Jumat, 23 Oktober 2026
17:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Orang Mede

Orang Mede

orang Iranik kuno

Bagikan:
Kekaisaran Madai
Mādai
sek. 678 SM–549 SM
Lambang Madai, Media, atau Mede
Lambang
Peta Kekaisaran / Federasi Madai, pada zaman puncaknya sekitar tahun 600 SM (termasuk negeri-negeri lokal seperti Persia yang mana mungkin adalah daerah jajahannya) berdasarkan pandangan Herodotus
Peta Kekaisaran / Federasi Madai, pada zaman puncaknya sekitar tahun 600 SM (termasuk negeri-negeri lokal seperti Persia yang mana mungkin adalah daerah jajahannya) berdasarkan pandangan Herodotus
Ibu kotaEcbatana (Hamadan)
Bahasa umumBahasa Media
Agama Zoroastrianisme
PemerintahanMonarki
Raja 
• 625-585 SM
Cyaxares (pertama)
• 589-549 SM
Astyages (terakhir)
Era SejarahZaman Emas
• Cyaxares menyatukan Fraksi-fraksi Madai
sek. 678 SM
• Pemerintahan Koresh Agung
549 SM
Didahului olehDigantikan oleh
ksrKekaisaran
Asiria Baru
ksrKekaisaran
Akhemeniyah

Bangsa Mede (juga dieja sebagai Madai atau Media; bahasa Kurdi:Medya, Mêdî atau Mad, bahasa Persia:مادها, Mādhā) adalah suku Iran purba yang tinggal di kawasan Teheran, Hamedan, Azarbaijan, Provinsi Isfahan Utara dan Zanjan. Bangsa yang dianggap keturunan Madai bin Yafet bin Nuh ini juga dikenal sebagai Media atau Medea oleh orang Yunani. Pada abad ke-6 SM, bangsa Media berhasil meluaskan kekaisaran mereka dari Arran di Azerbaijan hingga ke Asia Tengah dan Afganistan.

Bangsa Madai telah dinyatakan sebagai pendiri negara dan kekaisaran Iran.

Beberapa sejarawan di Abad Pertengahan menafsirkan perang yang mereka lakukan dengan Kurdi, yang menyebut Kurdi sebagai Med, sebagai invasi Media. Bahasanya termasuk dalam kelas Bahasa Iran Barat, sama seperti bahasa Kurdi.[1][2][3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Theodor Noldeke. Geschichte des Artachsir i Papakan aus dem Pehlewi uebersetzt (dalam bahasa German).{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Potts, Daniel T (2014). Nomadism in Iran: from antiquity to the modern era (dalam bahasa English). ISBN 978-0-19-936684-2. OCLC 881141443.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Köhler (Köhler (2014). Hayton - La Flor des estoires de la terre d’Orient (in French). p. 225. Après perdirent les Sarazins la seignorie " , e les Mediens , qui sont dis Cordins , occuperent la seignorie d'Egipte.).{{cite book}}: |title= tidak ada atau kosong; Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Sejarah imperium-imperium dunia
Imperium kuno
Akkadia · Armenia (Urartu · Orontid · Kuno) · Mesir · Asiria · Babilonia · Aksum · Het · Persia (Media · Akhemeniyah · Partia · Sasaniyah) · Makedonia (Ptolemaik · Seleukia) · Kartago · Kush · India (Nanda · Maurya · Sunga · Satavahana · Kushan · Gupta · Harsha) · Tiongkok (Qin · Han · Jin) · Romawi (Romawi Barat · Romawi Timur) · Nirun
Imperium abad pertengahan
Ayyubiyyah · Bizantium · Hun · Turk (Turk · Timur · Barat) · Arab (Rasyidin · Umayyah · Abbasiyah · Fathimiyah · Kordoba) · Maroko (Idrisiyah · Murabithun · Muwahhidun · Mariniyah) · India (Pala · Chola · Delhi · Wijayanagara) · Persia (Thahiriyah · Samaniyah · Buwayhiyah · Saffariyah · Ziyariyah) · Ghaznawiyah · Benin · Seljuk · Oyo · Bornu · Khwarezmia · Timuriyah · Mongol (Yuan · Jochi · Chagatai · Kekhanan Il) · Kanem · Serbia · Songhai · Khmer · Bulgaria · Karoling · Romawi Suci · Anjou · Mali · Tiongkok (Sui · Tang · Song · Yuan) · Tibet · Uighur · Ghana · Aztek · Inka · Sriwijaya · Majapahit · Ethiopia (Zagwe · Salomo) · Aceh · Brunei · Vietnam (Dai Viet) · Tonga · Melaka · Demak · Mamluk Mesir · Venesia · Georgia
Imperium modern
Imperium Adidaya


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan