Minggu, 20 September 2026
09:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Lipatan (geologi)

Lipatan (geologi)

Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya. (Januari 2016)
330px-Folded_gyprock.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lipatan berbelit di batuan Perem di New Mexico, Amerika Serikat

Dalam geologi struktural, lipatan adalah tumpukan permukaan yang awalnya datar, misalnya lapisan sedimen, yang dibengkokkan atau dilengkungkan ("dilipat") selama deformasi permanen. Lipatan pada batuan memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari kerutan mikroskopis hingga lipatan sebesar gunung. Lipatan-lipatan tersebut terjadi sebagai lipatan tunggal yang terisolasi atau dalam serangkaian periodik (dikenal sebagai rangkaian lipatan). Lipatan sintedimen adalah lipatan yang terbentuk selama pengendapan sedimen.

Lipatan ini terbentuk dibawah kondisi tekanan, tekanan pori, dan gradien temperatur yang bervariasi, yang dibuktikan dengan keberadaannya di sedimen lunak, spektrum penuh batuan metamorf, dan bahkan sebagai struktur aliran primer di beberapa batuan beku. Sekumpulan lipatan yang tersebar dalam skala regional yang kemudian membentuk sabuk lipatan, sebuah fitur umum dari zona orogenik. Pada umumnya, Lipatan terbentuk dari pemendekan lapisan yang ada, tetapi lipatan juga dapat terbentuk sebagai akibat dari perpindahan pada sesar non-planar (lipatan tikungan sesar), di ujung sesar yang menjalar (lipatan perambatan sesar), oleh pemadatan diferensial atau karena efek intrusi batuan beku tingkat tinggi, misalnya di atas lakolit.

Lipatan adalah suatu undulasi atau bentuk suatu gelombang pada permukaan batuan yang membentuk suatu penekuan. Lipatan merupakan struktur geologi yang terbentuk akibat adanya deformasi yang mengenai batuan. Apabila pelipatan itu membentuk busur maka disebut sebagai antiklin atau antiform. Namun apabila pelipatan itu membentuk palung maka disebut sebagai limb atau synform.

Terminologi Lipatan

250px-Flank_%26_hinge.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur lipatan.

Berikut adalah beberapa terminologi lipatan:

  • Hinge (pelengkungan maksimum pada suatu lipatan)
  • Crest (bagian paling tinggi dari suatu lipatan)
  • Trough (bagian paling rendah dari suatu lipatan)
  • Hinge line atau axial line (garis yang menghubungkan beberapa hinge lapisan).
  • Hinge plane atau axial plane (bidang yang menghubungkan semua hinge).
  • Crest line (garis yang melewati semua crest).
  • Trough (garis yang melewati semua trough).
  • Core (pusat pelengkungan pada suatu lipatan).
  • Infelction (garis tengah suatu lipatan).

Klasifikasi Lipatan oleh Billings (1986)

Secara umum, Billings mengklasifikasikan lipatan berdasarkan beberapa ketentuan berikut:

Berdasarkan bentuk penampang tegak

  • Symmetry fold merupakan lipatan di mana axial planenya vertikal.
  • Asymmetry fold merupakan lipatan di mana axial planenya berbentuk condong.
  • Overturned fold merupakan lipatan di mana axial planenya condong dan kedua sayapnya miring ke arah yang sama pada sudut yang berbeda.
  • Recumbent fold merupakan lipatan di mana axial planenya horizontal.
  • Vertical isoclinal fold merupakan lipatan di mana axial planenya berbentuk vertikal.
  • Isoclined isoclinal fold merupakan lipatan di mana axial planenya condong.
  • Recumbent isoclinal fold merupakan lipatan di mana axial planenya berbentuk horizontal.
  • Chevron fold merupakan lipatan di mana hingenya tajam dan menyudut.
  • Box fold merupakan lipatan di mana crestnya luas dan datar.
  • Fan fold merupakan lipatan di mana sayapnya membalik.
  • Monocline merupakan lipatan di mana kemiringan lapisan secara lokal adalah terjal.
  • Structure terrace merupakan lipatan di mana kemiringan lapisan secara lokal dianggap horizontal.
  • Homocline merupakan lapisan yang miring dalam satu arah pada sudut yang relatif sama.

Berdasarkan intensitas pelipatan

  • Open fold ialah lipatan yang lapisannya tidak mengalami penebalan atau penipisan karena deformasi yang lemah.
  • Closed fold ialah lipatan yang lapisannya mengalami penebalan atau penipisan karena deformasi yang kuat.
  • Drag fold ialah lipatan kecil yang terbentuk pada sayap lipatan yang besar akibat pergeseran lapisan kompeten dengan lapisan tak kompeten.
  • En enchelon fold ialah beberapa lipatan yang sifatnya lokal dan saling tumpang tindih satu sama lain.
  • Culmination and depression ialah lipatan-lipatan yang menunjam pada arah yang berbeda, sehingga terjadi penaikkan dan penurunan.
  • Anticlinorium ialah antiklin mayor yang tersusun oleh beberapa lipatan yang lebih kecil.
  • Synclinorium ialah sinklin mayor yang tersusun oleh beberapa lipatan yang lebih kecil.

Berdasarkan sifat lipatan dan kedalaman

  • Similar fold yaitu lipatan yang tiap lapisannya lebih tipis (pada sayapnya) dan lebih tebal pada hingenya.
  • Parallel or concentric fold yaitu lipatan dengan anggapan bahwa ketebalan lapisan tidak berubah selama perlipatan.
  • Pierching or diaphiric fold yaitu lipatan di mana intinya yang aktif telah menerobos melalui batuan di atasnya yang lebih rapuh.
  • Supratenuous fold yaitu lipatan yang terbentuk akibat perbedaan kompaksi sedimen pada saat pengendapan yang terjadi di punggung bukit.
  • Disharmonic fold yaitu lipatan yang bentuknya tidak seragam antar lapisannya.

Berdasarkan kedudukan axial surface dan hinge line

  • Horizontal normal adalah lipatan di mana kedudukan axial surface vertikal dan hinge line horizontal.
  • Plunging normal adalah lipatan di mana kedudukan axial surface vertikal dan hinge line menunjam.
  • Horizontal inclined adalah lipatan di mana kedudukan axial surface miring dan hinge line horizontal.
  • Plunging inclined adalah lipatan di mana kedudukan axial surface miring dan hinge line menunjam, tetapi jurus axial plane miring terhadap sumbu lipatannya.
  • Reclined adalah lipatan di mana kedudukan axial surface miring dan hinge line menunjam, tetapi jurus axial plane tegak lurus terhadap sumbu lipatan.
  • Vertical fold adalah lipatan di mana kedudukan axial surface dan hinge line vertikal.
  • Recumbent fold adalah lipatan di mana kedudukan axial surface dan hinge line horizontal.

Referensi

  • Wilson, Gilbert., & Cosgrove. (1982). Introduction to Small Scale Geological Structures. Department of Geology, Imperial College of Science and Technology
Struktural
Vulkanis
Fluvial
Glasial
Denudasional/
Erosional
Marin
Solusional/
Karst
Aeolian
Antropogenik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan