Selasa, 27 Oktober 2026
15:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Kopi aranio

Bagikan:

Kopi aranio adalah kopi spesial yang berasal dari lereng Pegunungan Meratus, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Ketenaran kopi aranio telah terdengar hingga ke Kota Martapura dan sekitarnya, termasuk Banjarbaru. Namun, permintaan dari Kalimantan Tengah dan bahkan hingga Jakarta juga ada. Akibat banyaknya permintaan, pengusaha dan kelompok tani kopi aranio merasa kewalahan dan masih belum mampu memasok permintaan pasar sepenuhnya. Kopi aranio masih belum mencapai standar pasar dan belum mampu menembus pasar mancanegara.[1][2][3] Beberapa perguruan tinggi di Kalsel mulai menggarap potensi kopi aranio ini, salah satunya ialah UPT Kewirausahaan dan Inkubasi Bisnis, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Albanjari.[4]

Kopi robusta aranio juga dapat disebut kopi robunio. Kopi ini terkenal dengan aromanya yang kuat dan nyaman untuk lambung.[5]

Sejarah

Perkebunan yang menghasilkan kopi aranio telah ada semenjak zaman penjajahan Belanda. Sejak penjajahan itu pula, bibit kopi yang ditanam dan dibudidayakan tetap berasal dari sumber yang sama, sehingga menimbulkan rasa kopi aranio yang khas.[6] Berpuluh-puluh tahun kebun kopi aranio dibiarkan begitu saja, hingga ditumbuhi semak belukar. Namun, hal itu berubah sejak permintaan kopi yang meningkat seiring budaya meminum kopi menjadi semakin marak.[7]

Catatan kaki

  1. ↑ "InfoPublik - Kopi Aranio Desa Tiwingan Baru, Mulai Digemari Penikmat Kopi". infopublik.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-21.
  2. ↑ "Angkat Derajat Kopi Aranio Masuk Menu Sajian Utama Café". jejakrekam.com. Diakses tanggal 2019-10-21.
  3. ↑ "Memajukan UKM, Uniska Dapat Penghargaan ICSB". Warta Niaga. 2019-09-30. Diakses tanggal 2019-10-21.
  4. ↑ "Sejumlah Perguruan Tinggi Pun Mulai Lirik Kopi Aranio". Banjarmasin Post. Diakses tanggal 2019-10-21.
  5. ↑ "Cita Rasa Robusta Aranio Lebih Dominan di Kopi Aranio Versi Tim Kopi Uniska Banjarmasin". Banjarmasin Post. Diakses tanggal 2019-10-21.
  6. ↑ "Kopi Aranio Ditanam Sejak Era Wong Londo". Banjarmasin Post. Diakses tanggal 2019-10-21.
  7. ↑ "Puluhan Tahun Dibiarkan Mangkrak, Kebun Kopi Aranio Kini Mulai Bergairah". Banjarmasin Post. Diakses tanggal 2019-10-21.
Spesies
Sejarah
Kopi Seasal
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Olahan khusus
Racikan
Kedai
Rumah sangrai
Barista
Sosial Budaya
Seni dan Sastra
Perusahaan
Acara
Serbaneka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan