Jumat, 02 Oktober 2026
07:57 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Taipingjing

Kitab Perdamaian Agung dari Taoisme

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Tionghoa. (Februari 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Tionghoa.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|zh|太平經}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Bagian dari seri tulisan mengenai
Taoisme
Taijitu
Portal Taoisme

Taipingjing (Hanzi:太平經; Pinyin:Tàipíng jīng; harfiah: 'Kitab Suci Perdamaian Agung') atau Kitab Suci Perdamaian Agung, adalah sebuah karya yang berbeda dari tradisi kitab-kitab besar Tiongkok. Isi dan gayanya berbeda dengan teks-teks yang membantu menciptakan, memelihara, dan menopang lembaga-lembaga pusat negara dan dengan demikian menjadi bagian dari mereka.[1]

Pada akhir dinasti Han para penulis Taiping Jing berusaha untuk mengembalikan keharmonisan, ketertiban dan kebahagiaan dinasti yang terlihat mulai memudar dibandingkan dengan dekade-dekade awalnya setelah tiga abad berlalu.[1]

Setidaknya ada dua karya yang dikenal dengan judul ini:

  • Tianguan Li Baoyuan Taiping Jing (Hanzi:天官歷包元太平經; Pinyin:Tiānguān lì Bāoyuán Tàipíng jīng), terdiri dari 12 Bab, isi tidak diketahui, pengarang: Gan Zhongke (甘忠可)
  • Taiping Qingling Shu (Hanzi:太平清領書; Pinyin:Tàipíng Qīnglǐng Shū), terdiri dari 170 Bab, hanya 57 di antaranya yang masih ada dalam Daozang, pengarang: tidak diketahui

Taipingjing biasanya merujuk pada karya yang telah dipertahankan di Daozang. Karya ini dianggap sebagai sumber yang berharga untuk meneliti kepercayaan Taoisme awal dan masyarakat pada akhir dinasti Han Timur. Zhang Jue, pemimpin Pemberontakan Serban Kuning, mengajarkan “Taoisme Taiping” (太平道) berdasarkan karya ini.

Isi dari Taipingjing sangat beragam, tetapi terutama membahas tentang hal-hal seperti langit dan bumi, lima elemen, yin dan yang, serta siklus keturunan.

Sejarah

Ada dua versi Taipingjing yang dikenal yang muncul pada masa dinasti Han. Yang pertama dipersembahkan kepada Kaisar Cheng dari Han (32-7 SM) dengan judul Tianguan Li Baoyuan Taiping Jing (天官歷包元太平經).[2] Di dalam buku ini tertulis bahwa Dinasti Han sudah mendekati akhir dari siklus kosmologisnya dan mandat baru akan diberikan untuk memulihkan dinasti tersebut.[3] Buku ini menetapkan bahwa seorang pria bernama Chijing Zi akan membawa dan mengajarkan cara-cara Tao kepada kaisar. Kaisar Ai (哀帝) percaya dengan kitab tersebut dan mencoba mengubah serangkaian perisitwa yang terjadi dengan memulai era baru bernama Taichu yuanjiang (太初元將).[4] Orang-orang yang memengaruhi kaisar Ai adalah orang-orang yang telah mempropagandakan ajarannya sejak lama. Pada masa kaisar Chengdi, pemimpin dari kelompok ini bernama Gan Zhongke (甘忠可). Gan mengklaim bahwa ajarannya berasal dari kitab Taiping Jing (太平經) yang dibuat oleh Chijing Zi (赤精子) seorang zhenren (真人, semacam mahluk ilahi) yang dikirim oleh kaisar Langit untuk mengungkap "Tao".[4]

Kaisar Shun dari Han (126-145 M) juga menerima kitab suci serupa yang disebut Taiping Qingling Shu (太平清領書), yang kemudian digunakan oleh Zhang Jue, pemimpin Pemberontakan Sorban Kuning.[3] Gong Chong (宮崇) dari Langye datang ke mimbar kerajaan untuk menunjukkan kitab tersebut. Xiang Kai (襄楷) juga mempersembahkan 2 catatan kenangan yang mengacu pada kitab Taiping Qing Ling Shu pada masa kaisar Huan.[5] Masih ada perdebatan di kalangan para akademis tentang apakah Taiping Jing itu berasal dari Taiping Qing Lingshu atau tidak. Peringatan Xiang Zheng menyatakan bahwa hal tersebut didasarkan pada penghormatan antara Langit dan Bumi dan kesesuaian dengan Lima Elemen.[3] Versi lain disebut Taiping Dongji Jing dan konon diperkenalkan ke Guru Langit oleh Taishang Laojun.[3] 

Referensi

  1. 1 2 Hendrischke 2015, hlm. 1.
  2. ↑ Beck 1980, hlm. 151.
  3. 1 2 3 4 Beck 1980, hlm. 20.
  4. 1 2 Seiwert 2003, hlm. 29.
  5. ↑ Seiwert 2003, hlm. 33.

Daftar Pustaka

  • Hendrischke, Barbara (2015), The Scripture on Great Peace: The Taiping jing and the Beginnings of Daoism, California: University of California Press, ISBN 0520286286
  • Beck, B.J. Mansvelt (1980), "The date of the 'Taiping Jing'", T'oung Pao, Second Series, 66
  • Seiwert, Hubert Michael (2003), Popular Religious Movements and Heterodox Sects in Chinese History, Brill, ISBN 9004131469
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan