Senin, 09 November 2026
06:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Lemak trans

jenis lemak tak jenuh

Bagikan:
Jenis lemak dalam makanan
Lihat juga

Lemak trans adalah salah satu jenis lemak tak jenuh yang umum ditemukan di alam namun bisa disintesis secara buatan. Hidrokarbon adalah atom karbon dengan atom hidrogen yang saling tersambung dengan ikatan tunggal maupun rangkap. Ikatan rangkap dapat berupa ikatan trans maupun cis. Dalam dunia tumbuhan dan hewan, asam lemak umumnya membentuk ikatan cis dan tidak jenuh.[1] Dalam produksi makanan, lemak cis tak jenuh seperti minyak nabati merupakan input dari proses hidrogenasi untuk menciptakan lemak jenuh seluruhnya atau parsial yang mampu meleleh pada temperatur yang diinginkan, umumnya 30-40 °C. Lemak trans adalah zat pengotor yang muncul dari isomerisasi pada hidrogenasi parsial.

Lemak tak jenuh adalah molekul lemak yang mengandung ikatan ganda antara atom karbon. Karena karbon berikatan ganda, maka atom karbon yang terhubung dengan hidrogen lebih sedikit. Cis dan trans adalah istilah yang mengacu pada susunan dua kelompok substituen antara kedua ikatan. Pada susunan cis, kelompok substituen antara kedua ikatan pada sisi yang sama berikatan rangkap dua. Pada susunan trans kelompok substituen antara kedua ikatan pada sisi yang berlawanan berikatan rangkap dua. Ikatan rangkap tidak dapat dirotasi pada kondisi biasa, tetapi katalis seperti nickel mampu memecah ikatan rangkap dan ikatan tunggal yang tersisa dapat berotasi.

Meski lemak trans dapat dimakan, tetapi konsumsi lemak trans meningkatkan risiko penyakit jantung koroner[2][3] dengan meningkatkan kadar lipoprotein berdensitas rendah (LDL) dan menurunkan lipoprotein berdensitas tinggi (HDL).[4] Lemak trans juga terdapat di alam pada jumlah yang terbatas, seperti asam vaccenic dan asam linoleat terkonjugasi yang terdapat secara alami pada daging dan produk susu dari ruminansia. Lemak trans alami dan sintetik berbeda secara kimiawi, tetapi memiliki efek yang sama bagi kesehatan. Dua penelitian yang dilakukan di Kanada menunjukan bahwa lemak trans alami, asam vaccenic, yang ditemukan pada susu dan daging, dapat memiliki manfaat bagi kesehatan dibandingkan asma vaccenic yang ditemukan di lemak babi.[5][6][7][8][9] Berlawanan dengan hal tersebut, sebuah studi yang dilakukan oleh USDA menunjukan bahwa asam vaccenic menunjukan efek yang merusak terhadap LDL dan HDL seperti halnya lemak trans industri.[10] Karena kurangnya bukti dan kesepakatan ilmiah, lembaga berwenang yang mengawasi nutrisi masyarakat mempertimbangkan semua lemak trans tidak baik bagi kesehatan[11][12][13] dan merekomendasikan konsumsi lemak trans dikurangi hingga pada kadar yang tidak terdeteksi.[14][15]

FDA telah menerbitkan ketentuan awal bahwa lemak yang terhidrogenasi secara parsial (yang mungkin mengandung lemak trans) tidak dikategorikan aman yang memicu pelarangan produksi lemak trans secara industri.[16] Di negara lain, terdapat batasan mengenai kadar lemak trans. Kadar lemak trans dapat dikurangi atau dihilangkan secara kimiawi. Alternatif penggunaan lemak trans seperti lemak babi, minyak sawit, lemak interesterifikasi, lemak yang terhidrogenasi sepenuhnya, atau kombinasi dari semuanya dapat menggantikan konsumsi lemak trans. Lemak terhidrogenasi tidak bersinonim dengan lemak trans. Hidrogenasi sempurna menghilangkan semua lemak tak jenuh, baik lemak cis maupun lemak trans.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ PMID 17625687 (PMID 17625687)
    Citation will be completed automatically in a few minutes. Jump the queue or expand by hand
  2. ↑ Food and nutrition board, institute of medicine of the national academies (2005). Dietary reference intakes for energy, carbohydrate, fiber, fat, fatty acids, cholesterol, protein, and amino acids (macronutrients). National Academies Press. hlm. 423. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-06-25. Diakses tanggal 2013-12-01.
  3. ↑ Food and nutrition board, institute of medicine of the national academies (2005). Dietary reference intakes for energy, carbohydrate, fiber, fat, fatty acids, cholesterol, protein, and amino acids (macronutrients). National Academies Press. hlm. 504.[pranala nonaktif permanen]
  4. ↑ "Trans fat: Avoid this cholesterol double whammy". Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). Diakses tanggal 2007-12-10.
  5. ↑ Trans Fats From Ruminant Animals May Be Beneficial – Health News. redOrbit (2011-09-08). Diakses 2013-01-22.
  6. ↑ Bassett, C. M. C.; Edel, A. L.; Patenaude, A. F.; McCullough, R. S.; Blackwood, D. P.; Chouinard, P. Y.; Paquin, P.; Lamarche, B.; Pierce, G. N. (Jan 2010). "Dietary Vaccenic Acid Has Antiatherogenic Effects in LDLr-/- Mice". The Journal of Nutrition. 140 (1): 18–24. doi:10.3945/jn.109.105163. PMID 19923390.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Wang, Flora and Proctor, Spencer (2008-04-02). "Natural trans fats have health benefits, University of Alberta study shows" (Rilis pers). University of Alberta.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. ↑ Wang Y, Jacome-Sosa MM, Vine DF, Proctor SD (Mei 20, 2010). "Beneficial effects of vaccenic acid on postprandial lipid metabolism and dyslipidemia: Impact of natural trans-fats to improve CVD risk". Lipid Technology. 22 (5): 103–106. doi:10.1002/lite.201000016.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Bassett C, Edel A L, Patenaude AF, McCullough RS, Blackwood DP, Chouinard PY, Paquin P, Lamarche B, Pierce GN (2010). "Dietary Vaccenic Acid Has Antiatherogenic Effects in LDLr−/− Mice". The Journal of Nutrition. 140 (1): 18–24. doi:10.3945/jn.109.105163. PMID 19923390.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  10. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2013-02-08. Diakses tanggal 2013-02-08.
  11. ↑ EFSA Panel on Dietetic Products, Nutrition, and Allergies (NDA) (2010). "Scientific opinion on dietary reference values for fats". EFSA Journal. 8 (3): 1461. doi:10.2903/j.efsa.2010.1461.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  12. ↑ UK Scientific Advisory Committee on Nutrition (2007). "Update on trans fatty acids and health, Position Statement" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-12-10. Diakses tanggal 2013-12-01.
  13. ↑ Brouwer IA, Wanders AJ, Katan MB (2010). "Effect of animal and industrial trans fatty acids on HDL and LDL cholesterol levels in humans – a quantitative review". PLoS ONE. 5 (3): e9434. doi:10.1371/journal.pone.0009434. PMC 2830458. PMID 20209147.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  14. ↑ "Trans fat". It's your health. Health Canada. Des 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-20. Diakses tanggal 2013-12-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "EFSA sets European dietary reference values for nutrient intakes" (Rilis pers). European Food Safety Authority. 2010-03-26.
  16. ↑ United States Federal Register: Vol. 78, No. 217, Friday, November 8, 2013, pp. 67169-67175; https://federalregister.gov/a/2013-26854.

Bahan bacaan terkait

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri lemak trans di kamus bebas Wikikamus.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan