Minggu, 20 September 2026
15:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Web Content Accessibility Guidelines

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Web Content Accesibility Guideliness (WCAG) adalah pedoman aksesibilitas suatu web; bagian dari World Wide Web Consortium (W3C).

Tujuan hadirnya dokumen WCAG adalah menyediakan standar aksesibilitas konten digital yang mempertemukan kebutuhan individu, organisasi, maupun pemerintah secara internasional.

Dokumen ini menjelaskan bagaimana cara mendesain sebuah konten website lebih aksesibel bagi kelompok disabilitas. Konten web yang dimaksud ialah segala bentuk informasi dalam suatu laman atau suatu aplikasi, yang berisi:

  1. Informasi natural seperti teks, suara, dan gambar
  2. Kode atau markup struktur, presentasi, dan sebagainya.

Dokumen WCAG terdiri dari, WCAG 2.0 (dipublikasikan pada 11 Desember 2008), WCAG 2.1 (dipublikasikan 5 Juni 2018), dan WCAG 2.2 (dipublikasikan pada 2021).

WCAG 2.1

WCAG 2.1 fokus pada bagaimana membuat aksesibilitas konten makin luas, terutama bagi kelompok disabilitas. Panduan ini menyasar aspek konten desktop, laptop, perangkat HP, dan tablet.

Salah satu prinsip yang muncul dalam WCAG 2.1 berkaitan dengan aksesibilitas konten, termasuk konten jurnalistik bagi kelompok disabilitas ialah POUR.

  • Perceivable= informasi dan kontrol elemen interaktif harus ditampilkan dengan cara yang dapat "mereka" rasakan.
  • Operable= semua kontrol dan elemen interaktif harus dapat digunakan.
  • Understandable= konten dan kontrol elemen interaktif harus jelas dan tidak menyebabkan ambiguitas maupun kebingungan.
  • Robust= konten dapat diinterpretasikan dalam berbagai perangkat lunak, termasuk dengan teknologi khusus disabilitas.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan