Senin, 09 November 2026
05:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Li Guang

Li Guang

Bagikan:
Untuk pemain sepak bola, lihat Li Guang (pemain sepak bola).
Li Guang
250px-%E5%86%A5%E5%B1%B1%E5%B0%84%E8%99%8E.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenderal dari Dinasti Han Barat
Lahir(Tidak diketahui)
Wafat119 SM
Nama
Hanzi tradisional李廣
Hanzi sederhana李广
PinyinLǐ Guǎng
Wade–GilesLi Kuang
Nama lain"Jenderal Terbang" (Hanzi sederhana: 飞将军; Hanzi tradisional: 飛將軍; Pinyin: Fēi Jiāngjūn; Wade–Giles: Fei Chiang-chün)
Ini adalah nama Tionghoa; marganya adalah Li.

Li Guang (meninggal pada 119 SM), lahir di Tianshui, Gansu, adalah seorang jenderal dari dinasti Han Barat. Berjuluk "Jenderal Terbang" oleh para musuh Xiongnu-nya, ia biasanya bertarung dalam kampanye-kampanye melawan suku bangsa Xiongnu di utara Han China.

Li Guang bunuh diri tak lama setelah Pertempuran Mobei pada tahun 119 SM. Ia disalahkan karena gagal tiba di medan perang tepat waktu (setelah tersesat di gurun), menciptakan celah dalam pengepungan dan memungkinkan pemimpin Xiongnu, Yizhixie, melarikan diri setelah konfrontasi antara Wei Qing dan pasukan utama Yizhixie, yang nyaris berhasil dikalahkan oleh pasukan Han. Menolak untuk menerima penghinaan pengadilan militer, Li Guang bunuh diri.

Li Guang adalah keturunan dari Laozi dan Li Xin serta leluhur dari para penguasa Liang Barat dan para kaisar dinasti Tang, keluarganya dikenal sebagai garis keturunan Longxi Li (隴西李氏).

Penilaian

Seperti Wei Qing dan Huo Qubing, Li Guang sangat peduli dan dihormati oleh pasukan yang dipimpinnya. Ia juga mendapatkan pujian dan kagum dari Kaisar Wen dari Han yang pernah berkata: "Jika ia lahir pada masa Kaisar Gaozu, ia dapat diberikan wilayah kekuasaan sebesar sepuluh ribu rumah tangga dengan mudah".

Namun, Li Guang memiliki sebuah reputasi buruk. Pada akhir karir militernya, Li Guang dihantui oleh beberapa insiden yang dapat dikatakan sebagai sebuah kutukan. Li Guang buta arah ketika disuruh mobilisasi pasukan. Di pertempuran, ia kerap kalah karena harus berperang melawan pasukan yang lebih besar. Meskipun ketenaran Li Guang menarik banyak perhatian musuh-musuhnya, kurangnya disiplin pasukan Li Guang dan kurangnya perencanaan strategis sering menempatkan dia dan resimennya dalam situasi yang sulit. Hal-hal ini, bersama dengan kenaifan politik Li Guang (seperti yang ditunjukkan dalam insiden Pangeran Liang), menggagalkan peluangnya untuk dipromosikan menjadi marquis, impian seumur hidupnya. Kaisar Wu dari Han yang percaya dengan takhayul mengenai Li Guang secara rahasia memerintahkan Wei Qing untuk tidak memberikan jabatan penting kepada Li Guang (seperti memimpin pasukan depan) karena "kesialan" Li Guang yang sangat tenar itu. Menurut catatan sejarah Sima Qian, suatu hari Li Guang berkonsultasi kepada Wang Shuo, seorang astrolog dan fisiognomis tentang kenapa karirnya sangat sial dan mengapa ia tidak akan menjadi seorang marquis. Wang Shuo menjawab karena Li Guang telah melakukan dosa yang bahkan tidak disukai Tuhan. Wang Shuo merujuk kepada pembantaian terhadap 800 etnis Qiang yang menyerah kepada Li Guang pada masa lalu.[1]

Referensi

  1. ↑ Records of the Grand Historian (in Chinese).Wikisource link to zh:史記.Wikisource. 

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan