Minggu, 20 September 2026
15:46 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Koloni Tanjung

Koloni Tanjung

Koloni Britania di Afrika Selatan

Koloni Tanjung Harapan
Kaap de Goede Hoop
Cape of Good Hope
1795–1910
Bendera Koloni Tanjung
Bendera
Lambang Koloni Tanjung
Lambang
Lagu kebangsaan: God Save the King (1795–1837; 1901–1910)
God Save the Queen (1837–1901)
Tanjung Harapan sekitar tahun 1890Wilayah Griqualand Timur dan Barat sudah dianeksasiStellaland/Goshen (merah muda) diklaim
Tanjung Harapan sekitar tahun 1890
Wilayah Griqualand Timur dan Barat sudah dianeksasi
Stellaland/Goshen (merah muda) diklaim
StatusKoloni
Ibu kotaCape Town
Bahasa umumInggris, Belanda (resmi)
Khoekhoe, Xhosa juga dituturkan
Agama Gereja Reformasi Belanda, Anglikan, agama San
PemerintahanMonarki konstitusional
Raja/Ratu 
 1795–1820
George III
 1820–1830
George IV
 1830–1837
William IV
 1837–1901
Victoria
 1901–1910
Edward VII
Gubernur 
 1797–1798
George Macartney
 1901–1910
Walter Hely-Hutchinson
Perdana Menteri 
 1872–1878
John Charles Molteno
 1908–1910
John X. Merriman
Era SejarahPerebutan Afrika
 Didirikan
1795
1803–1806
1814
1844
 Dibubarkan
1910
Luas
1822[1]331.900 km2 (128.100 sq mi)
1910569.020 km2 (219.700 sq mi)
Populasi
 1822[1]
110.380
 Sensus 1865[2]
496.381
 1910
2.564.965
Mata uangPound sterling
Didahului olehDigantikan oleh
Koloni Tanjung Belanda
Bechuanaland Britania
Uni Afrika Selatan
Basutoland
Sekarang bagian dari Afrika Selatan

Koloni Tanjung Harapan, juga dikenal dengan julukan Koloni Tanjung (bahasa Belanda:Kaapkolonie, bahasa Inggris:Cape Colony), adalah koloni Britania yang terletak di wilayah Afrika Selatan. Koloni ini dinamai dari Tanjung Harapan. Koloni Britania didahului oleh koloni Belanda dengan nama yang sama, Kaap de Goede Hoop yang didirikan pada tahun 1652 oleh Vereenigde Oost-Indische Compagnie. Britania merebut Koloni Tanjung Belanda pada tahun 1795 setelah memenangkan Pertempuran Muizenberg, tetapi wilayah tersebut dikembalikan kepada Belanda setelah disepakatinya Perdamaian Amiens pada tahun 1802. Wilayah ini diduduki lagi oleh Britania setelah memenangkan Pertempuran Blaauwberg pada tahun 1806, dan pengambilalihan koloni ini oleh Britania kemudian diatur dalam Traktat Inggris-Belanda 1814.

Koloni Tanjung Harapan kemudian menjadi bagian dari Imperium Britania dan diberi hak untuk memerintah sendiri pada tahun 1872. Pada tahun 1910, koloni ini disatukan dengan tiga koloni lainnya untuk membentuk Uni Afrika Selatan, dan namanya kemudian diganti menjadi "Provinsi Tanjung Harapan".[3]

Catatan kaki

  1. 1 2 Alexander Wilmot; John Centlivres Chase (1869). History of the Colony of the Cape of Good Hope: From Its Discovery to the Year 1819. J. C. Juta. hlm. 268–. Diakses tanggal 10 September 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Census of the colony of the Cape of Good Hope. 1865". HathiTrust Digital Library. hlm. 11. Diakses tanggal 26 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Statemans Year Book, 1920, section on Cape Province

Referensi

  • Beck, Roger B. (2000). The History of South Africa. Westport, CT: Greenwood. ISBN 0-313-30730-X.
  • Davenport, T. R. H., and Christopher Saunders (2000). South Africa: A Modern History, 5th ed. New York: St. Martin's Press. ISBN 0-312-23376-0.
  • Elbourne, Elizabeth (2002). Blood Ground: Colonialism, Missions, and the Contest for Christianity in the Cape Colony and Britain, 1799–1853. McGill-Queen's University Press. ISBN 0-7735-2229-8.
  • Le Cordeur, Basil Alexander (1981). The War of the Axe, 1847: Correspondence between the governor of the Cape Colony, Sir Henry Pottinger, and the commander of the British forces at the Cape, Sire George Berkeley, and others. Brenthurst Press. ISBN 0-909079-14-5.
  • Mabin, Alan (1983). Recession and its aftermath: The Cape Colony in the eighteen eighties. University of the Witwatersrand, African Studies Institute. ASIN B0007C5VKA
  • Ross, Robert, and David Anderson (1999). Status and Respectability in the Cape Colony, 1750–1870: A Tragedy of Manners. Cambridge University Press. ISBN 0-521-62122-4.
  • Theal, George McCall (1970). History of the Boers in South Africa; Or, the Wanderings and Wars of the Emigrant Farmers from Their Leaving the Cape Colony to the Acknowledgment of Their Independence by Great Britain. Greenwood Press. ISBN 0-8371-1661-9.
  • Van Der Merwe, P.J., Roger B. Beck (1995). The Migrant Farmer in the History of the Cape Colony. Ohio University Press. ISBN 0-8214-1090-3.
  • Worden, Nigel, Elizabeth van Heyningen, and Vivian Bickford-Smith (1998). Cape Town: The Making of a City. Cape Town: David Philip. ISBN 0-86486-435-3.
Legenda
Teritori sekarang
Bekas Teritori
* Sekarang Alam Persemakmuran
Sekarang anggota dari Negara-negara Persemakmuran
Eropa
Amerika Utara
Abad ke-17 dan sebelumnyaAbad ke-18Abad ke-19 dan ke-20
Amerika Selatan
Afrika
Abad ke-17Abad ke-18Abad ke-19Abad ke-20
Asia
17th and Abad ke-18Abad ke-19Abad ke-20
Oceania
18 and 19th centuriesAbad ke-20
Antarktika dan Atlantik Selatan
  • 14 Sejak 2009 part of Saint Helena, Ascension and Tristan da Cunha; Ascension Pulau (1922—) and Tristan da Cunha (1938—) were previously dependencies of Saint Helena.
  • 15 Both claimed in 1908; territories formed in 1962 (Britania Raya Antarctic Teritori) and 1985 (South Georgia and the South Sandwich Kepulauan).


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan