Minggu, 11 Oktober 2026
12:05 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Kelly Kwalik

pemberontak Papua Barat

Bagikan:
Kelly Kwalik
Informasi pribadi
Lahir1955
Agimuga, Mimika, Papua, Nugini Belanda
Meninggal16 Desember 2009
Timika, Papua, Indonesia
HubunganTenny Kwalik (adik)
Karier militer
PihakRepublik Papua Barat
PangkatKopral

Kelly Kwalik (lahir di Agimuga, Mimika, Papua, Nugini Belanda, 1955 – meninggal di Timika, Papua, Indonesia, 16 Desember 2009) adalah seorang pemimpin separatis senior dan komandan dari sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), sebuah organisasi separatis yang berbasis di Provinsi Papua di Indonesia.[1]

Konflik Papua

Artikel utama: Konflik Papua

Kwalik sebagai pemimpin gerakan separatis militan telah ada di daftar paling dicari di kepolisian Indonesia selama bertahun-tahun.[2] Kepolisian Indonesia menuduh Kwalik bertanggung jawab atas serangkaian insiden penembakan dan serangan yang menargetkan pekerja maupun properti dari perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan, yang mengoperasikan tambang tembaga dan tambang emas besar di Provinsi Papua.[2] Dalam pertemuan 2009 dengan kepolisian, Kwalik berulang kali membantah bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.[1]

Krisis sandera Mapenduma

Nama Kwalik pertama kali mencuat di dunia internasional setelah pada tanggal 8 Januari 1996, dia dan anak buahnya menyandera 26 anggota Ekspedisi Lorentz 95 yang beranggotakan warga Indonesia maupun internasional, yang mengakibatkan tewasnya 2 dari sandera tersebut dalam Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma oleh Kopassus yang dipimpin Komandan Prabowo Subianto, dan juga berujung terjadinya Insiden Penembakan Timika 1996 yang menewaskan 16 orang.[3]

Kematian

Pada tanggal 16 Desember 2009, Kwalik ditembak dalam serangan polisi di salah satu tempat persembunyiannya di Gorong-Gorong, lingkungan Timika.[1] Kepolisian mengklaim bahwa Kwalik bersenjata ketika ia ditembak ketika mencoba melarikan diri.[1] Kwalik meninggal di rumah sakit di Timika.[1]

Pemakaman Kwalik diadakan di gedung Dewan Perwakilan Daerah pemerintah daerah Papua di Timika.[4] Keluarga dan pendukung Kwalik telah meminta agar mereka diizinkan untuk mengibarkan bendera Bintang Kejora di pemakaman tersebut. Namun, permintaan itu ditolak oleh Kepolisian Republik Indonesia dan Kepolisian Daerah Papua, karena bendera yang melambangkan Organisasi Papua Merdeka tersebut dilarang di Papua maupun di Republik Indonesia.[4] Misa pemakaman Katolik Kwalik dipimpin oleh Uskup John Philip Saklil dari Keuskupan Timika.[4] Dia dimakamkan di Timika.[4]

Pada bulan Januari 2010, Organisasi Papua Merdeka (OPM) menunjuk Jack Kemong sebagai Panglima Tertinggi baru dari sayap militernya, Tentara Pembebasan Nasional (TNP) dan komandan regional Nemang Kawi setelah kematian Kwalik tersebut.[5]

Referensi

Konflik Papua (1963–sekarang)
Latar belakang
Pihak terlibat
Operasi militer
Insiden/pelanggaran HAM
Tokoh Papua
Tokoh non-Papua
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan