multimedia. Pada tingkat dasar ini, MPEG-21 menyediakan sebuah kerangka kerja yang pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain, dan objek interaksi itu adalah sebuah Benda Digital. Oleh sebab itu, tujuan utama MPEG-21 adalah untuk memberikan gambaran teknologi yang diperlukan untuk mendukung pengguna untuk saling bertukar, mengakses, menggunakan, menjual, atau memanipulasi Benda Digital itu dalam cara yang transparan dan efisien.

Referensi

  1. "ISO/IEC TR 21000-1:2001 - Information technology -- Multimedia framework (MPEG-21) -- Part 1: Vision, Technologies and Strategy". ISO (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "ISO/IEC 21000-2:2003 - Information technology -- Multimedia framework (MPEG-21) -- Part 2: Digital Item Declaration". ISO (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. "ISO/IEC 21000-3:2003 - Information technology -- Multimedia framework (MPEG-21) -- Part 3: Digital Item Identification". ISO (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. "MPEG Home Page". mpeg.chiariglione.org (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 8 Juli 2008. Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Standar ISO menurut nomor standar
1–9999
10000–19999
20000+
Kategori
Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan