Minggu, 20 September 2026
23:52 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kim Hong-do

Kim Hong-do

Pelukis Korea

Kim Hong-do
250px-Kim_Hongdo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Korea
Hangul
김홍도
Hanja
金弘道
Alih AksaraGim Hong-do
McCune–ReischauerKim Hongdo

Kim Hong-do, (pseudonim: Danwon) (tanggal lahir tak diketahui, tahun 1745–meninggal tahun 1806), adalah seorang pelukis dari Dinasti Joseon.[1][2] Lukisan-lukisan karya Kim Hong-do menampilkan aktivitas dan kehidupan masyarakat Korea secara nyata pada masa akhir Dinasti Joseon.[1] Ia dianggap sebagai salah satu dari empat pelukis besar Korea.[3]

Informasi nama

  • Pseudonim: Dan-won (단원, 檀園/, pseudonimnya yang paling terkenal, bermakna: "taman cendana"[1]), Dan-gu (단구, 丹邱), Seo-ho (서호, 西湖), Go-myeon-geo-sa (고면거사, 高眠居士), Chwi-hwa-sa (취화사, 醉畵士), Cheop-chwi-ong (첩취옹, 輒醉翁).
  • Nama kehormatan: Sa-neung (사능,士能)

Kehidupan dan karier

Kim Hong-do lahir pada tahun 1745, dalam masa pemerintahan Raja Yeongjo (berkuasa 1724-1776) di kota Ansan, Provinsi Gyeonggi, keluarganya rakyat biasa[4] dari klan Kim dari Kimhae. Kim berbakat dalam bidang seni lukis dan kaligrafi sejak kecil. Sejak berusia tujuh tahun, ia belajar seni lukis kepada Kang Se-hwang, seorang pelukis dari golongan bangsawan.[2] Dalam catatannya yang berjudul "Danwongi", Kang Se-hwang menuliskan tentang bakat Kim yang ia kenal sejak kecil.[5] "Kim dapat melukis apa saja dengan baik, mulai dari potret, pemandangan, orang-orang suci Tao dan Buddhis, bunga dan buah, burung dan serangga, ikan dan kepiting, dan semuanya tampak sangat menarik dan cermat dan bila dibandingkan dengan pelukis-pelukis zaman lampau, tidak satupun yang dapat menandinginya."[5]

Berkat rekomendasi sang guru, sebelum ia berusia 20 tahun Kim Hong-do dapat bekerja sebagai hwawon ("pelukis") di Dohwaseo, sebuah organisasi pelukis istana yang dibina oleh raja Joseon.[2] Selama karier di istana Kim Hong-do mengalami beberapa kali peristiwa khusus, antara lain pada tahun 1765 ia berhasil melukis lukisan pesta ulang tahun Raja Yeongjo yang ke-71.[4] Pada tahun 1771, ia ditunjuk untuk melukis potret cucu tertua raja, bakal calon penerus Yeongjo.[2] Kemampuan melukis Kim sangat baik sehingga ia ditunjuk untuk melukis eojin atau potret resmi Raja Yeongjo, tahun 1781.[2] Hanya pelukis terbaiklah yang dipilih untuk melukis eojin.[4] Setelah masa pemerintah Yeongjo berakhir, Kim meneruskan karier melukis pada masa periode pemerintahan Raja Jeongjo.[2] Walau aktif di istana, Kim juga senang berhubungan dengan kehidupan rakyat jelata.[6] Orang-orang ini menjadi inspirasi Kim untuk melukis berbagai lukisan nyata mengenai aktivitas dan pekerjaan pada masa itu. Setelah mengundurkan diri dari Dohwaseo, Kim beralih untuk melukis bunga dan burung, terutama sekali lukisan-lukisan Buddhis dan Taois.[2] Pada masa tuanya, Kim Hong-do mengalami kesulitan ekonomi. Ia meninggal dunia pada tahun 1806 dalam usia 62 tahun.[2] Seorang pelukis lain yang mengambil tema hampir serupa tetapi lebih bebas juga muncul pada periode Joseon akhir, dikenal sebagai Sin Yun-bok, diketahui berguru kepada Kim.[7][8]

Gaya dan tema lukisan

Dilihat dari berbagai hasil karyanya, Kim Hong-do merupakan ahli dalam setiap kategori atau genre lukisan klasik.[6] Lukisannya mencerminkan realisme yang jarang dijumpai pada lukisan negeri tetangga Korea.[6] Lukisan Asia umumnya mencerminkan ekspresi filosofis atau idealistis.[6]

Aliran seni lukis realisme Korea yang lahir pada masa ini adalah Jin-gyeong (arti:"pemandangan nyata") yang mengkhusukan pada lukisan-lukisan yang dibuat secara langsung sambil menyaksikan pemandangan nyata. Tema Jin-gyeong digemari kaum bangsawan dan tema rakyat jelata disukai warga kelas menengah. Pelopor aliran Jin-gyeong adalah Jeong Seon (1676-1759), tetapi Kim yang dikenal telah menyempurnakan aliran lukisan ini.[2]

Lukisan bertema rakyat jelata

Pada usia 30-an tahun, saat bertugas di Andong, Provinsi Gyeongsang, Kim Hong-do banyak bergaul dengan rakyat kelas bawah.[5] Dari pengalaman inilah ia mulai melukiskan kehidupan rakyat jelata Joseon dengan suasana santai dan warna yang lembut, jauh dari kesan keras dan kacau.[6] Ekspresi dan emosi yang dipancarkan pun dapat terlihat dengan jelas.[2] Sejumlah besar orang dari berbagai profesi dapat dilukisnya dengan jelas walau latar belakang tidak dilukis secara detail.[6] Koleksi lukisan-lukisan rakyat jelata dimasukkan ke dalam album berjudul "Tan-won P'ungsokhwach'op".[6]

Lukisan-lukisan terkenal

Judul (Terjemahan)LukisanTahunKolektorKeterangan
Seodang ("Sekolah")250px-Danwon-Seodang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailSeodang, sekolah di era Joseon. Dengan anak-anak yang sedang belajar bersama guru. Sang guru terlihat sedang memarahi seorang murid sampai menangis, sementara murid-murid lain mentertawakannya.[4]
Ssireum ("bergulat")250px-Danwon-Ssireum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailDua orang sedang bergulat, dengan anak kecil penjual manisan tampak tidak menaruh perhatian terhadap keramaian di sana.[4]
Mudong ("Anak Penari")250px-Danwon_Mudong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailLukisan seorang anak yang mengayunkan selendang panjang di lengan bajunya diiringi permainan musik.[4]

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) Kim Hong-do, Korean Painter, britannica. 2016-01-23
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 (Indonesia) Pelukis Unik Kerajaan Joseon, Kim Hong-do Diarsipkan 2016-01-29 di Wayback Machine., world.kbs.co.kr. 2016-01-23
  3. (Inggris) The Art of Kim Hong-do Remembered Diarsipkan 2016-02-07 di Wayback Machine., koreana. 2016-01-27
  4. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Artist Danwon Kim Hong-do Diarsipkan 2016-02-02 di Wayback Machine., world.kbs.co.kr. 2016-01-23
  5. 1 2 3 (Inggris) Kim Hong-do, a Distinguished Painter of Joseon Dynasty Diarsipkan 2016-02-02 di Wayback Machine., world.kbs.co.kr. 2016-01-23
  6. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Kim Hong-do Captures the Essence of Joseon Society Diarsipkan 2016-02-02 di Wayback Machine., koreana. 2016-01-25
  7. (Inggris) Mysterious Artist Resurfaces on Modern Culture Scene, Koreatimes, 2016-01-25.
  8. (Indonesia) Pelukis Legendaris Di Kerajaan Joseon, Shin Yun-bok Diarsipkan 2016-02-01 di Wayback Machine., world.kbs.co.kr. 2016-01-26

Lihat pula

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kim Hong-do.


 
Empat Pelukis Besar Dinasti Joseon
60px-Jeong_Seon-Soyo.jeong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kim Hong-do | Jeong Seon | An Gyeon | Jang Seung-eop
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan