
Kawah adalah bentuk lahan yang mencakup sebuah lubang atau cekungan pada permukaan suatu planet, umumnya disebabkan oleh tumbukan objek yang menghantam permukaan, yang menghasilkan kawah tumbukan, atau melalui aktivitas geologis pada permukaan planet, misalnya kawah gunung berapi. Secara tradisional kawah dideskripsikan sebagai: "lubang berbentuk mangkuk yang dibentuk oleh gunung berapi, ledakan, atau tumbukan meteorit". Di Bumi, kawah "umumnya merupakan hasil dari erupsi gunung berapi", sementara "kawah tumbukan meteorit lumrah dijumpai di Bulan, tetapi langka di Bumi".[1]
Sebuah artikel New Scientist tahun 1961 berspekulasi mengenai teori bahwa kawah di Bulan disebabkan oleh letusan gunung berapi, yang kini diketahui salah, menyebut bahwa "kawah yang disebabkan oleh vulkanism diberkati dengan keunggulan topografi dan mineralisasi yang tidak ditemukan pada kawah tumbukan".[2] Sebuah kawah dapat menjadi danau kawah bila kondisinya cocok[3][4].[5] Hal ini membutuhkan kawah yang memiliki dinding yang relatif rata dan padat, serta sumber air seperti banjir, hujan, salju, mata air, atau air tanah lainnya.
Referensi
- ↑ "Crater". Young People's Science Encyclopedia. 1978. hlm. 456.
- ↑ Green, Jack (1961-02-23). "Geology for the man on the Moon". New Scientist (dalam bahasa Inggris). Vol. 9, no. 223. hlm. 465. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-21. Diakses tanggal 2022-10-21.
- ↑ Scott, William Berryman (1922). Physiography: The Science of the Abode of Man. New York: P.F. Collier & Son. hlm. 101. OCLC 7015885.
- ↑ Science and Technology Encyclopedia. University of Chicago Press. 2000. hlm. 78, 131.
- ↑ John Arthur Thomson, Mountain and Moorland (1921), p. 33.