Kamis, 05 November 2026
06:43 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Laozi

Laozi

filsuf Tiongkok semi legendaris abad ke-6 SM, pendiri dari ajaran Taoisme

Bagikan:
Laozi (老子)
Li'er (李耳)
250px-Zhang_Lu-Laozi_Riding_an_Ox.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laozi, digambarkan sebagai pemimpin Tao.
Lahir
Li Er (李耳)

skt. 570 SM
Meninggalskt. 470 SM
Dinasti Zhou
Filsafat
Erakuno filsafat
WilayahAsia Timur
Taoisme
Gagasan terkenal
Wu wei
Bagian dari seri tulisan mengenai
Taoisme
Taijitu
Portal Taoisme
250px-Laozi_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Korea-National.Treasure-139-Gunseondobyeong-Joseon-Leeum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lao Zi dan pengikutnya dalam lukisan Gunseondo-byeong (群仙圖屛), karya Kim Hong-do.

Lao Tzu (Tionghoa: 老子, pinyin: Lǎo Zǐ; Han Kuno: *C.rˤuʔ *[ts]əʔ (Baxter-Sagart); *ruːʔ *ʔslɯʔ (Zhengzhang)) adalah seorang ahli filsafat semi legendaris Tiongkok yang merupakan penulis dari Tao Te Ching dan juga merupakan pendiri dari Taoisme (Tionghua: 道教 atau 道家). Riwayat hidupnya tidak banyak terdapat dalam catatan historis, tetapi keberadaannya terbukti dalam catatan historis Tiongkok, Shiji.

Menurut kitab Shiji,[1] Lǎo Zǐ memiliki nama asli Lier (李耳; pinyin: LĭĚr), nama sopannya Boyang (伯阳) dan nama almarhum kehormatannya Dan (聃). Terdapat segolongan sarjana mengatakan Boyang dan Dan adalah nama sopannya.[2] Lǎo Zǐ (570-470 SM),[3] dilahirkan di Provinsi Ku(苦县), Chuguo (楚国), sekarang dikenali Provinsi Henan. Ia merupakan ketua pustakawan Chuguo pada zaman dinasti Zhou, di mana pada masa jabatannya, ia banyak mendapat manfaat dengan membaca kitab-kitab serta catatan-catatan historis, sehingga ia mencapai keluasan wawasan.

Kemasyhuran Lǎo Zǐ luas tersebar sehingga kepada Kong Hu Cu. Menurut catatan Zhuangzi, Kong Hu Cu pernah berjumpa dengan Laozi untuk meminta pengajaran akan kesopanan.[1] Terdapat lukisan-lukisan berdasarkan kisah ini. Berdasarkan catatan ini, diperkirakan bahwa Kong Hu Cu berumur lebih muda kurang lebih 20 tahun daripada Lǎo Zǐ.[4] Menurut rujukan Zhuangzi,[4] Kong Hu Cu pertama kali berjumpa dengan Lǎo Zǐ pada usia 17 dan kemudian pada usia 34, dan perjumpaan ketiga kalinya di Xiangyi (相邑) serta semasa berusia 51 dan 66.

Pada waktu keruntuhan Dinasti Zhou, Lǎo Zǐ meletakkan jabatan dan meninggalkan negerinya dengan koaknya. Ketika ia tiba di Kastam Hangu (函谷关), Guan Yixi (关尹喜) memintanya meninggalkan filsafat dalam bentuk tulisan. Atas permintaan ini, ia menciptakan dua karya yang berjudul Dao dan De sebelum meninggalkan Chuguo. Kedua kitab tersebut digabungkan dan diperkenalkan sebagai Daode Jing yang berisikan 5000 huruf Tionghua dalam 81 bab.

Kata kebajikan yang dikenang Lao Zi:

Kebaikan dalam kata-kata menciptakan keyakinan, kebaikan dalam berpikir menciptakan kebesaran hati, kebaikan dalam tindakan menciptakan cinta.

Keramah-tamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih.

Orang hebat mampu mengendalikan orang lain, tetapi lebih hebat lagi kalau dia mampu mengendalikan dirinya sendiri.

Argumen dan Legenda

Terdapat banyak legenda mengenai Lǎo Zǐ yang masih diperdebatkan, seperti:

  • Lǎo Zǐ berada dalam perut ibundanya selama 62 tahun dan dilahirkan dalam keadaan tua. Oleh karena itu digelarkan sebagai Lǎo Zǐ yang berarti Budak Tua.
  • Lǎo Zǐ berusia 200 tahun
  • Perjumpaan Kong Hu Cu dengan Lǎo Zǐ
  • Lao zi bukan bemarga lao melaikan li

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-09. Diakses tanggal 2006-05-10.
  2. ↑ http://www.chinataiwan.org/web/webportal/W5267121/Uniulq/A241589.html[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-06. Diakses tanggal 2006-05-10.
  4. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-28. Diakses tanggal 2006-05-10.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Laozi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan