Jumat, 06 November 2026
05:16 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Realisme

halaman disambiguasi Wikimedia

Bagikan:

Realisme adalah pandangan bahwa objek-objek indra adalah rill dan berada sendiri tanpa disandarkan kepada pengetahuan lain atau kesadaran akal.[1] Contoh bunga mawar yang harum baunya merangsang hidung sungguh nyata bertengger diranting pohon ditaman bunga. Dari pernyataan tersebut contoh realisme yaitu nyata bukan khayalan karena semuanya tampak adanya dan terlihat oleh mata dan juga tercium oleh hidung.

Pemikiran realisme

Aristoteles

Realisme merupakan aliran klasik yang disandarkan kepada Aristoteles yang memandang dunia dalam tema material. Maksudnya segala sesuatu yang di hadapan kita adalah rill dan terpisah dari alam pikiran. Namun Aristoteles di sini dapat memunculkan pemikirannya melalui upaya selektif dalam berbagai pengalaman dan melalui pendayagunaan fungsi akal. https://reviewnesia.com/realisme-hans-morgenthau/ Diarsipkan 2021-04-14 di Wayback Machine

John Locke

John Locke memandang bahwa tidak ada kebenaran yang bersifat metafisik dan universal. Namun ia berkeyakinan bahwa sesuatu dikatakan benar jika disandarkan pada pengalaman-pengalaman indrawi yang sifatnya induksi. https://reviewnesia.com/pemikiran-john-locke/ Diarsipkan 2021-04-14 di Wayback Machine

Johan Amos Comenius

Johan Amos Comenius merupakan pemikiran pendidikan yang dapat digolongkan kepada realisme religious. Yang mengemukakan bahwa semua orang harus memiliki dua tujuan yaitu:

  • Keselamatan dan kebahagiaan hidup yang abadi
  • Keadaan dan kehidupan yang sejahtera dan damai

Francis Bacon

Francis Bacon merupakan kritikus yang hebat terhadap kekeliruan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Ia berpendapat bahwa para ahli ilmu pada dasarnya salah karena mengabadikan kebenaran umum dan percobaan yang merupakan semuanya merupakan metode yang berlaku setiap penelitian gejala alam.

William Mc Gucken

William Mc Gucken memiliki pandangan moral realisme religious yang memahami banyak hukum moral dengan menggunakan akal namun ia beranggapan bahwa hukum moral ini diciptakan oleh Tuhan.

Hans J. Morgenthau

Hans J. Morgenthau, seorang ahli hukum sekaligus ilmuwan politik Jerman-Amerika sendiri menjabarkan makna tentang kekuasaan (power) dan kepentingan nasional sebagai penggerak utama politik dunia untuk mendeskripsikan Realisme dalam sudut pandang Hubungan Internasional.[2] Bukunya berjudul Politics Among Nations memperlihatkan 6 prinsip utama dalam Realisme Politik:[3]

  1. Hukum Obejktif Sifat Manusia: Politik diatur atas hukum objektif yang berakar pada sifat dasar egois manusia dalam mendominasi (will to power).[4]
  2. Kepentingan Nasional sebagai Kekuasaan: Kepentingan nasional didasari atas kekuasaan.[5]
  3. Kepentingan Bersifat Dinamis: Kepentingan dipengaruhi waktu, ruang, dan situasi politik global.[6]
  4. Moralitas dan Tindakan Politik: Moral menjadi dilema dalam tindakan politik.[7]
  5. Menolak Moralitas Universal Negara: Penolakan terhadap persamaan aspirasi moral suatu negara dengan hukum moral objektif.[8]
  6. Otonomi Politik: Bidang politik bersifat otonom/berdiri sendiri dan terpisah dengan hukum, etika, dan ekonomi.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Cox, Michael; Carr, E.H (1964-01-01). "The Twenty Years' Crisis, 1919–1939: An Introduction to the Study of International Relations".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ irbinus (2012-07-27). "Hans Morgenthau dan Political Realism". International Relations BINUS University. Diakses tanggal 2026-09-26.
  3. ↑ Center, Notre Dame International Security (2022-07-21). "An Introduction to Realism in International Relations". O'Brien Notre Dame International Security Center (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-26.
  4. ↑ irbinus (2012-07-27). "Hans Morgenthau dan Political Realism". International Relations BINUS University. Diakses tanggal 2026-09-26.
  5. ↑ "Hans Morgenthau | Realist Theory, International Relations, Political Theory | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-26.
  6. ↑ SS (2024-01-04). "Morgenthau six principles of realism" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-09-26.
  7. ↑ "Memahami Politik Internasional: 6 Prinsip Realisme Hans J. Morgenthau" (dalam bahasa Inggris). 2026-05-19. Diakses tanggal 2026-09-26.
  8. ↑ Faddy, Astiitah. "Six Principles of Realism by Morgenthou".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  9. ↑ Korab-Karpowicz, W. Julian (2010-07-26). "Political Realism in International Relations" (dalam bahasa Inggris).{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan