Minggu, 20 September 2026
20:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kayu keras

Kayu keras

250px-Fagus_wood.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bewuk merupakan kayu keras yang umum.

Kayu keras adalah kayu yang berasal dari pohon angiospermae. Pohon-pohon ini biasanya ditemukan di hutan berdaun lebar di daerah beriklim sedang dan tropis.[1] Di wilayah beriklim sedang dan boreal, sebagian besar pohonnya bersifat gugur, sedangkan di daerah tropis dan subtropis umumnya hijau sepanjang tahun. Kayu keras (yang berasal dari pohon angiospermae) berbeda dengan kayu lunak (yang berasal dari pohon gymnospermae).

Karakteristik

Kayu keras dihasilkan oleh pohon angiospermae yang berkembang biak melalui bunga dan memiliki daun lebar. Banyak spesiesnya yang bersifat gugur.[2] Spesies yang hidup di wilayah beriklim sedang menggugurkan daunnya setiap musim gugur ketika suhu menurun dan memasuki masa dormansi pada musim dingin, sedangkan spesies di daerah tropis mungkin menggugurkan daunnya sebagai respons terhadap musim kering atau periode kekeringan yang tidak menentu. Kayu keras dari spesies gugur, seperti pohon ek, biasanya menunjukkan lingkaran pertumbuhan tahunan, tetapi lingkaran tersebut dapat tidak tampak pada beberapa jenis kayu keras tropis.[3]

Kayu keras memiliki struktur yang lebih kompleks dibandingkan dengan kayu lunak dan umumnya tumbuh jauh lebih lambat. Ciri utama yang membedakan “kayu keras” dari kayu lunak adalah keberadaan pori-pori atau pembuluh.[4] Pembuluh ini dapat menunjukkan variasi besar dalam ukuran, bentuk pelat perforasi (sederhana, bersisik, jala, berpori), serta struktur dinding sel, seperti penebalan spiral. Beberapa ciri mikroskopis tertentu digunakan dalam proses identifikasi spesies kayu keras.[5]

Referensi

  1. John N. Owens; H. Gyde Lund (2009). Forests And Forest Plants – Volume II. EOLSS Publications. hlm. 134. ISBN 978-1-905839-39-1. Extract of page 134
  2. Nix, Steve (Desember 20, 2022) [Originally published April 22, 2021]. "Identification of the Most Common Hardwoods". Treehugger. Diakses tanggal Juni 4, 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. MinuteEarth (Oktober 9, 2020). "Why Hardwoods Are The Softest Woods". YouTube. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-21.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. CRC Handbook of Materials Science, Vol IV, pg 15
  5. "Hardwood Identification Criteria" (PDF). Diakses tanggal 2024-12-16. Presentation by Dr. George I. Mantanis (Univ. of Thessaly, 2024)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan